Breaking News
Time: 6:31

2018, TPS Uji Coba OBS dan Tugaskan 16 Pandu Khusus

Thursday, 25 January 2018 23:55
Direktur Utama (Dirut) PT TPS, Joko Noerhudha saat memberi keterangan pers terkait kinerja PT TPS sepanjang 2017, Kamis (25/1/2018) Direktur Utama (Dirut) PT TPS, Joko Noerhudha saat memberi keterangan pers terkait kinerja PT TPS sepanjang 2017, Kamis (25/1/2018)

Surabaya, Expostnews.com - Membaiknya kinerja tahun 2017, kian memacu target layanan bongkar muat peti kemas internasional tahun 2018 di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terpenuhi 1.302.624 TEUs. Selain kesiapan peralatan bongkar muat yang memadai, optimisme anak usaha PT Pelindo III dibidang pelayanan peti kemas itu akan ditopang sistem Online Booking System (OBS) dan penugasan 16 tenaga Pandu.


"Paling tidak, target layanan kami di tahun 2018 ini ada peningkatan lebih dari 5 persen dari naiknya arus peti kemas di tahun 2017 lalu. Apalagi, di bulan Januari 2018, rencana kunjungan kapal juga meningkat lebih dari 100 kunjungan dengan rencana volume bongkar muat lebih dari 133.000 TEUs,” tukas Direktur Utama (Dirut) PT TPS, Joko Noerhudha terkait kinerja PT TPS sepanjang 2017, Kamis (25/1/2018).


Joko mengungkapkan, TPS juga meningkatkan layanan tahun 2018 melalui beberapa program unggulan, seperti uji coba online booking system (OBS). Begitu uji coba sistem online untuk container import itu usai dilaksanakan, pihaknya akan diimplementasikan sistem tersebut secara penuh di tahun ini. “Uji coba ini kami laksanakan pada kuartal pertama di bulan Maret dan April. Sistem ini akan memudahkan kostumer mencetak Job Order Delivery secara online,” tutur pengganti Yon irawan yang kini menempati posisi baru sebagai Direktur Keuangan (Dirkeu) PT Pelindo IV, Makassar.


Mantan General Manager (GM) PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak Surabaya ini juga memaparkan, pelayanan di dermaga turut ditingkatkan melalui penugasan 16 orang yang secara khusus sebagai tenaga pandu. Petugas pandu dalam 4 grup yang mulai ditugaskan 1 Februari 2018 itu akan didukung 2 unit tug boat (TB) untuk mempercepat proses sandar kapal di dermaga TPS.


“Apabila proses sandar lebih cepat, maka akan meningkatkan produktivitas alat bongkar muat di dermaga,” sambung Kepala Humas PT TPS, M. Soleh di kafe Tjap Pregolan Surabaya.


Soleh menambahkan, di tahun 2018 ini, manajemen TPS menargetkan total bongkar muat peti kemas sebesar 1.381.547 TEUs. Target tersebut terdiri dari 1.302.624 TEUs peti kemas internasional dan 78.923 TEUs peti kemas domestik. “Dengan peningkatan fasilitas dan kapasitas layanan, manajemen PT TPS yakin target tersebut bisa dicapai,” tukas Soleh.


Sementara, catatan kinerja PT TPS sepanjang 2017, arus peti kemas internasional (ekspor-impor) menunjukkan peningkatan sebesar 5.3% dibanding tahun 2016 lalu. Pada tahun 2016, kata Soleh, arus petikemas internasional tercatat 1.241.225 TEUs atau naik menjadi 1.306.876 TEUs di tahun 2017. “Capaian ini terbilang meningkat 5,4 persen dibanding rencana target yang ditetapkan awal tahun 2017 sebesar 1.239.665 TEUs,” ujarnya.


Peningkaran ini ditandai dengan bertambahnya kunjungan kapal internasional di TPS mulai Oktober 2017 yang cenderung meningkat. Biasanya, jumlah kunjungan kapal internasional berada di bawah angka 90 kunjungan. “Tapi, sejak Oktober 2017, jumlah kunjungan kapal internasional meningkat lebih dari 90 kunjungan. Yang jelas, sampai tahun 2017, PT TPS masih menguasai 86,41 persen arus petikemas intemasionai di Tanjung Perak,” urainya. (sa/ms/hum)

 

Rate this item
(0 votes)
Read 90 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS