Breaking News
Time: 7:13

Pelanggan Listrik Jatim 900 VA Ini Ditanggung Subsidinya

Monday, 28 November 2016 01:28
Logo PLN Disjatim Logo PLN Disjatim

Surabaya, Expostnews.com – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN Distribusi Jawa Timur (Disjatim), telah mencatat 497.000 pelanggan masuk kategori bersubsidi. Jumlah pelanggan bersubsidi untuk listrik berdaya 900 Volt Ampere (VA) tersebut adalah valid sesuai dengan pendataan yang dilakukan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang selama ini melakukan pendataan.

“Kami harus menyesuaikan dengan data. Kalau tidak sesuai, siapa yang menanggung,” jelas Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo, Minggu (27/11/2016).

Namun, Pinto mengingatkan, jumlah 497 ribu pelanggan yang masih disubsidi itu bukan semata-mata data mati dan mutlak untuk mendapatkan subsidi listrik. Melainkan, masih bisa dikomplain masyarakat ke pos-pos pengaduan di setiap kelurahan setelah PLN melakukan sosialisasi. “Nanti, pos-pos pengaduan itu yang akan mengajukannya ke pejabat yang berwenang. Jadi, data masih bisa dibuka, bukannya sudah terkunci,” tutur Pinto.

Pinto mengaku, kebijakan subsidi untuk pelanggan yang mendapat harga listrik murah memang tidak dihapus sepenuhnya. Subsidi dengan tarif listrik sebesar Rp 605/Kilo Watt Hour (KWh) itu memang tetap ada, diluar pelanggan yang menyesuaikan tarif listriknya dengan harga keekonomian.

“Jadi, dari 3,8 juta pelanggan, 497 ribu diantaranya adalah pelanggan bersubsidi. Selebihnya, 3,3 juta pelanggan kategori 900 VA dikenakan tarif listrik keekonomian sebesar Rp 1.352 per KWh,” papar Pinto dikonfirmasi wartawan.

Dikatakan, sebanyak 3,3 juta pelanggan yang menyesuaikan tarif listriknya menuju harga keekonomian akan dikenakan pada 2017. Hanya saja, pemberlakuan tarif penyesuaian tersebut tidak serta-merta dilakukan awal tahun depan. “Melainkan secara bertahap. Jadi, tidak langsung kami terapkan, tetapi melalui tahapan,” ujarnya. (sa/ms)

Rate this item
(1 Vote)
Read 120 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS