Breaking News
Time: 7:19

Libatkan Swasta, Pelindo III Rangkul BPWS-KIK

Friday, 26 January 2018 22:26

Surabaya, Expostnews.com – Dua perusahaan swasta dalam bidang berbeda mulai dirangkul PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)/Pelindo III. Pelibatan perusahaan-perusahaan tersebut, merupakan langkah korporasi untuk memacu produktivitas komoditi usaha non-peti kemas di pelabuhan.

“Satu lagi, kerja sama juga kami jalin dengan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura,” papar President Director Pelindo III, IG. N. Askhara Danadiputra yang akrab disapa Ari Ashkara ini, Jumat (26/1/2018).

Menurutnya, pelibatan BPWS ini untuk melakukan studi pengembangan Pelabuhan Tanjung Bulupandan. Lingkupnya, kata Ari, kerja sama dengan BPWS tersebut adalah pengembangan kawasan di kaki jembatan sisi Surabaya dan Madura.

“Termasuk, kawasan khusus di utara Pulau Madura,” jelas Ari saat memberi sambutan di acara penandatanganan Memorandum of Collaboration (MoC), di Kantor Pusat Pelindo III, Surabaya pagi tadi.

Ari mengungkapkan, kedua perusahaan swasta yang digandeng tersebut, masing-masing PT Optima Sinergi Comvestama sebagai mitra pengembangan terminal liquefied natural gas (LNG) di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, dan PT Gresik Jasatama selaku mitra pengelolaan fasilitas pelabuhan untuk terminal log dan barang curah di Pelabuhan Gresik.

“Dua perusahaan swasta itu, memang dikerjasamakan untuk memacu produktivitas komoditi usaha non-peti kemas. Langkah korporasi ini merupakan inisiatif Pelindo III untuk mendorong percepatan pengembangan kawasan industri di sejumlah daerah,” kata Ari.

Sedangkan, dua lainnya, seperti BPWS dan PT Kawasan Industri Kendal yang lebih mencakup pada proses pengembangan dan pembangunan kawasan. Konkretnya, Pelindo III sangat serius melebarkan sayap melalui ekspansi di Kabupaten Kendal yang diejawantahkan dengan kerja sama pengembangan Kawasan Industri Kendal (KIK).

“Termasuk di dalamnya adalah kerja sama di bidang logistik, jasa kepelabuhanan, dan jasa terkait lainnya di Pelabuhan Kendal yang disiapkan untuk taraf Internasional. Karena, kami ingin memberikan alternatif tambahan bagi para pelaku usaha yang hendak berinvestasi di Kendal dan sekitarnya,” ulasnya.

Secara keseluruhan, Ari merinci, kerja sama yang dilakukan Pelindo III dengan PT Optima Sinergi Comvestama meliputi pengembangan serta pengoperasian terminal LNG serta pasokan LNG, penyediaan jasa logistik, hingga peningkatan kompetensi pegawai dalam hal pengelolaan gas. Sedangkan, PT Gresik Jasatama, kerja sama yang dijalin Pelindo III berkutat pada optimalisasi terminal log dan barang curah di Pelabuhan Gresik.

“Bentuk kerja sama dengan KIK, meliputi pengembangan pembangunan, pengoperasian, termasuk pendanaan Kawasan Industri Kendal dan Kendal International Port,” tukas Ari.

Hal serupa juga menjadi perhatian Pelindo III dengan mengajak BPWS untuk percepatan pembangunan di Pulau Madura. Ari mengatakan, pelibatan BPWS dalam hal penyiapan dokumen studi pengembangan Pelabuhan Tanjung Bulupandan, yang terintegrasi dengan Pengembangan Kawasan Khusus Madura (KKM), Kawasan Industri Khusus serta pengembangan bisnis lainnya.

“Pertumbuhan ekonomi seharusnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Jawa Timur, tidak hanya menjadi milik masyarakat Surabaya dan sekitarnya. “Kami bertekad warga Madura mengalami pertumbuhan ekonomi sepesat Surabaya,” pungkas Ari. (hum/sa/ms)

Rate this item
(0 votes)
Read 171 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS