Breaking News
Time: 10:57
Redaksi

Redaksi

Surabaya, Expostnews.com – Peristiwa kecelakaan kerja yang terjadi di lingkungan layanan operasional Pelabuhan Tanjung Perak diyakini nihil dari insiden. Alhasil, dua perusahaan, Pelindo III Kantor Pusat Surabaya dan Kantor Pelindo III Regional Jawa Timur layak diganjar penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2019 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.

“Penghargaan itu merupakan bagian dari 6 penghargaan yang diterima Pelindo III Group. Sebagai penyedia layanan operasional terminal bongkar muat di pelabuhan, Pelindo III sangat memperhatikan aspek K3,” tutur Direktur SDM Pelindo III Toto Heliyanto, Rabu (24/4/2019).

Selain itu, kata Toto, Pelindo III Kantor Pusat Surabaya juga menerima sertifikat emas untuk Penghargaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Penghargaan yang sama juga diterima lini usaha baru Pelindo III di bidang logistik minyak dan gas, PT Pelindo Energi Logistik.

“Dua anak usaha Pelindo III lainnya, seperti RS PHC Surabaya dan PT Terminal Teluk Lamong juga memenangi Penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja, setelah diusulkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Dengan diterimanya penghargaan tersebut, kata Toto, menandakan pengelolaan K3 di Pelindo III sangat baik. Menurutnya, K3 dilaksanakan dalam sistem manajemen agar optimal dan berkontribusi positif pada kelancaran bisnis. “Pelaksanaan SMK3 di pelabuhan sejalan dengan standar keamanan maritim yang berlaku internasional, yakni ISPS Code atau aturan pengamanan pelayaran dan fasilitas pelabuhan internasional,” urai Toto seperti dikutip laman pelindo.co.id.

Ia mengungkapkan, serupa dengan Pelindo III Kantor Pusat, PT Pelindo Energi Logistik juga berhasil menggaet pernghargaan SMK3. Apresiasi tersebut bermakna lebih karena lini bisnis PE Logistik adalah di sektor logistik minyak dan gas (migas) yang membutuhkan standar K3 tinggi.

“Penghargaan SMK3 untuk PE Logistik menjadi pengakuan bahwa Pelindo III sudah semakin siap mengembangkan ekspansi layanan terminal logistik migas. Layanan ini sangat dibutuhkan untuk mendorong ketahanan energi nasional,” tuturnya.

Dalam Penghargaan K3 2019 tersebut, penghargaan kecelakaan nihil diberikan kepada 1.052 perusahaan. Penghargaan SMK3 diberikan kepada 1.466 perusahaan, dan penghargaan program pencegahan HIV - AIDS di tempat kerja diberikan kepada 172 perusahaan. “Sedangkan, penghargaan pembina K3 terbaik diberikan kepada 17 gubernur,” jelasnya.

Sementara, pada prosesi penyerahan penghargaan yang berlangsung, Senin (22/4/2019) di Jakarta itu, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengingatkan, K3 dilakukan untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja, sekaligus menjamin setiap tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja mendapat perlindungan atas keselamatannya.

“Pelaksanaan K3 menjamin setiap sumber produksi dapat dipakai dan dipergunakan secara aman dan efisien, agar menjamin bahwa proses produksi dapat berjalan lancar di perusahaan,” ingat Menteri Hanif. (sa/ms/hum)
 

Surabaya, Expostnews.com – Bertajuk ‘At Tribute DJ Agung Adji Gunawan End  DJ Anton Djatmiko 2019’, para Disc Jockey (DJ) kawakan dari berbagai daerah di Indonesia reunian menggelar perform di Surabaya, Rabu (24/4/2019). Gelaran malam hari yang diinisiasi Indonesia Disc Jockey School (IDJS) tersebut untuk mengenang almarhum DJ senior asal Surabaya, DJ Agung Adji Gunawan dan DJ Anton Djatmiko.

“Ya, malam ini, mulai pukul 20.00 Wib sampai selesai di G Suites Hotel, Jalan Gubeng Surabaya,” ingat Farid, Ketua Pelaksana At Tribute DJ Agung Adji Gunawan End DJ Anton Djatmiko 2019, Rabu (24/4/2019).

Diungkapkan, penyelenggaraan event kali ini bertujuan memperingati jasa pendiri IDJS Surabaya, sekaligus manjalin silaturahmi para anggota IDJS. Menurutnya, perform DJ kawakan kali ini, merupakan pertama kali digelar atas kerja sama IDJS dengan induk komunitas IDJS setelah sempat vakum di tahun 2000 lalu. “Vakum IDJS ini karena kesibukan masing-masing para anggotannya,” ujar Farid.

Untuk memeriahkan event pertama ini, kata Farid, 30 DJ dari generasi berbeda akan tampil menyatu di malam perform tersebut. Pengerahan DJ senior dan junior di ajang kenangan itu untuk menunjukkan keahlian masing-masing dalam memainkan instrumen DJ dari berbagai genre.

“Langkah yang dilakukan IDJS Surabaya sangat tepat, mengingat, para anggota IDJS yang sudah memiliki kesibukan ini bisa menjadi percontohan bagi  IDJS di masing-masing daerah nantinya,” sambung Ketua IDJS, Andrew Shine2007.

Ia berharap, kegiatan ini mampu menghidupkan IDJS agar tidak mati suri. Namun demikian, kata Andrew, event lain bisa dilakukan melalui acara baksos, diskusi dunia DJ atau kegiatan lainnya. “IDJS sendiri berdiri sejak tahun 1990. Saat ini anggota IDJS di berbagai daerah di Indonesia hampir 2000 orang. Sedangkan, di Jatim sendiri sudah mencapai 500 orang,” tutur DJ lawas yang juga Humas PDJI Bogor- Jabar ini.

Ditambahkan, profesi DJ saat ini banyak diminati berbagai kalangan, karena DJ merupakan seni dengan kemampuan dalam meracik lagu. Ke depan event ini bisa dilakukan setiap 6 bulan sekali atau setahun sekali. “Bisa juga digelar di beberapa daerah lainnya,” tukas Andrew. (ms/al/sa)

Surabaya, Expostnews.com - Tagihan utang Bambang Alim dan Anita Widjaya sebesar Rp 6 miliar kepada Koperasi Serba Usaha (KSU) Arta Srikandi berpeluang damai. Ini terungkap setelah KSU menyatakan kesanggupannya menyelesaikan keinginan dua konsumennya tersebut.

Respon positif KSU terhadap utang yang ditagihkan melalui Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan dua konsumennya di Pengadilan Niaga Surabaya itu dibenarkan kuasa hukum KSU Arta Srikandi. Alhasil, niat baik KSU ini pun mendapat persetujuan hakim pengawas melalui rapat kreditur yang digelar diruang Kartika 1, Pengadilan Niaga Surabaya, Selasa (23/4/2019).

“Rapat kreditur tadi mengarah ke perdamaian. Kami selaku termohon, masih kooperatif untuk menyelesaikan tunggakan utang kepada para pemohon,” aku Agung Silo Widodo Basuki selaku kuasa hukum KSU Arta Srikandi.

Lebih jauh Agung menjelaskan, sikap KSU Arta Srikandi itu sebenarnya sudah ditunjukkan sejak tahun 2010. Hanya saja, lanjut Agung, pihaknya terkendala mandat yang diberikan pengurus kepada Manager KSU Arta Srikandi belum dilaporkan ke pengurus koperasi.

"Sejak mandat itu diberikan ke manager, Ketua Koperasi sudah tidak lagi memiliki tanggung jawab terhadap operasional. Hingga kini pun, manager belum melaporkan atau mempertanggungjawabkan tugasnya kepada pengurus koperasi,” urai Agung usai rapat kreditur.

Seperti diketahui, Pengadilan Niaga Surabaya telah mengumumkan hasil keputusan PKPU sementara KSU Arta Srikandi berdasarkan ketentuan Pasal 226 ayat (1) Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.

Dalam putusannya, Majelis hakim Pengadilan Niaga yang diketuai Hariyanto telah mengabulkan PKPU pemohon selama 45 hari sejak putusan dibacakan dan menunjuk Pesta Sitorus sebagai hakim pengawas. Selain itu, Hakim pemutus PKUP juga mengangkat Bangun Patrianto sebagai kurator dalam proses PKPU tersebut. (ms/oi/rul)

Jakarta, Expostnews.com – Laporan keuangan kuartal I tahun 2019 yang diumumkan PT Bank Danamon Indonesia Tbk/Bank Danamon, Selasa (23/4/2019), diwarnai dengan tumbuhnya 4 layanan keuangan. Namun, dari 4 item tersebut, dukungan paling dominan dari pertumbuhan keuangan Bank Danamon di kuartal I tahun 2019 tersebut berada pada dua segmen kunci, Consumer Mortgage dan pembiayaan kendaraan bermotor.

Pertumbuhan kredit tersebut didukung kuatnya permintaan konsumen di sejumlah segmen kunci, seperti Consumer Mortgage dan pembiayaan kendaraan bermotor melalui Adira Finance. Berdasar pengumuman laporan keuangan tersebut, Kredit Consumer Mortgage tumbuh sebesar 27%, pembiayaan kendaraan bermotor naik 14%, serta portofolio Kredit Enterprise Banking dan UKM yang masing-masing tumbuh 7% dan 6%.

“Terkait kinerja, kredit yang kami salurkan terus mengalami pertumbuhan, khususnya di sejumlah segmen bisnis, termasuk Consumer Mortgage, pembiayaan kendaraan bermotor, Enterprise Banking dan Perbankan UKM,” ujar Satinder Ahluwalia, Chief Financial Officer dan Direktur Bank Danamon.

Berdasar rilis yang diterima redaksi, Bank Danamon membukukan total portofolio kredit dan trade finance di kuartal I tahun 2019, sebesar Rp 138 triliun atau tumbuh 6% dibandingkan setahun sebelumnya. Bank juga mencatatkan kualitas aset yang sehat, dengan posisi rasio kredit bermasalah (non-performing loans/NPL) menjadi 2,8% dibandingkan setahun lalu yang mencapai 3,2%.

“Pada tiga bulan pertama tahun 2019, Bank Danamon membukukan laba bersih setelah pajak (net profit after taxes/NPAT) sebesar Rp 933 miliar,” tambah Satinder Ahluwalia.

Bagaimana dengan pertumbuhan portofolio kredit di segmen kunci? Disebutkan, Portofolio kredit Consumer Mortgage tumbuh 27% menjadi Rp 8,3 triliun. Sementara kredit di segmen Enterprise Banking yang terdiri dari Perbankan Korporasi, Perbankan Komersial dan Institusi Keuangan naik 7% menjadi Rp 39,5 triliun. Untuk segmen Perbankan UKM mencatatkan pertumbuhan sebesar 6% menjadi Rp 31,1 triliun.

Sedangkan, di pembiayaan kendaraan bermotor, Adira Finance tumbuh 14% secara setahunan menjadi Rp 52,6 triliun pada kuartal I tahun 2019. Pertumbuhan yang sehat ini didukung pembiayaan kendaraan roda dua dan roda empat yang tumbuh masing-masing sebesar 14% dan 15% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara, di luar perbankan mikro, total portofolio kredit dan trade finance tumbuh 10% menjadi Rp 136,4 triliun dibandingkan setahun sebelumnya. Selain itu, likuiditas dan permodalan yang sehat, karena rasio kecukupan modal Bank Danamon (capital adequacy ratio/CAR) tetap menjadi salah satu yang terkuat dikelasnya.

“CAR konsolidasian dan CAR Bank-only masing-masing berada pada posisi 22,0 persen dan 22,8 persen,” tutup Satinder Ahluwalia. (ms/sa/bdn)

Page 1 of 866



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS