Breaking News
Time: 5:56

Tahun 2018, PGN Alirkan Jargas 5000 Sambungan di Kota Mojokerto

Thursday, 07 December 2017 18:24
Pimpro pembangunan jargas 5000 sambungan rumah tangga di 4 kelurahan di Kota Mojokerto, Timbul Duffy Pimpro pembangunan jargas 5000 sambungan rumah tangga di 4 kelurahan di Kota Mojokerto, Timbul Duffy

Mojokerto, Expostnews.com - Jaringan gas (jargas) rumah tangga sebanyak 5000 sambungan rumah (RS) di Kota Mojokerto telah tuntas dibangun PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN). Selanjutnya, gas akan dialirkan ke sambungan pipa rumah tangga di 4 kelurahan Kota Mojokerto pada awal tahun 2018.

"Masing-masing di Kelurahan Mentikan, Kauman, Kelurahan Miji, Prajurit Kulon, dan Kelurahan Surodinawan. Untuk sumber gasnya, berasal dari Lapangan Gas Husky yang dioperatori CNOOC dengan volume 0,2 mmscfd," jelas Timbul Duffy, Kamis (7/12/2017).

Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan jargas Mojokerto, Timbul mengungkapkan, pemasangan jaringan gas yang tersebar di 4 kelurahan itu telah menghabiskan dana APBN dari Kementerian ESDM 2017 senilai Rp 52,6 miliar. Pembangunan jargas ini, kata Timbul, merupakan penugasan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi kepada PGN.

"Sesuai surat Kepmen ESDM Nomor 8086 K/12/MEM/2016 tanggal 29 Desember 2016 tentang Penugasan Kepada PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk untuk Melaksanakan Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi Melalui Jaringan Distribusi Gas Bumi Untuk Rumah Tangga Tahun Anggaran 2017," ungkapnya.

Selain itu, PGN sebagai salah satu pelaksana tugas pemerintah dalam pembangunan Jargas Rumah Tangga, terus berupaya memperluas jangkauan jargas (City Gas) untuk pemanfaatan gas bumi. Diharapkan, dengan selesainya proyek jargas rumah tangga di Mojokerto itu, secara bertahap akan memudahkan masyarakat menikmati energi gas bumi yang bersih, lebih hemat, serta lebih ramah lingkungan.

"Pemanfaatan gas bumi ini akan terus diperluas pengembangan wilayah jangkauannya di Jawa Timur," ingat Timbul dihadapan wartawan Jatim saat Media Gathering Jatim 2017 yang berlangsung, 7-8 Desember 2017 di Jogjakarta.

Lebih jauh diungkapkan, Kota Mojokerto sempat pernah mendapat aliran gas dalam Program PGN Sayang Ibu dengan sambungan sebanyak 723 rumah di Kelurahan Wates dan di Perumahan Griya Permata Ijen, dengan pemakaian rata-rata 11.000 m3 setiap bulannnya. Bahkan, di tahun-tahun sebelumnya, PGN juga mengelola 27.700 sambungan jargas yang sudah dibangun di rumah-rumah dan rumah susun di Kota Surabaya.

"Saat ini adalah momentum bagi perluasan pemanfaatan gas bumi bagi kota-kota lain di sekitar Surabaya, salah satunya adalah Kota Mojokerto. Jadi, pengaliran gas bumi di Kota Mojokerto ini, sebenarnya bukan hal baru," katanya.

Sementara, mengacu data pada Kementerian ESDM, sejak tahun 2009 sampai 2016 telah terlaksana pembangunan jargas rumah tangga dengan total jumlah sambungan sebanyak 185.991 SR yang tersebar di 26 kabupaten/kota di 14 provinsi di Indonesia. Untuk wilayah Jawa Timur, PGN telah melayani 48.159 pelanggan rumah tangga, 209 pelanggan komersial, dan 475 pelanggan industri.

Secara nasional, PGN telah menyelesaikan pembangunan pipa gas bumi sepanjang lebih dari 7.270 km. Gas bumi yang terdistribusi melalui infrastruktur jaringan pipa tersebut telah memasok lebih dari 1.658 industri besar dan pembangkit listrik, 1.930 pelanggan komersial, SPBG di 10 titik, dan 204.000 pelanggan rumah tangga yang tersebar di 19 kabupaten/kota di 12 provinsi di seluruh Indonesia. (sa/ms/hum)

Rate this item
(0 votes)
Read 45 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS