Breaking News
Time: 6:56

Aplikasi IBS Pelindo III Belum Meluas

Wednesday, 26 July 2017 23:08
Suasana bongkar muat kapal (ilustrasi) Suasana bongkar muat kapal (ilustrasi)

Perlu Pencerahan IT 

Surabaya, Expostnews.com – Platform sistem informasi pelayanan jasa pelabuhan berbasis online diketahui belum meluas penerapannya ke seluruh pelabuhan yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)/Pelindo III. Data yang diperoleh menyebut, baru 6 dari 43 pelabuhan cabang yang dikelola Pelindo III yang sudah menerapkan aplikasi Integrated Billing System (IBS) yang diklaim memudahkan para pengguna jasa kepelabuhanan tersebut.

“Tapi, di awal tahun 2017, Pelindo III Tanjung Wangi sudah menginformasikan adanya sistem IBS iin kepada para pengguna jasa,” tandas General Manager Pelindo III Tanjung Wangi, Edy Sulaksono yang baru saja mensosialisasikan IBS, Selasa (18/7/2017) lalu.

Berdasar data tersebut, enam pelabuhan cabang Pelindo III yang telah menerapkan sistem IBS adalah, Tanjung Perak Surabaya, Tanjung Emas Semarang, Gresik, Banjarmasin, Celukan Bawang dan terakhir Pelabuhan Tanjung Wangi. Sedangkan di Tanjung Perak, sistem IBS tersebut sudah diterapkan sejak November 2016. “Pelindo III menargetkan aplikasi IBS diterapkan di seluruh pelabuhannya akhir tahun 2017,” kata Edy.

Sementara, Fahmi Akbar Saputra dari Direktorat Tekhnologi Informasi dan Komunikasi Kantor Pusat Pelindo III mengaku, ada beberapa tantangan dalam penerapan sistem IBS. Sesuai pengalamannya di beberapa pelabuhan cabang Pelindo III yang sudah menerapkan sistem tanpa tatap muka tersebut, pihak IT Pelindo III butuh effort lebih untuk mengedukasi pengguna jasa dengan pencerahan IT.

“Begitu juga dengan sulitnya koneksi jaringan di pelabuhan kecil yang jauh dari kota besar, jauhnya jarak pelabuhan menuju Bank/ATM, pengguna jasa terutama cabang kecil belum familiar dengan teknologi. Itu tantangannya,” cetus Fahmi.

Bahkan, urai Fahmi, di Pelabuhan Celukan Bawang (Bali) terdapat pengguna jasa yang belum pernah menggunakan komputer. Menurutnya, pengguna jasa yang baru menggunakan aplikasi tersebut, merasa sedikit direpotkan dengan sistem mutakhir tersebut. “Karena harus memasukkan data yang mereka butuhkan sendiri ke dalam sistem IBS,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi tantangan tersebut, lanjut Fahmi, telah disiapkan tim khusus pendampingan implementasi aplikasi IBS untuk para pengguna jasa Pelindo III. Pendampingan IT ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Rabu (19/7/2017) hingga Jumat (21/7/2017).

“Pendampingan awal dibuatkan forum di media sosial WA (Whatsapp, red). Di dalam forum itu diikuti para pengguna jasa, Pelindo III dan tim IT Kantor Pusat Pelindo III,” tuturnya. (ms/sa/hum)

Rate this item
(1 Vote)
Read 241 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS