Breaking News
Time: 5:03

Adiluhung Targetkan Tahun 2018 Tambah 5 Bangunan Kapal Baru

Wednesday, 27 December 2017 08:02
Logo PT Adiluhung Saranasegara Indonesia Logo PT Adiluhung Saranasegara Indonesia

Siapkan Fasilitas dan Kapasitas Besar

Surabaya, Expostnews.com - Perusahaan galangan kapal, PT Adiluhung Saranasegara Indonesia (ASSI/Adiluhung) optimis, tahun 2018, akan menambah volume garapan baru. Selain proyek lanjutan tahun 2017, Adiluhung menargetkan, bisa menggarap 5 unit bangunan kapal baru di tahun 2018.

“Minimal ada 2 sampai lima kapal bangunan baru untuk target yang direncanakan Adiluhung di tahun 2018,” ungkap Anita Puji Utami, Direktur Utama (Dirut) PT Adiluhung Saranasegara Indonesia (ASSI/Adiluhung) dikonfirmasi target penambahan bangunan kapal baru tahun 2018, dan kapasitas galangan, Rabu (27/12/2017).

Anita mengatakan, target penambahan bangunan baru kapal di tahun depan itu telah disiapkan secara matang dan terpola. Adiluhung, lanjut Anita, tetap akan mengikuti prosedur yang ditentukan setiap jalinan kontrak kerja dalam menambah bangunan kapal baru.

“Baik itu lokal, atau tender swasta domestik, maupun tender luar negeri akan kami ikuti,” yakinnya.

Menurut Anita, proyeksi penambahan bangunan baru kapal dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan pelayaran swasta tersebut merupakan suatu keharusan yang tetap ada dalam pekerjaan galangan di Adiluhung. Hal ini mengingat, fasilitas yang tersedia di galangan Adiluhung cukup mumpuni dan semakin meningkat secara kapasitas.

“Secara order, faktanya memang menurun. Tapi, untuk fasilitas galangan maupun kapasitas di galangan kami semakin meningkat,” ulas perempuan murah senyum ini.

Namun, Anita tetap menyadari, bahwa pengadaan bangunan kapal baru tetap tergantung dari kemampuan serta kondisi keuangan masing-masing kastemer, seperti pemerintah dan pelaku usaha di bidang pelayaran. Meski demikian, ia tetap berharap, tahun 2018, ada pengadaan kapal baru dari pemerintah maupun pihak swasta yang bisa dikerjakan di galangan yang ber-basecamp di Bangkalan Madura tersebut.

“Karena, bukan hanya dari sisi kapasitas untuk lahannya, melainkan fasilitas produksi di Adiluhung sudah sangat tersedia. Begitu juga dengan SDM (sumber daya manusia, red) yang kami miliki juga cukup banyak. Sayang, apabila yang ada ini tidak dimaksimalkan,” ingat Anita. (ms/sa)

Rate this item
(1 Vote)
Read 102 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS