Breaking News
Time: 6:34

Amdal Flyover Teluk Lamong Tak Juga Turun, Pelindo III Optimis Bangun 2016

Tuesday, 15 December 2015 22:47
Ilustrasi Ilustrasi

Surabaya, Expostnews.com – Optimisme PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)/Pelindo III tampaknya masih terhalang rekomendasi analisa dampak lingkungan (Amdal) Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemprov Jatim untuk dimulainya pembangunan flyover. Meski demikian, operator pelat merah jasa kepelabuhanan tersebut tetap meyakini, awal 2016, rute pintu keluar Pelabuhan Teluk Lamong menuju tol Surabaya-Gresik bisa dibangun.

“Kami optimis, tahun depan bisa terealisasi pembangunannya (flyover, red),” yakin Kepala Humas PT Pelindo III, Edi Priyanto dikonfirmasi mulainya pembangunan jalan layang sepanjang 44 kilometer yang menjadi koneksi Terminal Teluk Lamong di kantornya, Selasa (15/12/2015).

Edi mengungkapkan, sebenarnya, BLH Pemprov Jatim sudah menyatakan dukungannya terkait rencana pembangunan proyek flyover di Terminal Teluk Lamong. Menurutnya, usai flyover tersebut dibangun, Pelindo III menyerahkan ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V. “Untuk menjadi jalan layang milik negara. Makanya, kami yakin, BLH pasti merekomendasi izin Amdal,” katanya.

Sementara, Asisten Kepala Biro Perencanaan PT Pelindo III Koko Susanto menjelaskan, tahapan menuju realisasi pembangunan masih membutuhkan selangkah lagi. Pasalnya, Pelindo III masih menunggu proses perbaikan dokumen dari BLH Pemprov Jatim yang hingga kini belum juga keluar rekomendasinya.

“Kami sudah sudah rapat terkait acuan Amdal, pada Jumat, 4 Desember 2015. Tapi kemudian, ada permintaan perbaikan dokumen. Kami, komitmen secepatnya membangun dengan terus menggenjot dan bekerja keras untuk menyelesaikan (pembangunan flyover, red),” tutur Koko terpisah.

Dikatakan, sambil menyempurnakan dokumen, Pelindo III melakukan asistensi ke BLH Pemprov Jatim. Asistensi tersebut dilakukan, sebagai upaya manajemen Pelindo III mendapatkan rekomendasi izin Amdal. “Asistensi sudah kami lakukan, tapi BLH Pemprov Jatim belum juga mengeluarkan rekomendasinya,” ingatnya.

Namun, lanjut Koko, pihaknya akan tetap menunggu hingga proses izin Amdal BLH Pemprov Jatim turun. Selanjutnya, Pelindo III akan melakukan pengajuan permohonan jadwal sidang, meski harus mengantre dengan jadwal sidang lainnya.

“Kami tidak bisa pastikan kapan dapat jadwal maju sidang. Tapi, kalau berbicara target awal tahun 2016 harus sudah dilakukan realisasi pembangunannya,” ujarnya.(mal/esp4)

Rate this item
(1 Vote)
Read 160 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS