Breaking News
Time: 6:38

Garap Nasabah Ritel, Jiwasraya Perbanyak Rekrut Agen

Sunday, 27 May 2018 22:31
Dwi Laksito, Kepala Kantor PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Wilayah Surabaya Dwi Laksito, Kepala Kantor PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Wilayah Surabaya

Surabaya, Expostnews.com - Ibarat primadona, pasar nasabah ritel menjadi bidikan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Wilayah Surabaya di tahun 2018. Fokus garapan ini, dikarenakan pasar ritel masih jauh perolehannya dari kinerja pasar korporasi.

“Tahun ini, kami memang konsentrasi menggarap pasar ritel dengan merekrut agen. Karena, selama ini, kinerja PT Jiwasraya Cabang lebih banyak disumbang dari sektor korporasi,” jelas Dwi Laksito, Kepala Kantor PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Wilayah Surabaya, Minggu (27/5/2018).

Menurut Dwi, minimnya nasabah ritel di perseroan asuransi pelat merah ini, karena ritel memiliki keunikan dengan tingkat kesulitan yang tidak sama dengan nasabah korporasi. Kata Dwi, keunikan tersebut terlihat dari perbedaan kebutuhan masing-masing nasabahnya.

“Karakter pasar ritel ini unik. Tiap nasabah tidak sama permintaannya, setiap eksekusi per orang beda. Tapi, kesulitan ini menjadi tantangan kami untuk merealisasikan target kontribusi dari kinerja pasar ritel sampai akhir tahun 2018,” yakin Dwi.

Targetnya, hingga akhir tahun 2018, nilai premi yang berhasil dikumpulkan dari sektor ritel mencapai Rp 360 miliar dari total yang dipatok selama setahun sebesar Rp 1,2 triliun. Meski peningkatannya sangat tinggi, namun Dwi optimistis target premi nasabah ritel dapat dicapai sesuai yang ditargetkan.

“Jumlah nasabah ritel hanya mencapai sekitar 12 ribu nasabah,” tuturnya.

Apa upaya meningkatkan kontribusi pasar ritel? Dwi mengaku, telah memiliki solusi untuk mencapai target tersebut dengan memperbanyak agen. Bahkan, untuk menggenjot target pasar ritel, Dwi telah menempuh langkah terbaik dengan merekrut sejumlah agen.

“Sekitar 800 agen yang kami butuhkan untuk menggenjot kinerja nasabah ritel. Pola rekrutmennya, kami bekerjasama dengan kalangan kampus, seperti universitas atau sekolah tinggi,” katanya.

Dwi menyebut, rekrutmen agen pasar ritel ini memang diutamakan dari mahasiswa sebagai agen. Kini, Jiwasraya Wilayah Surabaya sudah bermitra dengan Universitas  International Semen Indonesia (UISI), Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, ITS Surabaya, dan STIE Perbanas Surabaya.

“Apalagi mahasiswa ini kan lima tahun yang akan datang akan menjadi pengambil keputusan,” tukasnya.

Saat ini, lanjut Dwi, jumlah agen di kota Surabaya yang bergabung dengan Jiwasraya mencapai kurang lebih 400, dengan 1.250 agen tersebar untuk wilayah Surabaya yang meliputi 14 kota dan kabupaten.

“Kalau dilihat dari jumlah nasabah atau peserta asuransi, nasabah korporasi mencapai sekitar 70 ribu nasabah dari 70 perusahaan,” katanya.

Ia juga menyayangkan, selama ini masyarakat kurang peduli untuk mengikuti program asuransi. Padahal, premi yang harus dibayar sangat murah. “Misalnya, produk perlindungan atas proteksi diri di Jiwasraya untuk individu, preminya hanya sekitar Rp 50 ribu per tahun,” ingat Dwi.

Sekadar tahu, jumlah pembayaran premi untuk ritel dari Januari hingga April 2018 di wilayah Surabaya berkisar Rp 30 miliar dari total realisasi sebesar Rp 270 miliar. Sementara, kontribusi terbesar masih dicatatkan pasar korporasi dengan capaian Rp 240 miliar. (ms/sa/jw)

Rate this item
(1 Vote)
Read 45 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS