Breaking News
Time: 8:22

Larangan Rapat di Hotel, 50 Ribu Karyawan Hotel Dipecat

Thursday, 09 April 2015 21:23
Ilustrasi Ilustrasi

Surabaya, Exspost.com – Sedikitnya, 50 ribu karyawan hotel mendapat pemutusan hubungan kerja (PHK) alias dipecat dari pekerjaannya dalam 3 minggu terakhir. Data yang diungkap Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur ini ditengarai akibat larangan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk rapat di hotel.

“Alasannya (PHK, red), manajemen hotel melakukan efisiensi, menyusul pemberlakuan larangan rapat di hotel bagi PNS,” tukas Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur, Edi Purwinarto, Kamis (9/4/2015).

Menurutnya, sejak diberlakukannya aturan larangan rapat di hotel oleh Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi, membawa dampak besar bagi provinsi Jawa Timur. Dikatakannya, 50 ribuan karyawan yang dipecat itu tersebar hampir diseluruh wilayah Jatim. “Mereka harus bisa berlapang dada akibat pemecatan ini,” pesannya.

Meski angka tersebut terbilang besar, namun sangat tidak sebanding dengan beban yang harus ditanggung masyarakat, terutama yang di PHK. Sementara, berdasarkan data yang ada, jumlah tersebut naik signifikan. “Jika dibandingkan dengan PHK karyawan sepanjang 2014 yang hanya 19 ribu orang karyawan, tahun ini lebih dari 150 persen,” katanya.

Dari fakta tersebut, menunjukkan bahwa dampak larangan rapat di hotel yang diberlakukan per 1 Desember 2014 lalu, sangat merugikan masyarakat kecil, khususnya yang ada di Jawa Timur.
ia mengatakan, kebijakan efisiensi dari pemerintah baru ini sangat tidak sebanding dengan 'cost social' ekonomi yang harus ditanggung masyarakat. “Khususnya masyarakat kelas ekonomi lemah," ujarnya. (don/esp7)


Editor : Syarif Ab

Rate this item
(0 votes)
Read 285 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS