Breaking News
Time: 9:18

PLN Tak Jamin Hentikan Pemadaman Saat Natal dan Tahun Baru 2018

Monday, 20 November 2017 23:23

Surabaya, Expostnews.com – Pasokan listrik di Jawa Timur, khususnya menjelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 dijamin tetap lancar dan aman. Hanya saja, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN tidak bisa menjamin, apabila sewaktu-waktu terjadi pemadaman listrik ditengah berlangsungnya perayaan tahunan tersebut.

“Itu (pemadaman, red) yang tidak bisa kami jamin. Kalau untuk pasokan listrik menjelang Natal dan Tahun Baru, tidak ada masalah dan aman,” aku Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jatim G. Wisnu Yulianto, Senin (20/11/2017).

Menurutnya, masalah pemadaman memang tidak bisa diprediksi waktunya. Alasannya, kegiatan pemadaman lebih dikarenakan faktor alam yang mengharuskan PLN melakukan tindakan pemadaman. “Faktor alam itu bisa terjadi sewaktu-waktu dan mengakibatkan kerusakan pada jaringan listrik,” tutur Wisnu.

Ia mengatakan, kondisi cuaca seperti musim penghujan yang sudah memasuki bulan-bulan ini sangat memengaruhi peralatan kelistrikan. Jika hal ini tidak segera ditanggulangi dengan melakukan pemadaman, akan berakibat lebih fatal pada rusaknya jaringan. “Tapi, kami tetap melakukan pengawasan ketat pada gardu induk listrik di wilayah Jatim,” ujarnya.

Wisnu juga berjanji, untuk menjaga stabilisasi pasokan listrik dan terkendalinya sistem jaringan, PLN Distribusi Jatim akan menerjunkan petugas. Sesuai Standard Operational Prosedure (SOP), petugas tersebut disebar diberbagai wilayah di Jawa Timur dan akan mengawasi selama 24 jam nonstop.

“Agar pasokan listrik di Jawa Timur, apalagi saat Natal dan Tahun Baru tetap aman dan terkendali. Bila ada sesuatu yang menghambat, bisa segera tertangani dengan cepat. Harapan kami, jelang Natal dan Tahun Baru, pasokan listrik bisa terkendali sehingga bisa dinikmati masyarakat saat merayakan Natal dan Tahun Baru,” paparnya.

Bagaimana dengan daya pembangkitan di Jatim? Wisnu mengatakan, saat ini sudah mencapai 8.670 MegaWatt (MW). Sedangkan, beban puncak pelanggan tertinggi pernah mencapai 5.560 MW. “Tapi, rata-rata beban puncak di Jatim berkisar 5.200 MW,” tuturnya.

Disisi lain, Wisnu juga menjelaskan, PLN Distribusi Jatim menargetkan rasio elektrifikasi tahun 2017 bisa mencapai 92%. Ini tercatat, dari bulan Januari-September 2017, rasio yang telah tercapai sekitar 91,7%, dengan jumlah pelanggan listrik di wilayah Jatim mencapai 10.780.000 pelanggan. “Akhir tahun ini, kami target bisa tercapai 11.000 pelanggan,” yakinnya. (al/sa/ms)

Rate this item
(1 Vote)
Read 45 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS