Breaking News
Time: 6:34

Pabrik Semen Rembang Ajukan Izin Pinjam Pakai Lahan Perhutani

Friday, 15 January 2016 12:25
Pabrik Semen Rembang sudah 80% jadi dan siap operasional komersil tahun 2016 (foto: Iwan Heriyanto) Pabrik Semen Rembang sudah 80% jadi dan siap operasional komersil tahun 2016 (foto: Iwan Heriyanto)

Gunakan Brand Semen Gresik Pasok Jateng 

Rembang, Expostnews.com – Pengerjaan pabrik baru Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah sudah lebih 80% jadi. yang telah selesai hampir 82 persen. Produk semen yang diproyeksi beroperasi komersial tahun 2016 itu, kini sedang melakukan upaya izin pinjam pakai lahan yang dikuasai Perhutani.

“Ini untuk memperlancar distribusi ke wilayah Jateng. Karena, kami sedang membangun jalur distribusi darat untuk jalan tambang dari pabrik ke jalan provinsi yang menghubungkan Rembang-Blora sepanjang 4 km,” cetus Head of Project Pabrik Rembang, Ari Wardhana, Jumat (15/1/2016).

Menurut Ari, izin penggunaan lahan tersebut dilakukan karena rencananya, produk semen yang menggunakan brand Semen Gresik tersebut untuk suplai kebutuhan di tiga wilayah, khususnya di Jawa Tengah. Pabrik berkapasitas produksi 3 juta ton/tahun dengan investasi mencapai Rp 4,452 triliun tersebut dibangun untuk memasok konsumen semen di Provinsi Jawa Tengah, DI Jogjakarta dan sebagian di wilayah Jawa Barat bagian timur.

“Karena, kebutuhan semen untuk wilayah Jawa Tengah yang mencapai 7 ton itu, selama ini dipenuhi dari pabrik semen di Tuban,” ungkap Ari.

Ia mengatakan, arah pemasaran ke wilayah Jateng, karena perseroan akan memperoleh efisiensi biaya, khususnya distribusi. Dengan begitu, secara otomatis, efisiensi biaya distribusi tersebut akan meningkatkan daya saing, utamanya dari sisi harga.

“Nantinya, pabrik modern ini dioperasikan 300 orang inti dan staf pekerja lainnya yang membantu proses produksi semen ini,” jelas Ari disela Plant Tour ke proyek Pabrik Rembang di Kabupaten Rembang, Kamis (14/1/2016)

Diungkapkan, pabrik semen pertama di daerah bukit kapur ini dipastikan akan tetap menggunakan brand Semen Gresik, meski pabriknya ada di Rembang. Namun, semen yang diproduksi akan tetap dengan nama merek Semen Gresik .

“Ini seperti di Tuban, brand-nya tetap Semen Gresik meskipun pabriknya adalah Pabrik Semen Tuban yang notabene diproduksi di Tuban,” sambung Heru Indrawidjajanto, Head of Enginering and Construction, Proyek Rembang PT Semen Indonesia, di Rembang, Rabu (13/1/2016).

Lebih jauh dijelaskan, pabrik Semen Rembang ini tetap memfungsikan lebih banyak tenaga kerja lokal. Disebutkan, tenaga kerja yang aktif di proyek hingga saat ini totalnya sebanyak 5.149 orang, yang terdiri dari 1.387 tenaga kerja berasal dari Rembang dan 3.154 orang dari Jawa Tengah.

“Sisanya, sebanyak 1.995 orang berasal dari luar Jawa Tengah,” katanya. (iwa/esp1/red)

Rate this item
(0 votes)
Read 175 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS