Breaking News
Time: 11:20

Wow... Polres Banjar Dilibatkan Bikin Video Klip Band Pintu Depan

Thursday, 02 August 2018 23:56
Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete foto bareng personel Pintu Depan Band yang berencana melibatkan Polres Banjar dalam pembuatan video klip lagu terbarunya Masih Berjuang di Mapolres Banjar, Kamis (2/8/2018) Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete foto bareng personel Pintu Depan Band yang berencana melibatkan Polres Banjar dalam pembuatan video klip lagu terbarunya Masih Berjuang di Mapolres Banjar, Kamis (2/8/2018)

Banjar, Expostnews.com – Lama tak terdengar dan hampir vakum dari hingar-bingar musik Indonesia, Dody eks personel Kangen Band tiba-tiba muncul di Kepolisian Resor (Polres) Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). Kedatangan Dody bersama anggota band barunya, Pintu Depan Band yang disambut hangat Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete, Kamis (2/1/2018) itu berniat merilis video klip lagu barunya berjudul Masih Berjuang dengan melibatkan Polres Banjar.

“Terima kasih kepada Dody dan kawan-kawan yang telah mempercayakan, sekaligus melibatkan Polres Banjar dalam pembuatan video klip lagu barunya, Masih Berjuang,” tutur Kapolres Banjar yang akrab disapa Nette Boy ini di Mapolres Banjar.

Sementara, Dody Kangen Band mengatakan, kedatangannya ke Polres Banjar untuk produksi video klip lagu terbarunya. Ia mengaku, sengaja melibatkan anggora Polres Banjar karena dalam video lagu tersebut menceritakan tentang sosok polisi yang dekat dan melayani masyarakat.

“Ternyata sambutan dari anggota Polres Banjar luar biasa. Asyik dan support banget. Sungguh ini tidak terbayangkan,” ujar Dody di Mapolres Banjar.

Dijelaskan, lagu Masih Berjuang ini menceritakan sosok polisi dalam menangani suatu kasus teroris, ada penggerbekan dan tetap ada sisi dramatisnya, tidak terkecuali percintaan. Diakui, jatuhnya pilihan Polres Banjar memang berawal dari pertimbangan dari semua Polres di Indonesia. “Ternyata, cocok untuk Polres Banjar. Martapura sendiri juga dikenal sebagai kota segudang ulama dan serambi Mekkah. Jadi, cocok dan layak,” tutur Dody.

Apalagi, kata Dody, Polres Banjar yang dipimpin AKBP Takdir Mattanete ini baru menerima penghargaan di Hari Anak Nasional, sebagai Polres Ramah Anak. “Saya benar-benar terkesan setelah membaca buku Nette Boy. Kemudian langsung menghubungi Kapolres. Eh, ternyata supportnya luar biasa,” aku Dody.

Menurut Dody Kangen Band, inspirasi dari cerita video klip tersebut merupakan idenya sendiri. Untuk proses syuting memakan waktu selama empat hari, tidak hanya di Martapura Kabupaten Banjar, melainkan juga ada di Banjarmasin dan Banjarbaru. Sedangkan, pengambilan gambar di Kabupaten Banjar rencananya berlokasi di kompleks pergudangan di Gambut, Masjid Al Karomah, RSUD Ratu Zalekha.

“Tentunya juga di Mapolres Banjar sendiri. Kami menggandeng polisi agar dalam video klip benar-benar hidup, sungguhan. Kan beda jika model yang didandani menjadi polisi. Karena kisah dalam video klip ini tentang polisi, mulai perencanaan dalam mengungkap kasus, pengerbekan dan dibocorkannya mungkin ada sedikit adegan tembak-tembakan,” urai Dody.

Pada Pintu Band ini, Dody menggandeng vokalis baru yakni Arman dan dua orang DJ dengan mengusung genre pop alternatif. Menggandeng dua orang DJ tentu akan menghadirkan suasana baru dalam warna musiknya.

Vokalis Pintu Air, Arman mengatakan, dalam video klip juga menceritakan seorang polisi yang mempunyai calon istri dan cinta. Tentunya, polisi juga dekat dengan ulama, tidak seperti yang disangkakan masyarakat luas, seperti kriminalisasi ulama.

“Mudah-mudahan release di radio-radio di Indonesia pada 17 Agustus 2018, sedangkan untuk release video klipnya mudah-mudahan satu bulan selesai,” tambahnya.

Ditambahkan, dirinya bersama Dody memilih nama band Pintu Depan karena setiap orang yang mempunyai niat baik pasti masuk lewat pintu depan. “Begitu pula harapannya Pintu Depan diterima di belantika musik Indonesia,” kata Arman. (sa/ms)

Rate this item
(1 Vote)
Read 111 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS