Breaking News
Time: 9:05

Buruknya Ekonomi Global Terpa Biro Perjalanan Haji dan Umrah

Saturday, 24 June 2017 20:48
COE PT ISBIR, Fauzi Mahendra COE PT ISBIR, Fauzi Mahendra

Volume Jemaah Turun 60%

Surabaya, Expostnews.com – Ketidakstabilan ekonomi di dunia internasional, termasuk perputaran ekonomi nasional, dinilai sangat berpengaruh bagi pelaku usaha dan perkembangan bisnisnya. Satu diantara yang terkena imbas pengaruh pelambatan ekonomi global adalah bisnis biro perjalanan haji/umrah Indonesia, dan Jawa Timur khususnya.

“Memang demikian. Dampak dari pelambatan ini (ekonomi global, red) menyebabkan turunnya jemaah haji dan umrah yang melakukan perjalanan ibadah,” aku COE PT ISBIR, Fauzi Mahendra disela buka puasa bersama (bukber) dengan media di Surabaya, Sabtu (24/6/2017).

Bahkan, kata Fauzi, secara nasional, penurunan volume jemaah haji dan umrah di Jatim mencapai lebih dari separo dari total jemaah yang ada. Penurunan ini, tidak lain karena faktor perekonomian yang belum juga stabil hingga memasuki paruh tahun 2017 ini.

“Ketidakstabilan ini sangat berdampak, khususnya bagi para pelaku bisnis biro perjalanan. Kalau dikalkulasi, penurunan jemaah haji dan umrah tahun ini mencapai 60 persen secara nasional,” tutur Fauzi yang juga ketua DPD Amphuri Jatim ini.

Bagaimana dengan ISBIR? Lelaki yang menjabat Wakil Ketua Bidang Bendahara Internasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim ini mengaku, turut terimbas dengan kondisi perekonomian global tersebut. Fauzi menyebut, penurunan jemaah yang melalui biro perjalanan haji dan umrah ISBIR sebesar 25%.

“Padahal, tahun sebelumnya, kenaikan jemaah haji dan umrah ke tanah suci melalui ISBIR mampu mencapai 90 persen,” urainya.

Disebutkan, penurunan haji dan umrah tahun ini yang hanya mampu diakomodir ISBIR hanya 500 jemaah. Sementara, dua tahun lalu, atau tepatnya tahun 2015, ISBIR mampu memberangkatkan 800 jemaah. “Sedangkan, di tahun 2016, kami mampu memberangkatkan 790 jemaah. Kami akui cukup berat dengan kondisi perekonomian saat ini,” ingatnya.

Namun demikian, ISBIR tak pantang menyerah, meski situasi perekonomian terbilang buruk. Untuk mendongkrak hal tersebut, kata Fauzi, ISBIR akan melakukan promo besar-besaran, dengan tetap memberikan pelayanan terbaik untuk jemaah.

“Kami juga berharap, pemerintah ikut membantu pelaku bisnis biro perjalanan haji dan umrah dengan memberikan kemudahan, baik secara regulasi maupun birokrasi,” harapnya. (sa/ms)

Rate this item
(0 votes)
Read 127 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS