Breaking News
Time: 11:45
Tekno

Jakarta, Expostnews.com – Pelepasan produk terbaru OPPO seri F11 Pro dan F11 di Indonesia sudah bisa dipesan di seluruh gerai resmi OPPO Indonesia dan berbagai situs e-dagang Indonesia hingga, 22 Maret 2019. Sedangkan, pembelian di pasaran, OPPO telah menjadwal penjualan perdana ke konsumen pada, 23 Maret 2019.

Khusus bagi pemesanan awal, akan mendapatkan PowerbankOASE 10.000 mAh dan EarphoneBluetoothOASE MD-K10, serta gratis perdana IM3 Ooredoounlimited Youtube dan Apps selama setahun tanpa potongan pulsa. Hadir dalam dua pilihan warna, Thunder Black dan Aurora Green, pemesanan awal OPPO F11 Pro bisa dilakukan mulai 14 Maret.

“Untuk OPPO F11 yang hadir dalam balutan warna Thunder Black, sudah dapat dipesan pada 1 April 2019,” Alinna Wenxin, Marketing Director OPPO Indonesia, Jumat (15/3/2019).

Kehadiran seri F11 yang memiliki keunggulan utama foto portrait dalam kondisi minim cahaya, menandai perubahan fokus produk OPPO dari Selfie Expert menjadi Brilliant Portrait. Hadir dengan keunggulan kamera belakang ganda 48MP + 5MP, RisingCamerapada kamera depan, layar panorama, dan VOOC FlashCharge 3.0, OPPO F11 Pro dijual dengan harga Rp4.999.000 dan OPPO F11, yang hadir dengan desain layar waterdrop screen, dijual Rp3.999.000.

“Sebagai merek ponsel kamera yang menjadi favorit anak muda, OPPO selalu berkomitmen untuk menghadirkan perangkat inovatif yang memungkinkan anak muda mengabadikan dan membagikan ekspresi diri serta dunia di sekeliling mereka,” ujar Alinna.

Alinna mengatakan, setelah bertahun-tahun menjadi Selfie Expert yang berfokus pada pengembangan fotografi swafoto, kini dengan meluncurkan seri F11, OPPO mulai memperkenalkan identitas baru sebagai Portrait Master. Demi membantu pengguna dalam mengabadikan momen-momen berharga, OPPO telah melakukan berbagai upaya untuk memudahkan pengguna mengambil foto portrait yang tajam dan memesonakapan di mana saja, termasuk saat malam hari.

“Untuk itu, kamera belakang seri F11 dilengkapi dengan sensor 48MP dan bukaan diafragma sebesar F1.79. Bersama dengan lensa 6P, kamera tersebut dapat mendeteksi lebih banyak cahaya ketika mengambil foto dalam kondisi minim cahaya dan memastikan hasil gambar yang lebih detail,” tukas Alinna.

Dijelaskan, ketika mengambil foto portrait di malam hari, teknologi Tetracell yang terdapat di kamera akan menganalisis dan menggabungkan data yang diperoleh dari empat piksel yang berdekatan untuk membuatnya setara dengan ukuran piksel tunggal 1,6μm. Teknologi ini melipatgandakan ukuran piksel fotosensitif, sehingga mampu mengabadikan foto portrait yang lebih terang dan minim noise pada malam hari.

“Selain itu, F11 Pro dan F11 juga menerapkan teknologi Ultra Night Mode dan Color Mapping,” tutur Alinna.

Teknologi tersebut memanfaatkan kecerdasan buatan dan pengurangan multi-frame noise, memperoleh stabilisasi genggam, mencapai penekanan sorotan, dan meningkatkan rentang dinamis. Semua teknologi ini, lanjut Alinna, untuk memungkinkan pengguna menangkap tingkat pencahayaan dan detail yang melebihi batas kemampuan mata manusia.

“Saat mengambil fotoportrait malamhari, seri F11 secara otomatis dapatcmembedakan wajah manusia dengan latar belakangnya, memastikan manusia sebagai fokus foto tersebut,” ulas Alinna.

Dengan menggunakan lensa 48MP, Ultra Night Mode, danColorMapping, OPPO seri F11 memiliki kombinasi peranti keras dan peranti lunak yang memungkinkan pengguna menangkap foto portrait malam hari yang tajam dan menakjubkan dengan mudah. Selain mampu menangkap portrait luar biasa dengan kamera belakangnya, Seri F11 juga melanjutkan tradisi ‘Selfie Expert’ dari Seri F.

Seri F11 juga dilengkapi dengan kamera depan 16 MP yang dilengkapi AI beauty. Perangkat Seri F11 ini mendukung fitur beautification yang dapat disesuaikan dengan delapan opsi penyesuaian. “Termasuk fitur ‘face lift’ dan ‘make-uptouchup’. Hasil swafoto yang diambil dengan menggunakan perangkatSeri F11 pun dapat senatural mungkindan seindah biasanya,” jelas Alinna. (sa/ms/po)

Jakarta, Expostnews.com - Digitalisasi mobil tangki melalui pengembangan teknologi Smart Mobil Tangki (SmartMT) telah diimplementasikan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) dalam mengubah masalah menjadi sebuah inovasi. Pengembangan inovasi yang bermula dari peristiwa kebakaran mobil tangki pengirim bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Banyuwangi pada Mei 2017 lalu itu mendapat pengakuan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Tak ayal, acungan jempol dari lembaga yang bertugas mewujudkan keselamatan transportasi di Indonesia itu turut menunjuk PPN sebagai pilot project dalam penggunaan sensor suhu pada tromol mobil tangki pengangkut BBM dan Bahan Bakar Khusus (BBK). Pengakuan KNKT ini sangat membanggakan, dan menjadi spirit bagi seluruh tim PT Pertamina Patra Niaga untuk terus menerus menghasilkan inovasi.

“Agar program pengiriman BBM yang dilakukan awak mobil tangki bisa berjalan lancar dan aman, serta risiko kecelakaan bisa diperkecil,” tutur Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Patra Niaga, Nina Sulistyowati, Kamis (14/3/2019).

Bahkan, kata Nina Sulistyowati, di tahun 2018 lalu, inovasi SmartMT yang terbukti membantu meningkatkan jaminan keamanan mobil tangki yang dioperasikan PPN mengantarkan Tim Research & Development Digitalisasi mobil tangki meraih predikat Gold untuk PC-Prove Broadcast Getaway dalam ajang ContinuesImprovement Program (CIP) PT Pertamina (Persero) Tingkat Direktorat Pemasaran. “PPN pun memperoleh predikat Silver untuk SmartMT Sensor Suhu Tromol MT dalam ajang Information and Communication Technology (ICT) Innovation Challenge 2018,” tukasnya.

Lebih jauh diungkapkan, dari hasil paparan investigasi KNKT dari insiden di Banyuwangi tersebut, pihaknya mendapatkan kesimpulan, bahwa panas berlebih di dalam tromol roda yang menimbulkan percikan api hingga membakar seluruh mobil tangki. Berangkat dari insiden api di mobil tangki itu, PPN berpikir untuk mencari inovasi apa yang bisa mengatasi permasalahan tersebut.

“Kesimpulannya adalah, perlu digitalisasi yang dapat mengontrol kondisi mobil tangki yang sedang beroperasi, agar lebih mudah dan dapat dipantau secara online,” tandas Nina Sulistyowati di sela kunjungan tim KNKT di Plumpang, Rabu (13/3/2019).

Ia menambahkan, inovasi ini memndapat sambutan positif dari pengemudi mobil tangki, karena sangat membantu tugasnya. Selama ini, sebelum berangkat untuk mendistribusikan BBM/BBK, para pengemudi mobil tangki terlebih lebih dulu melakukan pengecekan suhu ban mobil tangki menggunakan thermometer gun. “Setelah dipasang sensor suhu di masing-masing sumbu roda, pengemudi mobil tangki hanya perlu melihat indikator yang tersaji di dashboard mobil tangki,” tuturnya.

Selanjutnya, informasi yang terlihat adalah indikator suhu ban di level merah, kuning, atau hijau. Apabila indikator suhu ban berwarna kuning, lampu tanda peringatan akan menyala di dashboard dan disertai bunyi beep. “Dengan adanya indikator sensor suhu pada sumbu ban, pengelolaan kecelakaan yang tidak diharapkan bisa diantisipasi lebih dini,” yakinnya.

Namun, apabila lampu kuning atau merah yang menyala di dashboard, menjadi pertanda bagi pengemudi mobil tangki untuk segera ke bengkel guna melakukan pengecekan ban. Kendala yang berpotensi menimbulkan celakaan saat mobil tangki berada di jalan raya pun bisa diminimalkan. “Malah, dapat dicegah lebih dini,” singkatnya.

Bukan hanya itu. Menurut Nina, data yang dihasilkan dari alat pendeteksi juga diunggah di Control Room yang berada di kantor Pusat PPN. Sehingga, petugas bisa langsung memperingatkan pengemudi mobil tangki apabila lampu tanda peringatan menyala.

“Dengan mengetahui adanya kendala lebih dini, para pengemudi mobil tangki tidak perlu was-was lagi ketika sedang berkendara,” sambung Manager ICT Departemen, Giyarto, yang juga pemimpin Tim Research & Development Digitalisasi Mobil Tangki PPN.

Keberhasilan penerapan sensor suhu pada sumbu roda mobil tangki mendorong Giyarto dan tim yang terdiri dari Asrul Rizal, Aditya Munggaran, Haryanto, Hari Dharmawan, Bayu Riyadi, dan Wahyu melakukan digitalisasi sistem penanggulangan kecelakaan pada mobil tangki. Berbagai inovasi pengembangan teknologi dirancang demi mendukung pencapaian zero accident dalam kegiatan operasi PPN. “Serta menekan kerugian finansial bagi perusahaan yang diakibatkan oleh insiden kecelakaan mobil tangki,” jelasnya.

Dari inovasi sensor suhu sumbu roda yang bisa dipantau secara digital dan memberikan peringatan dini kepada pihak-pihak terkait, Giyarto dan Tim berupaya untuk meminimalkan kendala yang berhubungan dengan tekanan ban. Dengan alat khusus, tim bisa mendeteksi mana saja ban yang kurang angin. “Karena ban yang kempes bisa juga menyebabkan mobil tangki mengalami kecelakaan atau membuat pemakaian bahan bakar menjadi boros,” urai Egi, sapaan Giyarto.

Dijelaskan, setidaknya ada 16 fitur dalam digitalisasi informasi mobil tangki, salah satunya berfungsi untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, memonitor kondisi fisik pengemudi, memonitor losses produk yang diangkut, melacak posisi mobil tangki, memeriksa kesesuaian pengemudi dengan mobil tangki yang dikendarai, dan lain-sebagainya.

Banyaknya ide yang bermunculan untuk melakukan inovasi membuat Egi dan Tim menetapkan skala prioritas. Project dengan tingkat urgensi yang lebih tinggi, seperti sistem pengereman mobil tangki, mendapat prioritas untuk diselesaikan lebih dahulu. Tim juga sudah menyusun time frame untuk merampungkan seluruh konsep SmartMT yang telah dirancang inovatif tersebut.

“Satu hal yang pasti, kami akan memproduksi sensor suhu pada tromol mobil tangki secara massal pada Januari 2019. Karena, Pertamina (Persero) sudah minta untuk disediakan 10 unit,” katanya. (sa/ms/ny)

Jakarta, Expostnews.com - Varian warna terbaru perangkat OPPO R17 Pro, Emerald Green yang dibanderol Rp9.999.000, kini bisa di pre-order di Tokopedia dengan cashback khusus senilai Rp1 juta. Kesempatan sesi pre-order yang berlangsung, 7 - 15 Maret 2019 itu menyusul kerja sama yang dijalin kedua perusahaan teknologi tersebut.

Dalam sesi pre-order tersebut, perangkat akan hadir dalam kemasan 100 paket eksklusif ‘The Great Green’ berisi speaker Ultimate Ears Wonderboom Avocado senilai Rp2.090.000 dan voucher OVO Points senilai Rp300.000.

“Keputusan untuk menggandeng Tokopedia sebagai mitra pre-order dilatarbelakangi adanya kesamaan semangat kedua perusahaan untuk membantu konsumen menemukan peluang-peluang baru dalam hidup mereka. Hadirnya OPPO R17 Pro Emerald Green juga menjadi jawaban atas sambutan hangat masyarakat terhadap perangkat OPPO R17 Pro Radiant Mist,” tukas Marketing Director OPPO Indonesia, Alinna Wenxin, Rabu (6/3/2019).

Menurut Alinna, hijau telah menjadi simbol alam, pertumbuhan, ketenangan, kesejukan, dan segala sesuatu yang hidup. Varian ini sangat cocok dengan citra kaum muda yang dinamis namun elegan. “Oleh karena itu, OPPO dan Tokopedia menghadirkan nuansa hijau dalam paket khusus OPPO R17 Pro untuk mewakili semangat sejati kaum muda,” tuturnya.

OPPO R17 Pro Emerald Green memiliki konfigurasi dan spesifikasi yang sama dengan pendahulunya, OPPO R17 Pro Radiant Mist. Perangkat ini hadir dengan fitur unggulan berupa night mode pada kamera utama yang dapat mengambil foto malam hari dengan hasil cerah, kaya warna, dan tajam.

Kamera utama tersebut juga didukung dengan diafragma ganda F/1.5 dan F/2.4 yang mampu mengatur aperture secara otomatis melalui algoritma kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Selain itu, OPPO R17 Pro menerapkan sistem pengisian baterai super cepat SuperVOOC. “Mampu mengisi baterai hingga 40 persen hanya dalam waktu 10 menit,” ujar Alinna.

Pada kesempatan pengumuman kerja sama tersebut, Alinna juga mengatakan, perangkat OPPO R17 Pro memungkinkan pengguna menemukan dan mengabadikan momen hidup terbaik, kapan saja dan di mana saja, sekalipun dalam kondisi minim cahaya. Selain itu, Tokopedia mempunyai visi untuk membangun sebuah ekosistem di mana siapa pun bisa memulai dan menemukan apa pun. “Kami menyambut baik kerja sama ini,” kata Willy Pawitra, Senior Lead Business Partnership Tokopedia.

Terlebih lagi, kata Willy, kategori produk elektronik di Tokopedia, termasuk gadget, setiap tahunnya mengalami pertumbuhan positif. Karena itu, Tokopedia senantiasa berinovasi dan bekerja sama dengan beragam partner untuk membantu masyarakat menciptakan peluang baru dan mendapatkan sesuatu yang lebih.

“Salah satunya bekerja sama dengan OPPO untuk meluncurkan edisi khusus OPPO R17 Pro Emerald Green. Tokopedia selalu berkomitmen dalam memberikan banyak pilihan produk untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna,” ulas Willy.

Menurutnya, saat ini, di Tokopedia sudah lebih dari 100 juta jenis produk yang siap dibeli dengan harga terbaik dan transparan, satu di antaranya berkaitan dengan kebutuhan elektronik yang eksklusif. “Seperti paket eksklusif OPPO R17 Pro Emerald Green ini,” jelasnya.

Bagaimana pengguna menerima produk kerja sama tersebut? Willy mengatakan, OPPO R17 Pro Emerald Green edisi spesial ‘The Great Green’ mulai dikirimkan ke konsumen pada, 15 Maret 2019. Pada hari yang sama, OPPO juga akan memulai penjualan perdana OPPO R17 Pro Emerald Green edisi reguler dengan harga Rp9.999.000 dan cashback sebesar Rp1 juta.

“Konsumen dapat memperoleh edisi reguler ini baik melalui situs e-dagang maupun jaringan penjualan luring seperti OPPO Store di seluruh Indonesia,” katanya.

Sedangkan, untuk spesifikasinya, OPPO menyematkan peranti keras kelas premium ke dalam R17 Pro: prosesor baru irit daya Qualcomm Snapdragon 710 2,2Ghz dengan fabrikasi 10 nanometer, RAM 8GB DDR4x berpadu dengan ColorOS 5.2 berbasis Android 8.1 Oreo untuk sistem operasi yang mulus, dan penyimpanan internal 128GB berjenis UFS 2.1 untuk mengakomodir kebutuhan pengguna atas dokumentasi foto maupun konten video.

Dari sisi konektivitas, OPPO R17 Pro dilengkapi dengan NFC dan dukungan terhadap teknologi VoLTE. Kembalinya Seri R ke Indonesia dan hadirnya variasi untuk seri R menegaskan komitmen OPPO untuk menjangkau segmen premium di Indonesia. (ms/sa/op)

Jakarta, Expostnews.com – Telepon pintar terbaru OPPO yang merupakan anggota seri R dan terlaris di dunia, R17 Pro, kini hadir di pasar smartphone Indonesia. Dengan memadukan kekuatan performa peranti keras dan lunak serta desain yang indah, R17 Pro yang dibanderol Rp 9.999.000 itu juga memiliki performa kamera berkualitas dan berkemampuan foto malam hari.

“Kami yakin OPPO R17 Pro dapat mendukung para profesional muda Indonesia untuk beraktivitas secara lebih efektif dan efisien, baik ketika bekerja maupun bersosialisasi,” ujar Alinna Wenxin, Marketing Director OPPO Indonesia, Jumat (4/1/2019).

Menurut Alinna, sebagai anggota terbaru seri R, R17 Pro yang juga unggul dalam pengisian baterai super cepat itu, OPPO R17 Pro bisa dimiliki konsumen smartphone Indonesia melalui pemesanan yang dibuka mulai 4 Januari sampai 16 Januari 2019 di seluruh gerai resmi OPPO Indonesia dan berbagai e-dagang Indonesia. Khusus bagi pemesanan awal tersebut, pelanggan akan mendapatkan cashback sebesar Rp 1 juta dan speaker JBL Clip 3.

“Tapi, untuk penjualan perdana, dilakukan pada tanggal 17 Januari 2019,” jelas Alinna.

Sementara, kamera utama untuk fotografi berkualitas, OPPO R17 Pro dirancang agar pengguna dapat menghasilkan foto yang lebih terang, detail, dan tajam walaupun dalam kondisi kurang cahaya, seperti malam hari. Keunggulan tersebut dapat terwujud berkat dukungan teknologi AI Ultra-clear Engine, yang merupakan teknologi peningkatan kualitas gambar OPPO yang dapat menembus berbagai keterbatasan peranti keras. “Sehingga, dapat memaksimalkan kualitas bidikan malam hari,” ulas Alinna.

Selain itu, teknologi kamera yang disematkan OPPO di R17 Pro ini adalah Sony IMX 362, sensor kamera utama dengan besaran 12 Megapixel dan teknologi dual-pixel. Hal ini memungkinkan fokus kamera terjadi lebih cepat dan akurat dengan besaran sensor 1/2.55 serta 1.4-micron pixel  sangat mendukung foto malam hari yang lebih baik dan rendah noise.

Dengan diafragma ganda F/1.5 dan F/2.4, kamera OPPO R17 Pro dapat berubah secara otomatis untuk menyesuaikan momen pengambilan gambar dengan kondisi cahaya. Kemampuan diafragma tersebut dapat memastikan gambar yang dihasilkan lebih tajam dan jernih, baik dalam kondisi terang maupun kurang cahaya.

“Di kamera OPPO R17 Pro juga ditanamkan Optical Image Stabilisation (OIS) yang dapat membuat pengambilan gambar lebih stabil. Kemudian, Lensa 7P yang dapat membuat gambar tampil lebih tajam untuk pemotretan malam hari,” urai Alinna.

Untuk kamera depan, OPPO R17 Pro memiliki resolusi 25 Megapixel dengan sensor Sony IMX576 yang dilengkapi diafragma F/2.0 dan didukung real-time HDR. Kehadiran HDR sensor pada kamera swafoto R17 Pro tersebut dapat memberikan hasil yang baik ketika pengguna mengambil foto dalam kondisi latar cahaya yang kuat.

“Selain itu, kamera depan OPPO R17 Pro juga menyediakan delapan juta skema kecantikan yang mampu mencocokkan karakteristik wajah pengguna,” ujarnya.

Menjadi perangkat yang akan memperkuat komitmen OPPO di segmen premium, OPPO membekali R17 Pro dengan berbagai teknologi terkini, seperti inovasi teknologi pengisian daya super cepat SuperVOOC Flash Charge. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk mengisi OPPO R17 Pro mereka sebanyak 40% hanya dalam waktu 10 menit.

“Snapdragon 710. OPPO R17 Pro menjadi ponsel pintar pertama di Indonesia yang ditenagai Snapdragon 710,” kata Alinna.

Memiliki delapan inti berkecepatan 2.2 Ghz dan dibuat dengan fabrikasi 10 nanometer, prosesor ini menawarkan efisiensi daya yang unggul, masa pakai baterai yang tahan lama, dan pengalaman penggunaan perangkat yang lebih baik. Arsitektur Kryo 360 pada Snapdragon 710 yang dibangun di atas teknologi ARM® Cortex™ memungkinkan peningkatan kinerja perangkat hingga 20% secara keseluruhan, penelusuran web 25% lebih cepat, dan waktu peluncuran aplikasi 15% lebih cepat, jika dibandingkan dengan seri Snapdragon 660.

“Corning® Gorilla® Glass 6. OPPO R17 Pro merupakan perangkat pertama OPPO yang mengadopsi Corning® Gorilla® Glass 6. Teknologi layar ini memiliki resistansi jatuh ke permukaan kasar dari ketinggian satu meter rata-rata 15 kali, yang berarti dua kali lipat lebih kuat dibandingkan Gorilla Glass 5,” yakin Alinna.

Deretan teknologi premium lainnya di OPPO R17 Pro adalah Notch dengan bentuk tetesan air yang membuat OPPO R17 Pro memiliki persentase rasio screen-to-body sebesar 91,5%. Dengan layar yang lebih lebar, pengguna dapat lebih nyaman menonton video, bermain game, ataupun bekerja.

“Untuk keamanan, OPPO R17 Pro dilengkapi dengan pemindai sidik jari tersembunyi di bawah layar yang memudahkan pengguna pada saat membuka kunci keamanan. NFC. OPPO R17 Pro memberikan dukungan sistem pembayaran tanpa kabel dengan kehadiran fitur NFC,” jelas Alinna.

OPPO memiliki prinsip untuk menciptakan perangkat dengan desain artistik yang unik. Bermula dari perangkat R15 Nebula Purple, OPPO memimpin industri ponsel pintar dengan membuat warna gradasi menjadi sebuah tren. “Melanjutkan tren tersebut, OPPO R17 Pro mendapatkan balutan gradasi dua arah dengan warna ungu dan biru muda,” katanya.

Gradasi warna tersebut, lanjut Alinna, dibentuk menggunakan lapisan kondensasi cahaya yang memberikan efek laju cahaya pada permukaan perangkat. OPPO R17 Pro juga didukung piranti lunak untuk multitasking dengan membawa 8 GB DDR4 RAM dan memori penyimpanan internal 128GB berjenis UFS 2.1.

“Ini berpadu dengan sitem operasi ColorOS 5.2 berbasis Android 8.1, perangkat ini dapat melakukan multitasking secara mulus. OPPO R17 Pro juga memiliki dual slot Nano-SIM 4G dengan dukungan jaringan VoLTE,” ulas Alinna. (sa/ms/*)

Ini Spesifikasi OPPO R17 Pro :

R17 Pro
Dimensi    157.6mm*74.6mm*7.9mm
183g
Prosesor    Qualcomm Snapdragon 710 2.2 Ghz
Memori    8GB+128GB
Layar    6.4” AMOLED, Waterdrop screen, FHD+2340 x 1080 rasio layar 91.5%, Corning® Gorilla® Glass 6
Kamera    Depan: 25MP (f/2.0) Sony IMX 576
Belakang: 12MP f/1.5-f/2.4) + 20MP (f/2.6) Sony IMX 362 + kamera TOF 3D
Koneksi    WLAN 802.11a/b/g/n/ac
Bluetooth 5.0, NFC
Baterai    2x1850mAh, SuperVOOC Flash Charge, Tipe C
Sistem Operasi    Android 8.1 (ColorOS 5.2)
Jaringan    4G/4G+: TD-LTE, LTE FDD;
3G: WCDMA, TD-SCDMA, CDMA2000
2G: GSM, CDMA
Warna    Radiant Mist
Dukungan lain    Sensor sidik jari tersembunyi untuk membuka kunci: sensor magnetik, sensor cahaya, sensor berjarak, giroskop, sensor gravitasi
OTG
Dual Nano-SIM cards

Cash Back Rp 500.000 di Penawaran Spesial

Surabaya, Expostnews.com - Pasar gadget Indonesia di penghujung tahun 2018, kian semarak saja. Ini setelah Samsung melepas produk terbarunya, Samsung Galaxy A9.

Ponsel pintar dengan 4 kamera belakang (quadruple camera) yang diklaim tercanggih dan pertama di dunia ini merupakan produk yang sangat pas dan sesuai digunakan saat traveling. Varian baru besutan produsen smartphone asal Korea Selatan (Korsel) tersebut dapat menjadi teman setia untuk mengabadikan setiap momen dan objek traveling itu dibanderol Rp 7,9 jutaan.

“Setiap orang sudah mempersiapkan tujuan traveling akhir tahun. Traveling menjadi lebih hemat kalau sudah disiapkan jauh hari. Di mana pun tujuan itu, selalu ada pemandangan, peristiwa, detil, adegan yang ingin direkam dan dibagi dengan teman maupun relasi. Samsung Galaxy A9 merupakan smarphone untuk digunakan saat traveling karena di dukung dengan kamera yang canggih,” urai Head of IT&Mobile Product Marketing Samsung Indonesia, Denny Galant di Surabaya, Jumat (30/11/2018).

Menurut Denny, Samsung memberi penawaran khusus untuk memanjakan konsumen di beberapa kota besar Indonesia, seperti Jakarta dan Surabaya. Penawaran khusus tersebut dibuka dari tanggal, 29 November - 2 Desember 2018 di Central Park Mall, Jakarta dan Pakuwon Mall, Surabaya.

Denny juga menjelaskan, Samsung Galaxy A9 dengan 4 kamera belakang yang nyaman digenggaman dan dipatok harga Rp 7.999.000 tersebut, selain bisa langsung dimiliki, Samsung juga memberikan cash back hingga Rp 500.000. Ia mengatakan, bagi pelanggan Telkomsel mendapat cash back Rp 1.000.000 dengan menggunakan Telkomsel POIN, cicilan 0% dari berbagai bank, serta hadiah langsung battery pack 10.000 mAh senilai Rp 250.000 untuk setiap pembelian Galaxy A9 dan A7. “Hadiah lainnya adalah Harman Kardon Onyx Mini senilai Rp 1.500.000 bagi 25 pembeli regular pertama setiap hari selama periode penawaran spesial ini,” tukasnya.

Bahkan, tambah Denny, diakhir tahun 2018, Samsung juga memberi program menarik, berupa penukaran smartphone bekas segala merek yang bisa tukar tambah lebih dari satu smartphone bekas Galaxy A7 atau Galaxy A9 dan juga mendapat tambahan cash back trade-in sebesar Rp 800.000. “Untuk itu, segera saja masyarakat Surabaya manfaatkan program menarik ini,” ajaknya.

Menyinggung pangsa pasar smartphone, Denny mengakui, Samsung masih menguasai pasar smartphone global hingga dibulan September tahun ini sebasar 30,8%. Penguasaan pasar ini, kata Denny, tidak hanya di pasar global, dan di wilayah Asia saja. “Melainkan, Samsung juga mengambil bagian terbesar 30,57 persen pangsa pasar,” pungkasnya. (ms/sa/al)

Surabaya, Expostnews.com – Inovasi bangunan menara suar/Mercusuar yang tercetus dari gagasan 3 mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya seolah menjadi pengembangan mercusuar yang selama ini ada di Indonesia. Ide bangunan menara suar dari rancangan mahasiswa ITS ini rencananya dibangun di atas laut.

“Tidak seperti mercusuar kebanyakan yang dibangun di atas sebuah pulau. Mercusuar Vateguard, yang merupakan kependekan dari the Private Eye and the Guardian ini dirancang untuk dapat berdiri kokoh di atas laut,” tutur Muhammad Rizky Syarifudin, mahasiswa ITS di Surabaya, Rabu (28/11/2018).

Udin, sapaan akrab Muhammad Rizky Syarifudin ini mengatakan, mercusuar di atas laut tersebut dengan memanfaatkan prinsip bangunan offshore (lepas pantai). Menurutnya, mercusuar ini dibentuk menyerupai Jacket (jenis bangunan lepas pantai yang memiliki kaki dan menancap hingga lapisan tanah di dalam laut).

“Hanya saja, terdapat perbedaan pada rancangan rangka kaki, bahan dasarnya, dan juga adanya mercusuar pada bagian atas bangunannya,” ungkap Udin yang berkolaborasi melibatkan dua mahasiswa ITS lainnya ini.

Udin bersama Ferdita Syalsabila dan Indah Aqnaita Tidar Yasmin dari Departemen Teknik Kelautan ITS ini menjelaskan, bangunan mercusuar ini, tak ubahnya seperti membuat sebuah patok untuk Indonesia. Mercusuar ini, kata Udin, akan menjadi penanda batas wilayah Indonesia bagi pulau-pulau terluarnya. “Di mana saat pulau terluar Indonesia itu akan hilang, maka wilayah Indonesia tidak akan semakin menyempit, tapi masih tetap dengan wilayah utuhnya,” ulas mahasiswa berkacamata ini.

Ia menambahkan, selain berfungsi untuk mencegah pengurangan wilayah karena aturan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), mercusuar tersebut dapat juga dijadikan sebuah pangkalan militer. Alasannya, Mercusuar Vateguard memang dirancang agar mampu menjadi pangkalan militer Angkatan Laut Indonesia, yang di dalamnya terdapat berbagai sarana penunjang pertahanan dan keamanan nasional. “Sekaligus, proyek mercusuar ini turut mengurangi tingkat penangkapan ikan secara ilegal yang dilakukan nelayan luar yang tidak berhak memancing ikan di wilayah Indonesia,” jelas Udin.

Gagasan unik berupa pembuatan mercusuar pada salah satu wilayah terluar perairan Indonesia ini akan menjadi penanda batas wilayah Indonesia. Berdasarkan beberapa penelitian dan jurnal terkait, lanjut Udin, daerah terluar Indonesia yang berupa pulau yang menjadi perwakilan garis pantai wilayah Indonesia berdasarkan acuan ZEE memiliki berbagai ancaman.

“Baik ancaman yang saat ini, maupun sedang terjadi, ataupun yang diperkirakan bakal terjadi dalam beberapa waktu yang akan datang,” ungkap Udin yang didapuk sebagai ketua tim perancang Mercusuar Vateguard dengan antusias.

Dijelaskan, adanya potensi tenggelamnya pulau-pulau kecil di daerah terluar tersebut, dipastikan memberikan berbagai kerugian bagi Indonesia, salah satunya berkurangnya luas daerah Indonesia. Global Warming (pemanasan global) dan gempa bumi disinyalir juga menjadi ancaman lenyapnya pulau-pulau tersebut.

“Kami berharap, gagasan ini dapat dikembangkan lebih matang lagi, khususnya pihak yang berwenang dalam urusan maritim mampu mewujudkannya,” harapnya.

Sementara, ide inovatif ini telah berhasil menyabet juara I pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional (LKTIN) El Nino yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Oseanografi (HIMAOSE) Universitas Diponogoro (Undip), akhir Oktober lalu. Gagasan Mercusuar Vateguard yang diikutkan dalam lomba bertema ‘Meningkatkan Peran Generasi Muda sebagai Lentera Bangsa dalam Membangun Kedigdayaan Nusantara sebagai Negara Poros Maritim’ itu dianggap unik oleh juri dan diyakini mampu menjadi alternatif yang inovatif. (ms/sa/hum)

Surabaya, Expostnews.com – Memperluas eksposure konten animasi di berbagai sektor merupakan visi dari pengembangan animasi di Indonesia pada 2019. Pasalnya, animasi telah menjadi salah satu sub-sektor industri kreatif prioritas yang menjadi fokus untuk dikelola dan dikembangkan bersama dengan sub-sektor aplikasi maupun game developer, termasuk sub-sektor musik.

“Disebut sebagai sub-sektor prioritas, karena ketiga sub-sektor ini berperan sebagai penghela sektor ekonomi lainnya,” ujar Direktur Riset Edukasi dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif, Wawan Rusiawan, Senin (12/11/2018).

Sebagai pihak yang meresmikan, sekaligus narasumber dalam Bekraf Animation Conference (BEACON) 2018 yang dihelat, Selasa (13/11/2018), Wawan menjelaskan, tujuan digelarnya BEACON 2018 adalah, memperkenalkan program-program Bekraf terkait pengembangan ekonomi kreatif kepada pelaku, asosiasi dan masyarakat ekonomi kreatif, khususnya untuk subsektor animasi. Selanjutnya, dalam acara yang bakal diramaikan beragam event, seperti Talkshow, Panel Discussion, Booth Exhibition, Masterclass, dan Animation Sreening ini, harap Wawan, BEACOn 2018 mampu menjembatani kesenjangan jejaring bisnis animasi, antara rumah produksi dengan distributor atau investor nasional dan global.

“Ini untuk memberikan ruang pada talenta muda animasi Indonesia dengan menimba ilmu melalui mentor/tutor yang bereputasi dunia, untuk membangun kolaborasi dengan pelaku utama animasi nasional dan dunia,” ulasnya.

Menurutnya, visi pengembangan animasi ini didasarkan pada asumsi, bahwa pasar global adalah pasar Indonesia itu sendiri. Setidaknya, lanjut Wawan, penguasaan pasar nasional adalah kunci bagi langkah menuju pasar global. “Untuk meningkatkan industri kreatif dan ekonomi kreatif dibidang animasi dan menguji hasil dari penyusunan Grand Strategy sub sektor animasi serta melengkapi database yang berkaitan dengan animasi, dari pendidikan dan industrinya dibutuhkan kegiatan yang berhubungan dengan promosi animasi Indonesia,” kata Wawan menjelang perhelatan BEACON 2018 yang dijadwal pelaksanaannya di Hotel Wyndham Surabaya.

Sementara, narsumber lainnya yang turut meramaikan acara BEACON 2018 adalah Panduan Karir Di Bidang Animasi oleh Faza Sulthon (Hompimpa Studio) dan Prinsip dalam membuat animasi oleh Alfi Zackyelle (Kampoong Monster), Membangun Local Hero oleh Berny Julianto (Neo Paradigm Comics) dan Komik Media Online oleh M. Akbar (Komikus), Distribusi Animasi di Media Sosial oleh Wiryadi ‘Cak Waw’ Dharmawan (Creator Trio Hantu Cs) dan Muhamad ‘Cak Ikin’ Solikin (Creator CuloBoyo), Project Story Animasi D.O.A, Trailer Film Animasi Jagat Eki N.F (MPIC Animation), yang berlangsung dari tanggal 13 November 2018.

Pada saat ini, Bekraf memberikan kesempatan kepada para pelalu industri animasi Indonesia untuk membuka peluang bagi produsen animasi, sekaligus menjual atau menunjukkan produk dan layanan mereka kepada pembeli potensial. “Tentu saja melibatkan stasiun tv, agensi dan investor yang telah berkecimpung dalam industri ini selama bertahun-tahun.” sambung Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf terpisah.

Lebih jauh diungkapkan, sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif, subsektor film, animasi dan video menciptakan nilai tambah atau PDB 2016 sebesar Rp 1.578,2 miliar rupiah. Hal ini seiring dengan pertumbuhan yang mencapai 16,5%, dengan jumlah tenaga kerja yang terserap tercatat sebanyak 39.550 orang.

“Harapan kami, dengan adanya Bekraf Animation Conference (BEACON) ini akan semakin membangun ekosistem animasi Indonesia untuk peningkatan daya saing dan kemandirian bangsa di subsektor animasi demi kemajuan animasi Indonesia” ungkap Triawan. (sa/ms)

Surabaya, Expostnews.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN menyatakan, komitmennya terhadap permintaan daya listrik, guna mendukung ketersediaan listrik untuk mobil listrik di kota manapun. Bahkan, menyusul diorbitkannya mobil listrik rancangan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Senin (30/7/2018) itu, PLN menyatakan, kesiapannya memasok listrik menggunakan energi ramah lingkungan dengan energi baru terbarukan (EBT).

“Ya, komitmen kami memang begitu. Ini sejalan dengan pertumbuhan mobil listrik, seperti mobil listrik buatan ITS,” tutur General Manager (GM) PLN Distribusi Jawa Timur (PLN Disjatim), Bob Saril, Selasa (31/7/2018).

Sinyal positif PLN yang disampaikan Bob Saril itu, juga sebagai upaya mengurangi penggunaan fosil untuk energi listrik. Maka dari itu, kata Bob, terobosan dalam pemanfaatan EBT, khususnya mobil listrik akan sangat terasa manfaatnya.

“Pada kondisi saat ini yang mulai naik adalah harga energi fosil setiap kilogram untuk dikonversi menjadi energi listrik,” ungkapnya sembari meninjau mobil listrik karya mahasiswa ITS yang dikhususkan untuk Rally Dakar 2019 saat Grand Lauching PLN BLITS Explore Indonesia di Gedung Riset Mobil Listrik ITS di kampus ITS Surabaya.

Namun, Bob yakin, di masa mendatang, keberadaan kendaraan bertenaga listrik untuk sarana transportasi, akan menjadi kebutuhan di setiap daerah, bahkan warga Indonesia. Seiring hal itu, PLN komitmen mendukung dunia akademik dalam melaksanakan riset pengembangan mobil listrik agar mampu diproduksi massal.

“Sehingga, masyarakat Indonesia bisa memanfaatkan hasil riset yang dilakukan ITS ini menjadi kenyataan,” harap Bob.

Di acara yang juga dihadiri Rektor ITS, Rektor Universitas Budi Luhur, pejabat Kementerian Kemaritiman, pejabat Pertamina Jawa Timur dan tamu undangan itu, Bob menambahkan, dukungan PLN tidak berhenti sampai pada riset saja, melainkan menyediakan infrastruktur pendukungnya. Dalam hal ini, PLN menyiapkan, Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang selalu ada dimanapun dibutuhkan

“Agar, mobil listrik yang akan meramaikan transportasi massal di Indonesia ini tidak mengalami kesulitan saat melakukan pengisian energi listriknya,” ingatnya.

Sekadar tahu, Pusat Unggulan Iptek Sistem Kontrol Otomotif (PUI-SKO) ITS Surabaya telah merancang tiga seri mobil inovatif. Ketiga mobil inovatif bertenaga listrik, biodiesel dan hybrid yang diluncurkan, Senin (30/7/2018) merupakan hasil kerja sama antara ITS dengan PT PLN (Persero) dan Universitas Budi Luhur Jakarta. Masing-masing dari ketiga mobil listrik inovatif itu diberi nama PLN BLITS, Hybrid Series Kasuari, dan WVO Ford Ranger.

Mobil PLN BLITS merupakan mobil yang diperuntukkan Rally Dakar 2019 dan 100% bertenaga listrik. Mobil dengan tempat duduk hanya dua kursi berukuran tidak terlalu besar itu menggunakan motor berkapasitas energi 50 kilowatt dengan kapasitas mesin sekitar 1.000 cc tanpa air conditioner (AC). Mobil ramah lingkungan karena tidak menghasilkan gas buang tersebut menggunakan baterai 100 kWh, dan ditargetkan mampu menempuh jarak 500 kilometer dalam sekali charge (isi daya). (sa/pto/ms)

Kemenhub Buka Peluang Perusahaan Software

Surabaya, Expostnews.com – Sasrana teknologi berbasis online yang diterapkan penggunaannya untuk program angkutan tol laut, diyakini mampu mencegah praktik monopoli muatan kapal. Hanya saja, aplikasi Informasi Muatan dan Ruang Kapal (IMRK) yang diinisiasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan RI ini belum dimaksimalkan bagi angkutan laut komersil yang dioperatori pelayaran swasta.

“Tahap awal memang untuk angkutan tol laut. Tapi, ke depannya, juga akan diterapkan pada angkutan laut komersil lainnya,” tukas Kasubdit Angkutan Dalam Negeri, Capt. Wisnu Handoko saat memapar sosialisasi dan pelatihan kepada stakeholders di bidang angkutan laut, khususnya para perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) di Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan di PT Pelayaran Nasional (Pelni) Kantor Cabang Surabaya, Kamis (12/4/2018).

Menurut Wisnu, selain mencegah terjadinya monopoli, aplikasi online yang nantinya tersambung dengan Inaportnet tersebut dapat membantu pengendalian data pengguna subsidi, berupa data lengkap perusahaan shipper/pengirim muatan dan penerima muatan. Dijelaskan, aplikasi IMRK ini berisikan kuota dan prioritas muatan, jadwal, standar pelayanan serta penyediaan data valid dan lengkap untuk mempermudah pengambilan keputusan yang tepat dan akuntabel.

“IMRK ini sangat bermanfaat untuk operator kapal juga pemilik barang yang akan mendukung kesuksesan penyelenggaraan program tol laut,” ujar Capt. Wisnu yang hadir dalam sosialisasi bersama Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Antar Lembaga, Buyung Lalana dan didampingi Didik Dwiprasetyo, Vice President Tol Laut dan Barang PT Pelni serta pejabat Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak dan Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya.

Bukan hanya itu. Wisnu juga mengungkapkan, aplikasi IMRK yang disosialisasikan penerapannya itu sangat bermanfaat bagi operator. Sebab, IMRK dapat mengurangi biaya pemasaran, efisien dan transparan, mengurangi risiko, dengan pelayanan online selama 24 jam dan 7 hari. “Begitu juga dengan pemilik barang akan mendapat kenyamanan selama 24 jam dan 7 hari, fleksibilitas, proses yang mudah, dan pelayanan berkualitas,” ulasnya.

Dihadapan 56 perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) di Provinsi Jawa Timur, Wisnu juga mengungkapkan, aplikasi online tersebut merupakan aspek pengendalian disparitas harga melalui pemanfaatan data IMRK untuk pengawasan harga jual oleh distributor layer 1 dan 2. Dikatakan, penerapan aplikasi IMRK ini, mengacu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor. PM.4 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Untuk Angkutan Barang di Laut, serta Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Nomor UM.003/100/11/DJPL-17 tanggal 28 Desember 2017 tentang Persyaratan PSO Penumpang Kelas Ekonomi, Angkutan Laut Perintis, PSO Angkutan Barang di Laut (Tol Laut) dan Angkutan Ternak. “Dalam aturan itu, IMRK ini wajib dilaksanakan penyelenggara pelayanan publik untuk menggunakan IMRK berbasis online,” ingat Wisnu.

Seperti halnya PT Pelni sebagai salah satu operator kapal tol laut yang telah mampu mengembangkan aplikasi IMRK online. Diharapkan, langkah ini bisa segera diikuti operator kapal lainnya untuk turut menjadikan IMRK sebagai basis teknologi dalam bidang pelayanan angkutan laut. “Sehingga, program IMRK pada tol laut ini bisa menjadi leading dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparasi kegiatan angkutan laut dalam negeri ke depan,” tambah Wisnu.

Tujuannya, untuk mengontrol jenis barang yang dikirim sesuai dengan ketentuan peraturan. Dengan harapan, tidak terjadi monopoli dan menyediakan data shipper dan consignee dalam rangka pengendalian disparitas harga.

“IMRK berbasis Online ini, juga menjaga jenis muatan yang diangkut, selain mencegah terjadinya monopoli muatan, sekaligus menjaga subsidi program tol laut oleh Pemerintah dapat berjalan tepat guna dan tepat sasaran. Sehingga, meningkatkan pelayanan program tol laut,” tambah Buyung Lalana.

Sementara, untuk mempersiapkan implementasi IMRK, Ditjen Perhubungan Laut melalui Direktorat Lalulintas dan Angkutan Laut juga memberi pengumuman terbuka bagi seluruh perusahaan di bidang usaha perangkat lunak logistik dan jasa logistik. Kesempatan ini untuk sekaligus berpartisipasi mendukung operator kapal dalam program Angkutan Barang di Laut (Tol Laut) dalam menerapkan IMRK berbasis teknologi informasi sesuai persyaratan dan spesifikasi yang dibutuhkan.

Pengumuman kepada perusahaan perangkat lunak yang berminat menyediakan software yang mampu berintegrasi dengan SOP Pemesanan ruang muat dan penerbitan Shipping Instruction untuk penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik angkutan barang di laut. Disebutkan, perusahaan yang akan menangani IMRK harus mampu menyeleksi prioritas pengangkutan barang kebutuhan pokok serta barang penting, termasuk menyeleksi shipper (pengguna subsidi tol laut) dan mampu menyeleksi consignee (pengguna subsidi tol laut).

Dalam hal ini, perusahaan tersebut juga harus mampu mengatur jatah penggunaan ruang muat antar daerah/pelabuhan tujuan, mampu mengatur jatah penggunaan ruang muat. Perusahaan pelayaran operator kapal tol laut baik BUMN maupun swasta dapat mengembangkan sistem IMRK ini secara mandiri atau menggunakan jasa perusahaan penyedia software IMRK ini. (sa/ms)

Tekan Emisi CO2 Setara Tanam Trembesi

Tuban, Expostnews.com – Gas buang pabrik, jika dimanfaatkan dengan baik, dipercaya mampu menekan dampak emisi CO2. Keyakinan ini semakin nyata, setelah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk/SMGR memroyeksi pemanfaatan gas buang di pabrik Tuban akan mengurangi emisi CO2 sebesar 122.358 ton/tahun.

Pemanfaatan gas buang pabrik tersebut, jika disetarakan sama dengan menanam 4.295 batang pohon trembesi di luasan lahan 96 hektar. Pohon trembesi sendiiri, merupakan pohon terbaik dalam menyerap CO2.

“Karena, satu pohon trembesi mampu menyerap 28,5 ton CO2 per tahun,” tutur Direktur Enjiniring dan Proyek Semen Indonesia, Tri Abdisatrijo dikonfirmasi, Rabu (28/2/2018).

Untuk merealisasikan kepedulian terhadap lingkungan tersebut, kata Tri, SMGR melakukan kerja sama dengan pihak yang berkompeten dalam hal pengolahan gas buang menjadi bermanfaat. Didasari komitmen untuk selalu ramah lingkungan dalam setiap kegiatan operasionalnya, SMGR menjalin kerja sama dengan JFE Engineering Jepang untuk membangun Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) di Pabrik Tuban.

“WHRPG yang kami bangun ini merupakan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara,” katanya.

Menurut Tri, proyek WHRPG di Pabrik Tuban tersebut akan dibangun di seluruh pabrik, mulai Tuban 1, 2, 3 dan 4. Hebatnya lagi, pembangunan WHRPG yang diinisiasi pada tahun 2014 lalu itu, mampu menghasilkan daya listrik sebesar 30,6 MegaWatt (MW). “Dalam operasionalnya, WHRPG ini tidak menggunakan batubara atau BBM, melainkan menggunakan panas dari gas buang operasional pabrik,” ingatnya.

Sementara, CEO Global Enviromental Center (GEC) Foundation Kunihiro Suga mengaku, puas dengan hasil pembangunan WHRPG di pabrik Tuban. Diungkapkan, proyek tersebut sudah dijalankan dengan baik dan akan dilaporkan hasilnya ke Pemerintah Jepang.

“Ya. Saya telah melihat sendiri  dengan naik turun tangga,” tukas Suga dalam kunjungannya ke pabrik Tuban yang didampingi Kepala Bidang Kedeputian Kerjasama Ekonomi Multilateral dan Pembiayaan Kemenko Perekonomian RI, Cahyadi Yudodahono, Selasa (27/2/2018).  

Dijelaskan, pembangunan WHRPG Pabrik Tuban ini merupakan kerja sama Pemerintah Indonesia dengan pemerintah Negeri Sakura melalui skema Joint Crediting Mechanism (JCM). Dalam hal ini, Pemerintah Jepang memberikan subsidi sebesar 11 juta Dolar AS atau sekitar Rp 143 miliar (1:13.000) untuk membangun WHRPG tersebut.

“Semuanya berjalan dengan baik, dan hasilnya memuaskan,” ucap Suga dalam kunjungan yang diterima Direktur Enjiniring dan Proyek Semen Indonesia Tri Abdisatrijo didampingi Direktur Utama Semen Gresik, Mukhamad Saifudin, Direktur Produksi Semen Gresik, Joko Sulistyanto dan Direktur Keuangan Semen Gresik, Ginarko Isnubroto. (ms/sa/hum)

Page 1 of 10