Breaking News
Time: 7:02

Alur Benoa Dikeruk, Sedot Investasi Pelindo III Rp 1,7 Triliun

Monday, 18 September 2017 23:17
Kapal keruk menyedot lumpur di alur Pelabuhan Benoa, Bali, Senin (18/9/2017) Kapal keruk menyedot lumpur di alur Pelabuhan Benoa, Bali, Senin (18/9/2017)

Bali, Expostnews.com – Kapal-kapal dengan panjang lebih dari 300 meter, tidak lama lagi bisa sandar di Pelabuhan Benoa, Bali. Harapan ini seiring investasi senilai Rp 1,7 triliun yang dikucurkan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)/Pelindo III untuk proyek pendalaman dan pelebaran alur masuk ke pelabuhan di Pulau Dewata tersebut.

“Rincian investasi itu, masing-masing untuk membangun infrastruktur terminal di Pelabuhan Benoa sebesar Rp 500 miliar dan selebihnya Rp 1,2 triliiun untuk pengerjaan kolam dermaga dan alur pelayaran,” ungkap President Director Pelindo III, Ari Askhara disela sandbreaking ceremony of the benoa tourism port di  Dermaga Timur Terminal Internasional Pelabuhan Benoa, Bali, Senin (18/9/2017).

Saat ini, kata Ari, kondisi eksisting Pelabuhan Benoa memilki kedalalaman alur minus 8 meter Low Water Spring (LWS). Dengan kedalaman tersebut, Pelabuhan Benoa bisa mengakomodir kapal pesiar dengan panjang kurang dari 210 meter dengan kapasitas penumpang kurang dari 1.400 orang.

“Setelah sand breaking, kedalaman alur bisa mencapai minus 12 meter LWS, sehingga kapal dengan 5.000 penumpang yang panjangnya lebih dari 300 meter bisa sandar di Pelabuhan Benoa,” papar Ari dihadapan Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Provinsi Bali dan Walikota Denpasar yang hadir menyaksikan sand breaking pengerukan alur Benoa.

Menurut Ari, upaya Pelindo III ini sekaligus mendongkrak kunjungan wisata, terutama wisatawan kapal pesiar/cruise ship. Apalagi, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali melalui jalur laut dari tahun ke tahun terus meningkat. “Tahun 2010 saja, jumlah wisatawan yang semula 13.683 orang, meningkat 5 persen setiap tahunnya. Diperkirakan, tahun 2018 bisa mencapai 91.325 orang,” urainya.

Dengan pendalaman dan pelebaran alur di Benoa ini, lanjut Ari, pertumbuhan wisatawan bisa mencapai 28 persen atau sebesar 119.745 wisatawan di tahun 2019. Bahkan, ia memrediksi, kunjungan wisatawan ke Bali tahun 2030, bisa mencapai 6.131.185 orang. “Jumlah tersebut akan meningkat seiring dilakukannya pendalaman dan pelebaran alur,” katanya.

Sementara, Corporate Communication Pelindo III, Widyaswendra menambahkan, Pelindo III juga mengembangkan beberapa fasilitas di Pelabuhan Benoa, seperti dermaga timur yang awalnya 290 meter, diperpanjang menjadi 340 meter. Selain itu, perluasan terminal penumpang internasional turut dikembangkan menjadi 7.887 m2 dengan area kedatangan dan keberangkatan masing-masing 1.000 m2 dan 1.238 m2.

“Apalagi, trend kapal pesiar di Asia sejak 2012 mengalami pertumbuhan sekitar 40 persen. Sedikitnya, ada 1.320 kapal pesiar beroperasi di Asia pada tahun 2016. Di wilayah Australia juga menunjukan peningkatan dari tahun 2014-2015 sebesar 14,6 persen yang tercatat ada 538 kapal pesiar yang beroperasi,” tutup Wendra, sapaannya. (sa/ms/hum)

Rate this item
(1 Vote)
Read 115 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS