Breaking News
Time: 6:36

Investasi Satu Kapal Navigasi di PT Dumas Sentuh Rp 120 M

Sunday, 18 December 2016 01:44
KN Kunyit dan KN Maratua di kolam pengapungan galangan kapal PT Dumas Tanjung Perak Shipyards Surabaya telah dilakukan proses peluncurannya, Jumat (16/12/2016) KN Kunyit dan KN Maratua di kolam pengapungan galangan kapal PT Dumas Tanjung Perak Shipyards Surabaya telah dilakukan proses peluncurannya, Jumat (16/12/2016)

Dua Kapal Sudah Diluncurkan

Surabaya, Expostnews.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) melalui Direktorat Kenavigasian telah menginvestasikan sekitar Rp 360 miliar untuk pesanan pembuatan 3 unit kapal induk perambuan di PT Dumas Tanjung Perak Shipyards Surabaya (Dumas). Taksiran nilai investasi ketiga kapal tersebut, masing-masing berkisar Rp 120 miliar dengan dua diantaranya, Kapal Negara (KN) Kunyit dan KN Maratua telah diluncurkan, Jumat (16/12/2016) di kolam pengapungan galangan kapal PT Dumas.

“Satu kapal, nilai invetasinya sekitar Rp 120 miliar,” aku Bambang Wiyanto, Direktur Kenavigasian Ditjen Hubla Kementerian Perhubungan, Sabtu (17/12/2016).

Menurutnya, dua dari 3 unit kapal induk perambuan yang dipesan dan dikerjakan PT Dumas tahun 2015 itu merupakan kapal ke 5 dan ke 6 dengan jenis/tipe yang sama. Kapal-kapal tersebut akan melengkapi kapal pesanan sebelumnya yang berfungsi untuk pemasangan rambu laut di perairan Indonesia.

“Untuk dua kapal yang kami luncurkan ini rencananya ditempatkan di Distrik Navigasi Kelas II Banjarmasin dan Distrik Navigasi Kelas III Tarakan,” jelas Bambang usai peluncuran dua unit kapal induk perambuan di galangan pengapungan PT Dumas Tanjung Perak Shipyards Surabaya, Jumat (16/12/2016).

Diungkapkan, sebenarnya, ada 20 unit kapal yang dibangun Ditjen Hubla pada tahun 2015-2017, termasuk KN Kunyit dan KN Maratua untuk memperkuat sarana di Direktorat Kenavigasian. Diharapkan, kapal-kapal induk perambuan yang dibangun tersebut semakin mengoptimalkan kemampuan Direktorat Kenavigasian menjaga fungsi seluruh fasilitas Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP).

“Selain dua dari 3 kapal yang dibangun di PT Dumas, lima kapal sudah selesai pengerjaannya dan ditempatkan di Distrik Navigasi Sabang, Jayapura, Semarang, Pontianak dan Jakarta,” urai Bambang didampingi seluruh jajaran Direktorat Kenavigasian beserta jajaran Distrik Navigasi di masing-masing daerah, termasuk Distrik Navigasi Kelas I Surabaya.

Bambang juga memastikan, sisa kapal yang belum selesai pengerjaannya, ditarget tuntas secara keseluruhan tahun depan. Sedangkan, satu kapal dari 3 unit kapal induk perambuan yang kini masih dikerjakan PT Dumas, bisa selesai bulan Maret 2017. “Untuk proyek pengerjaan kapal lainnya, sebarannya ada di galangan kapal di Batam, Gresik dan Surabaya,” urai Bambang.

Pada kesempatan yang sama, Dirut PT Dumas Tanjung Perak Shipyards Surabaya, Yance Gunawan mengatakan, tahapan pengerjaan dua kapal induk perambuan pesanan Direktorat Kenavigasian ini sudah mencapai 80% selesai. Ia meyakini, satu unit kapal yang diberi nama KN Miang pesanan Direktorat Kenavigasian yang proses pengerjaannya sudah mendekati 70% itu bisa diluncurkan dalam dua bulan kedepan.

“Ditempat kami, sebenarnya mengerjakan 10 unit kapal, 3 diantaranya pesanan Navigasi dan selebihnya milik Dirlala. Untuk yang satu unit dari tiga kapal pesanan Navigasi akan dipercepat penyelesaiannya. Karena, lebih cepat dari jadwal kontrak, akan jauh lebih baik. Yang pasti, kami tetap mengutamakan kualitas pengerjaan,” yakinnya. (sa/ms)

Ini Spesifikasi Dua Unit Kapal Induk Perambuan :

- Panjang Kapal : 60 m
- Lebar : 12 m
- Tinggi Geladak Utama: 4,7 m
- Sarat Air : 3,5 m
- Kecepatan Dinas : 12 knots
- ABK : 51 orang

Rate this item
(2 votes)
Read 162 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS