Breaking News
Time: 9:12

BI Jangkau Sebar Rupiah Layak Edar Sampai Talango

Thursday, 10 August 2017 23:40
BI Jangkau di Pulau Talango Sumenep BI Jangkau di Pulau Talango Sumenep

Sumenep, Expostnews.com - Program inisiasi Bank Indonesia (BI) yang dikenal dengan BI Jangkau, kini merambah Pulau Talango. Di pulau terpencil, terdepan dan terluar (T3) di Sumenep, Madura itu, BI Jangkau ingin memeratakan sebaran rupiah yang layak edar hingga ke masyarakat kepulauan.

"Pertimbangan lainnya dari gagasan BI Jangkau ini, didasari letak dan kondisi geografis Indonesia yang sangat luas, terutama di daerah 3T," ingat Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Herawanto, Kamis (10/8/2017).

Menurut Herawanto, kegiatan BI Jangkau tersebut, menjadi dasar gagasan program Layanan Kas yang mampu menjangkau kecamatan dan desa. BI Jangkau, kata Herawanto, merupakan perluasan jalur distribusi uang dan layanan kas BI.

"Tentu saja melalui optimalisasi jaringan perbankan, pegadaian dan/atau pihak lainnya. Diharapkan, BI Jangkau mampu mempercepat distribusi Uang Layak Edar (ULE) ke masyarakat sekaligus menyerap Uang Tidak Layak Edar (UTLE)," papar Herawanto.

Dijelaskan, geografis Indonesia yang merupakan Negara Kepulauan, berdampak pada strategisnya kegiatan distribusi uang, khususnya di pulau 3T secara rutin dan berkala. Melihat kondisi tersebut, BI Provinsi Jatim pun menandatangani Perjanjian Pelaksanaan Pilot Project BI Jangkau antara Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur yang dilakukan Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Herawanto dengan PT BPD Jawa Timur yang diwakili Direktur BPD Jawa Timur, Tony Sudjiaryanto. Penandatanganan perjanjian yang disaksikan Bupati Sumenep, A. Busyiro Karim dan pimpinan wilayah Perbankan yang tergabung dalam Himbara di Provinsi Jawa Timur di Kantor Kecamatan Talango dilaksanakan, Kamis, 10 Agustus 2017.

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan kerja sama antara Bank Indonesia dengan Direksi Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN di tingkat nasional. BI Jangkau adalah upaya pemerataan rupiah yang layak edar,” cetus Herawanto.

Sebelumnya, kata Herawanto, Bank Indonesia telah meresmikan program BI jangkau di Pos Lintas Batas Negara Mota’ain – Atambua, NTT pada 17 Juli 2017. Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu dari 8 Provinsi Pilot project BI Jangkau yang memiliki daerah Terpencil, Terdepan, dan Terluar, salah satunya adalah Pulau Talango di Sumenep, Madura.

“Dalam kesempatan itu, kami juga mensosialisasikan ciri-ciri keaslian uang rupiah kepada masyarakat pulau Talango, sekaligus membuka kegiatan penukaran uang yang dilayani 5 bank. Masing-masing adalah, Bank Jatim, BRI, BNI, Bank Mandiri dan BTN,” tukasnya.

Sementara, pada rangkaian acara BI Jangkau, juga diserahkan bantuan sosial Bank Indonesia kepada Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Talango, berupa pembangunan sarana air bersih. Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur mengharapkan, program BI Jangkau dapat melayani kebutuhan uang rupiah yang layak edar dalam setiap jenis pecahan di seluruh lapisan masyarakat. “Ini sesuai dengan amanat UU No.7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. BI Jangkau juga diharapkan, mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengedaran uang dalam rangka mendukung clean money policy,” ujarnya. (sa/ms/hum)

Rate this item
(0 votes)
Read 105 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS