Breaking News
Time: 9:29

Tambah Anggaran Rp 20,9 Triliun, Umak PNS 2017 Naik Rp 5.000

Saturday, 16 September 2017 23:45
Ilustrasi Ilustrasi

Jakarta, Expostnews.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI mengajukan kenaikan anggaran uang makan (umak) untuk anggota TNI/Polri dan Pegawai Negeri Sipil/Aparatur Sipil Negara (PNS/ASN) sebesar Rp 20,9 triliun. Artinya, bilangan yang diajukan dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2017 untuk kenaikan umak sebesar Rp 5.000 tersebut bertambah dari Rp 322,6 triliun pada tahun 2016, menjadi Rp 343,5 triliun pada 2017.

Sebenarnya, rencana kenaikan uang makan PNS TA 2017 sebesar Rp 5.000 itu sudah berhembus sejak akhir tahun lalu. Sayangnya, hingga pertengahan tahun tak juga terbit payung hukum atas peningkatan umak tersebut. Uniknya, Kemenkeu menerbitkan dulu aturan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 49/PMK.02/2017 tentang standar biaya masukan TA 2018 yang menyebut umak ASN ditetapkan naik Rp 5.000.

Tak lama kemudian, tepatnya 14 Juni 2017, Menteri Keuangan (Menkeu) menandatangani  PMK No 78/PMK.02/2017 tentang perubahan atas PMK No 33/PMK.02/2016 tentang standar biaya masukan TA 2017. PMK tersebut sebagai tindak lanjut, sekaligus mengakomodir beberapa usulan penyesuaian Standar Biaya Masukan, termasuk di antaranya umak ASN serta umak lembur.

Disebutkan, dalam PMK 78/PMK.02/2017, umak ASN dan umak lembur ASN mengalami kenaikan Rp 5.000 untuk semua golongan. Merinci hal tersebut, ditemukan kalkulasi Golongan I dan II dari yang sebelumnya mendapat umak Rp 30.000, naik menjadi Rp 35.000. Begitu juga dengan umak PNS/ASN Golongan II dari Rp 32.000 berubah menjadi Rp 37.000, dan Golongan IV dari Rp 36.000, naik menjadi Rp 41.000.

Satuan Biaya Uang Makan bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara diberikan berdasarkan
jumlah hari kerja. Sedangkan, umak lembur diberikan kepada Pegawai Aparatur Sipil Negara setelah bekerja lembur paling kurang 2 jam secara berturut-turut dan diberikan maksimal 1 kali per hari.

Sebelumnya, Dirjen Keuangan Askolani dalam berbagai kesempatan mengungkapkan, usulan kenaikan umak, termasuk uang lauk-pauk dan insentif lainnya bagi PNS/ASN dan anggota TNI/Polri itu masuk dalam alokasi anggaran belanja pemerintah pusat untuk fungsi Pelayanan Umum. Dengan demikian, para ASN di Kementerian/Lembaga bisa merasakan umak maupun uang lembur dengan besaran baru pada bulan Juli 2017, dan akan dibayarkan pada bulan selanjutnya.

Perubahan uang makan PNS terakhir terjadi pada awal tahun 2015. Awalnya, jumlah kenaikan cukup besar, kemudian direvisi lagi hingga ditemukan formula. Alhasil, peningkatan umak PNS/ASN tahun 2017 besaran nilainya turut berubah.

Asumsinya, pemberian umak dihitung berdasarkan hari kerja PNS/ASN dan daftar kehadiran selama sebulan. Dalam satu bulan itu, terdapat 22 hari kerja yang harus dilaksanakan PNS/ASN. Dengan pedoman tersebut, maka umak yang diterima PNS dapat dihitung :

-    Golongan I dan II Rp 770.000 (naik 17%)
-    Golongan III Rp 814.000 (naik 16%)
-    Golongan IV Rp 902.000 (naik 14%)

Diingatkan, untuk Golongan II ke bawah, besaran umak tanpa ada potongan. Sedangkan, Golongan III dan IV dikenakan potongan PPh sesuai tarif yang berlaku. (sa/ms/berbagai sumber)

Rate this item
(1 Vote)
Read 191 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS