Breaking News
Time: 6:39

Optimis, Tahun Ini Apartemen Praxis Habis Terjual

Thursday, 07 June 2018 21:47
Direktur Marketing Intiland Grande, Harto Laksono saat memapar perkembangan proyek Praxis yang dibangun Intiland, Rabu (6/6/2018) Direktur Marketing Intiland Grande, Harto Laksono saat memapar perkembangan proyek Praxis yang dibangun Intiland, Rabu (6/6/2018)

Surabaya, Expostnews.com – Seiring dengan tuntasnya pembangunan konstruksi proyek mixed use dan high rise terpadu, PT Intiland Development Tbk meyakini, proyek apartemen Praxis, tahun ini akan habis terjual secara luas. Selain pengerjaan finishing dan loading interior serta perabot, kini manajemen Intiland telah melakukan serah terima kepada pemilik apartemen.

“Ya. Di tahap awal kuartal III tahun 2018 ini, kami akan mengoperasikan apartemen. Sangat optimis, tahun ini akan sold out. Apalagi, dari total 295 unit apartemen yang dipasarkan, sudah 260 unit terjual,” tutur Direktur Marketing Intiland Grande, Harto Laksono, Kamis (7/7/2018).

Dikatakan, apartemen Praxis menawarkan tiga plus dengan satu tipe tambahan. Masing-masing dari yang ditawarkan apartemen Praxis tersebut, mulai 1 bedroom seluas 44 m2, dua bedroom dengan tipe 59 dan 85, dan 3 bedroom bertipe 150 dengan harga rata-rata naik 80%, sejak dipasarkan kali pertama pada 2013 lalu.

“Seperti, tipe 44, sekarang harganya sudah Rp 1,3 miliar per unit. Untuk tipe 59 sudah dikisaran Rp 1,5 miliar per unit,” jelas Harto.

Bagaimana dengan unit office yang juga ditawarkan Praxis? Harto mengungkapkan, target operasional perkantoran pada kuartal I tahun 2019. Namun, pihaknya masih mempertimbangkan, keberadaan office di lantai 5 dan 6, dijual atau disewakan. “Karena banyak permintaan dari perusahaan besar yang menginginkan ruang yang cukup luas. Yang pasti, ruang perkantoran di lantai 2 dan 3, sudah terjual 80 persen,” akunya.

Di sisi lain, Intiland juga menawarkan fasilitas kepada penghuni maupun penyewa di Praxis. Untuk meramaikannya, Intiland telah menyiapkan areal komersial dua lantai seluas 7.000 meter persegi sebagai lifestyle area. “Nantinya, kami isi food and beverage (F&B), selain juga anchor tenant dari supermarket dan fitness centre,” urai Harto.

Bukan hanya itu saja. Harto mengatakan, selain apartemen dan perkantoran, di Praxis juga menghadirkan hotel bintang empat. Hotel berjaringan Accor Group dengan nama Mercure Praxis ini ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal III tahun 2019. “Hotel ini memiliki 267 unit kamar,” katanya di sela buka puasa bersama dengan media Surabaya di Praxis, Rabu (6/6/2018).

Sebelumnya, Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officer (COO) Intiland, Sinarto Dharmawan mengungkapkan, pengembangan proyek properti terpadu di pusat kota Surabaya ini memungkinkan banyak kegiatan. Sinarto menyebut, di Praxis bisa dilakukan kegiatan bekerja atau bertempat tinggal dalam satu kawasan, seperti Surabaya.

“Ini terbukti bisa menciptakan efisiensi. Selain itu, konsep pengembangan superblok juga dapat menjadi jawaban terhadap tingginya kebutuhan masyarakat, perubahan gaya hidup urban dan semakin terbatasnya lahan untuk pembangunan produk-produk properti,” papar Sinarto.

Konsep yang dikembangkan Intiland pada proyek Praxis ini, kata Sinarto, hadir sebagai sebuah kawasan mixed-use terintegrasi. Artinya, segala ragam kebutuhan masyarakat akan terpenuhi dengan tersedianya fasilitas di Praxis. “Seperti hunian, bisnis, komersial, dan juga hiburan dalam satu area pengembangan,” katanya. (sa/cw5/di)

Rate this item
(1 Vote)
Read 52 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS