Breaking News
Time: 5:19

Topping Off, Capaian Penting Intiland Kembangkan Praxis

Wednesday, 30 August 2017 11:51
Sinarto Dharmawan, Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officer Intiland bersama jajaran manajemen perseroan pada prosesi penutupan atap (topping off), Rabu (30/8/2017) Sinarto Dharmawan, Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officer Intiland bersama jajaran manajemen perseroan pada prosesi penutupan atap (topping off), Rabu (30/8/2017)

Surabaya, Expostnews.com – Gelaran topping off (tutup atap) menjadi tahapan paling pentIng dalam capaian proses pembangunan Praxis. Perseroan, dalam hal ini PT Intiland Development Tbk akan masuk ke tahapan berikutnya guna menuntaskan pekerjaan arsitektur, seperti fasad bangunan dan interior.

“Topping off menjadi struktur utama dalam tahapan kontruksi proyek pengembangan mixed use & high rise terpadu (superblok Praxis, red) di Surabaya ini,” ujar Sinarto Dharmawan Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officer Intiland didampingi jajaran manajemen perseroan pada prosesi penutupan atap (topping off), Rabu (30/8/2017).

Menurutnya, Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, sangat membutuhkan pengembangan properti terpadu yang sangat efisien dan memungkinkan banyak kegiatan serta aktivitas dalam satu kawasan. Konsep pengembangan superblok, lanjut Sinarto, merupakan jawaban paling tepat dari tingginya tingkat kebutuhan masyarakat dan pesatnya pertumbuhan di kota besar, sekelas Surabaya.

“Pengembangan mixed-use menjadi konsep yang benar untuk diterapkan kota-kota besar. Untuk itu, Praxis hadir sebagai sebuah kawasan terintegrasi yang mampu memenuhi segala kebutuhan masyarakat, mulai hunian, bisnis, komersial, serta hiburan,” tutur Sinarto dalam press conference usai prosesi topping off.

Dijelaskan, seiring dengan penutupan atap, progres pembangunan Praxis telah mencapai 65% dari tahapan penyelesaian. Sinarto meyakini, Praxis diproyeksikan tuntas dalam pembangunan dan memulai tahapan serah terima ke konsumen pada semester II tahun 2018.

“Praxis menyediakan beragam fungsi, meliputi tower apartemen, hotel, perkantoran, ritel dan komersial dengan luasan lahan 1,1 hektare. Apalagi, Praxis didukung lokasi yang berada di jantung bisnis Surabaya, tepatnya di sebelah Intiland Tower Surabaya,” urai Sinarto.

Untuk fungsi hunian, kata Sinarto, Praxis menyediakan satu tower apartemen jangkung dengan 28 lantai dan memiliki 289 unit. Unit-unit apartemen tersebut terdiri dari empat tipe, mulai dari unit 1 bedroom hingga 3 bedroom dengan luasan mulai dari 44 m2 hingga 175 m2.
“Selain itu, di proyek mixed use kami ini juga menyediakan 185 unit perkantoran, dari strata title dan sewa. Sedangkan, pengembangan tower untuk hotel ada 19 lantai, yang terdiri dari ruang serbaguna, gymnasium serta ritel dengan total luas bangunan mencapai 102.498 meter persegi,” tukas Sinarto.

Ditanya tentang pemasaran? Sinarto mengungkapkan, Praxis mendapat sambutan positif dari masyarakat Surabaya. Hal ini terbukti, saat Praxis dipasarkan pada triwulan II tahun 2013 lalu, sedikitnya 75% apartemen dari jumlah keseluruhan sukses dipasarkan. “Perseroan juga berhasil memasarkan sebanyak 65 persen dari total 2 lantai unit perkantoran,” ingatnya.

Disisi lain, Praxis juga menghadirkan hotel Mercure Praxis. Hotel kelas bintang empat ini dikelola grup Accor. Grup Accor yang mengembangkan hotel dengan 288 kamar ini merupakan perusahaan pengelola jaringan hotel berkelas internasional.

“Kami sangat optimis, Praxis akan memberi nilai tambah bagi masyarakat Surabaya. Apalagi dengan konsep desain yang berkomitmen ramah lingkungan,” katanya. (sa/ms)

Rate this item
(1 Vote)
Read 313 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS