Breaking News
Time: 11:49

Buka Akses TTL, Pelindo III Tanamkan Rp 6,44 Triliun

Wednesday, 13 February 2019 23:48
Terminal Teluk Lamong Terminal Teluk Lamong

Surakarta, Expostnews.com – Sedikitnya, Rp 6,44 triliun dana kas internal PT Pelindo III (Persero) telah disiapkan untuk membiayai sejumlah proyek strategis yang tersebar di seluruh wilayah kerja di tujuh provinsi Indonesia. Investasi fantastis tahun 2019 yang juga berasal dari pinjaman global (global bond) tahun 2018 sebesar 500 juta Dollar AS itu diperuntukan membiayai proyek multi years (tahun jamak) dan sejumlah proyek baru, termasuk membuka kembali kelanjutan pembangunan flyvover Terminal Teluk Lamong (TTL).

“Kami juga akan melakukan serangkaian kerja sama, seperti sinergi dengan BUMN maupun pihak swasta, serta mendorong optimalisasi sumber daya Pelindo III Group,” cetus Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo III (Persero), Doso Agung, Rabu (13/2/2019).

Doso mengungkapkan, pekerjaan investasi tahun 2019 ini masih terfokus pada penyelesaian pembangunan infrastruktur pelabuhan dan pendukungnya. Ia mengatakan, beberapa proyek besar, seperti akses jalan layang (flyover) yang menghubungkan TTL dengan jalan tol. “Di antaranya juga pembangunan Terminal Gilimas di Lombok Barat Nusa Tenggara Barat,” urai Doso di sela-sela Rapat Kerja Pelindo III di Surakarta.

Dengan adanya jalan layang tersebut, lanjut Doso, akan langsung menghubungkan jalan akses TTL dengan jalan tol Surabaya - Gresik. Doso menyebut, investasi Pelindo III ini akan berdampak pada operasional pelabuhan, sekaligus memperlancar akses keluar-masuk TTL.

“Keberadaan jalan akses itu akan mengurai kemacetan yang saat ini seringkali terjadi di jalan akses menuju Terminal Teluk Lamong,” aku Doso.

Contoh lainnya, kata Doso, seperti kondisi yang terjadi di Terminal Gilimas, Lombok Barat, NTB. Dulu, ingat Doso, kapal pesiar tidak bisa bersandar di Pelabuhan Lembar (pelabuhan eksisting) karena terkendala kedalaman alur dan kolam pelabuhan. Akibat dari situasi yang tidak memungkinkan tersebut, para wisatawan kapal pesiar terpaksa menaiki kapal-kapal kecil untuk mencapai dermaga.

“Dengan adanya Terminal Gilimas ini, kapal pesiar dapat langsung bersandar dan menurunkan wisatawan di terminal pelabuhan. Dengan begitu, mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di NTB. Flyover Terminal Teluk Lamong dan Terminal Gilimas ini akan siap tahun 2019 ini,” yakinnya.

Selain itu, Pelindo III juga menyiapkan beberapa pekerjaan baru di tahun 2019, seperti pembangunan terminal LNG di Pelabuhan Tanjung Perak, pemasangan sejumlah shore power connection di sejumlah pelabuhan. Pekerjaan selanjutnya di tahun 2019 ini, Pelindo III akan memodernisasi peralatan bongkar muat di sejumlah pelabuhan yang dikelola Pelindo III.

“Setiap perencanaan dan pelaksanaan investasi, Pelindo III selalu berpegang teguh pada aturan dan prinsip tata kelola perusahaan. Bahkan, di tahun 2018 lalu, Pelindo III menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam pendampingan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Pusat (TP4P) dan Daerah (TP4D),” katanya. (sa/ms)

Rate this item
(2 votes)
Read 168 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS