Breaking News
Time: 7:09

Pelindo III Jual Semen Dibawah Harga Pasar

Thursday, 31 August 2017 12:55
Pengiriman Semen Murah ke NTT Pengiriman Semen Murah ke NTT

Surabaya, Expostnews.com - Harga semen seberat 40 kg, yang sebelumnya dijual Rp 55.000, kini turun dengan selisih Rp 7.500/saknya. Fakta ini terjadi, setelah pengelola pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)/Pelindo III menjual semen dibawah harga pasar ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Pelindo III menjual semen yang dikirimkan ke NTT itu harga eceran tertingginya, Rp 47.500," cetus Ari Askhara, President Director Pelindo III, Kamis (31/8/2017).

Menurutnya, dua wilayah di NTT yang dipasok Pelindo III untuk tempat jualan semen murah tersebut adalah, Waingapu dan Rote. Dengan Pelindo III menjual semen murah ini, akan mampu menurunkan harga semen di NTT.

"Harapannya, daya beli masyarakat disana (Waingapu dan Rote, red), turut meningkat," harap Ari disela menyaksikan pemuatan petikemas berisi semen di Terminal Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Didampingi GM Pelindo III Tanjung Perak, Joko Noerhudha, bersama pejabat struktural PT Semen Indonesia, PT Pelni dan PT Bulog serta para stakeholder di Pelabuhan Tanjung Perak, Ari mengatakan, pengiriman bahan baku bangunan tersebut merupakan kali kedua, setelah sebelumnya pada, April 2017 lalu, Pelindo III melakukan hal serupa dengan mengirim 3 peti kemas berisi semen ke NTT.

"Sekarang, melalui program Rumah Kita, Pelindo III kembali mengirim 2.700 sak semen ke wilayah Waingapu dan Rote dengan enam peti kemas yang masing-masing berisi 450 sak," urai Ari.

Ia menyebut, Pelindo III dalam menjalankan program Rumah Kita ini tidak sendirian, melainkan bersama Pelni dan Bulog. Ketiga perusahaan pelat merah tersebut dipercaya untuk mengurangi disparitas harga bahan-bahan strategis di Indonesia Timur.

"Masing-masing BUMN yang terlibat punya fungsi, peran dan tugas masing-masing," ulasnya.

Dikatakan, Pelindo III menyediakan dan menyiapkan tempat perdagangan beserta tempat penyimpanan bahan kebutuhan pokok. Selain itu, menyiapkan rencana lokasi pelabuhan, gudang, fasilitas dan peralatan serta pelayanan jasa kepelabuhanan.

"Bulog bertugas menyiapkan kebutuhan pokok untuk memenuhi komoditas yang diperlukan masyarakat di gudang/tempat penyimpanan," ingat Ari.

Bukan itu saja. Bulog juga melakukan pendistribusian bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat, termasuk melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat sesuai target yang ditetapkan. Kemudian untuk Pelni, kata Ari, diberi tugas menyelenggarakan pengangkutan dengan angkutan kapal tol laut guna pendistribusian bahan kebutuhan.

"Pelni juga menjamin slot ketersediaan ruang di angkutan kapal tol laut untuk barang yang sudah terjadwal pengirimannya," tukas Ari.

Sementara, Vice President Corporate Communication Pelindo III, Widyaswendra menambahkan, Rumah Kita merupakan program Kementerian Perhubungan sebagai pendukung tol laut. Rumah Kita, lanjut Wendra, sapaannya, berfungsi sebagai sentra logistik yang merupakan tempat menampung barang-barang untuk mempertahankan harga, sekaligus mengumpulkan barang untuk jalur balik.

“Dalam program ini, Pelindo III diberi tanggung jawab untuk wilayah Dompu, Waingapu, Rote dan Kalabahi," ujarnya. (sa/ms/hum)

Rate this item
(1 Vote)
Read 129 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS