Breaking News
Time: 2:31

Juni 2017, Tarif Listrik Pelanggan Non Subsidi Jatim Naik 36%

Monday, 28 November 2016 01:04
Ilustrasi Ilustrasi

Surabaya, Expostnews.com – Sedikitnya, 3,3 juta pelanggan listrik di Jawa Timur berdaya 900 Volt Ampere (VA) akan dinaikkan tarifnya menjadi 36%. Besaran tarif adjustment yang diberlakukan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN Distribusi Jawa Timur (Disjatim) tersebut dipastikan mulai Juni 2017.

“Tarif untuk 3,3 juta pelanggan itu diluar tarif subsidi,” jelas Pinto Raharjo, Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, Minggu (27/11/2016).

Pengenaan tarif adjustment untuk listrik 900 VA kepada pelanggan non subsidi tersebut dimulai tahapannya pada Januari 2017 dengan kenaikan sebesar 32%. Selanjutnya, tarif listrik yang diambilkan dari selisih antara tarif keekonomisan dengan tarif subsidi itu kembali dinaikkan 32% pada Maret 2017.

“Lalu, pada Mei 2017, kami naikkan lagi tarifnya menjadi 36 persen. Sehingga, di bulan Juni 2017, sebanyak 3,3 juta pelanggan itu akan mengikuti tarif adjustment yang saat ini sebesar Rp 1.459 per KWh,” tandas Pinto.

Lebih jauh dijelaskan, penerapan tarif ini, merujuk Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 028/2016. Menurutnya, regulasi yang sudah diterima PT PLN Disjatim itu akan diterapkan sesuai dengan data pelanggan penerima subsidi dan pelanggan listrik non subsidi di Jatim.

“Masyarakat harus melengkapi data-data yang dibutuhkan untuk mendukung bahwa mereka memang pelanggan yang perlu disubsidi. Karena, bisa jadi, dulu pelanggan itu kaya, tapi mendadak jatuh miskin, itu semua butuh disubsidi,” ujarnya. (ms/sa)

Rate this item
(1 Vote)
Read 106 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS