Breaking News
Time: 11:58

Hanya 45 Detik, Aplikasi Gratis RS PHC Pangkas Antrean Pasien

Saturday, 01 September 2018 17:53
Presdir RS PHC Surabaya, dr. Agus Akhmadi menyerahkan Privilege Card atau Gift Card kepada seorang pasien saat HUT ke 19 RS PHC, Sabtu (1/9/2018) Presdir RS PHC Surabaya, dr. Agus Akhmadi menyerahkan Privilege Card atau Gift Card kepada seorang pasien saat HUT ke 19 RS PHC, Sabtu (1/9/2018)

Surabaya, Expostnews.com - Antrean pasien rawat jalan yang kerap berjam-jam hingga memadati rumah sakit, kini tak lagi terlihat di RS PHC Surabaya. Melalui inovasi layanan sistem online berbasis teknologi dan informasi (TI) bernama Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM), pasien hanya butuh 45 detik untuk bisa dilayani cepat di rumah sakit kawasan Tanjung Perak tersebut.

“Kami memahami waktu sangatlah berharga, dengan hadirnya APM ini, akan memangkas 50-75 persen waktu antrean rawat jalan pasien,” yakin President Director (Presdir) PT PHC, dr. Agus Akhmadi, M. Kes, Sabtu (1/9/2018).

Agus menjelaskan, sistem APM tersebut juga terkoneksi dengan aplikasi yang bisa diunduh gratis di Google Play Store dengan nama RS PHC Care. Pasien rawat jalan yang ingin mendapatkan pelayanan cepat di RS PHC, kata dr. Agus, juga bisa langsung mendaftarkan diri ke poli spesialis yang dituju secara mandiri melalui aplikasi tersebut.

“Kalau dulu pasien harus menunggu 5 - 10 menit untuk dilayani petugas admisi, sekarang pasien hanya perlu waktu kurang dari 45 detlk. Selain itu, bisa dilakukan di mana saja tanpa harus datang ke rumah sakit untuk mendaftar,” kata dr. Agus di sela acara HUT ke-19 PT Pelindo Husada Citra (PHC) di Surabaya.

Menurutnya, ada sejumlah manfaat yang langsung bisa dirasakan pasien dengan hadirnya APM tersebut. Pertama, cut the queue atau daftar rawat jalan tanpa harus antre Iagi di admisi, kedua paperless, atau mengurangi penggunaan kertas untuk hasll cetak/print out antrean dengan menggunakan notifikasi SMS gateway.

“Notifikasi pendaftaran yang berhasil, akan dikirim meiaiui SMS ke ponsel pasien. Ketlga, better healthcare planning, atau pasien bisa leluasa memilih dokter terbaik sesuai keinginan,” tukas dr. Agus.

Apa yang membedakan APM RS PHC Surabaya dengan APM rumah sakit lain? Agus mengungkapkan, selain terkoneksi dengan aplikasi RS PHC Care, sistem di APM RS PHC sudah terintegrasi dengan komputer dan tablet/tab masing-masing perawat poli spesialis. Begitu pasien berhasil melakukan pendaftaran, akan mendapat notiflkasi SMS sesuai jam dan hari yang dipilih untuk bisa iangsung menuju ke poli spesialis.

“Database pasien secara real time bisa diketahui perawat melalui tablet/tab-nya. Jadi, ada dua opsi pendaftaran. Tapi yang terpenting di sini adalah lebih simple kan,” ulasnya.

Sementara, di RS PHC Surabaya yang menjadi layanan kesehatan favorit di wilayah Surabaya Selatan, pasien dapat memanfaatkan dua mesin APM yang tersedia di Gedung PMC Lantai 1, dan 4 APM di Gedung PMC Lantai 2 serta 3 APM lainnya di Gedung Grha Lantai 1 RS PHC Surabaya.

“Waktu tunggu pasien untuk pengambilan obat juga kami pangkas dengan Pelayanan Farmasi melalui layanan antar obat ke rumah. Kami kerja sama dengan jasa Halo Doc. Selama pasien berada di 40 km dari area RS PHC Surabaya, maka pengiriman gratis,” tuturnya.

Ditambahkan, RS PHC di hari jadinya ke 19 tahun ini turut memberikan 100 kartu sejenis voucher kepada pasien dengan isi per paket maksimal senilai Rp 40 juta. “Dengan Privilege Card atau Gift Card itu akan mendapatkan pelayanan sesuai dengan paket yang tersedia,” tukas dr. Agus.

Sekadar tahu, sebagai bagian dari Pelindo lll Group yang memberikan layanan kesehatan, PT PHC sudah mengelola sejumlah rumah sakit modern, seperti RS PHC Surabaya, Klinik PHC Cabang Surabaya, Semarang dan Banjarmasin, serta PT Prima Citra Nutrindo. Rumah Sakit PHC terus berupaya melakukan pengembangan dan inovasi dalam segala hal dari layanan medis terbaik hingga teknologi administrasi yang mendukung gaya hidup sehat dan efisien. “RS PHC Surabaya dikembangkan sesuai visinya, to be a first class hospital in health services,” tutupnya. (sa/ms/az)

Rate this item
(7 votes)
Read 383 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS