Breaking News
Time: 6:36

Semen Indonesia Bangun WHRPG Terbesar di Asia Tenggara

Wednesday, 28 February 2018 22:34
CEO Global Environmental Center (GEC) Foundation  Kunihiro Suga meninjau langsung pembangkit tenaga listrik bertenga gas buang di pabrik Tuban, Selasa (27/2/2018) CEO Global Environmental Center (GEC) Foundation Kunihiro Suga meninjau langsung pembangkit tenaga listrik bertenga gas buang di pabrik Tuban, Selasa (27/2/2018)

Tekan Emisi CO2 Setara Tanam Trembesi

Tuban, Expostnews.com – Gas buang pabrik, jika dimanfaatkan dengan baik, dipercaya mampu menekan dampak emisi CO2. Keyakinan ini semakin nyata, setelah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk/SMGR memroyeksi pemanfaatan gas buang di pabrik Tuban akan mengurangi emisi CO2 sebesar 122.358 ton/tahun.

Pemanfaatan gas buang pabrik tersebut, jika disetarakan sama dengan menanam 4.295 batang pohon trembesi di luasan lahan 96 hektar. Pohon trembesi sendiiri, merupakan pohon terbaik dalam menyerap CO2.

“Karena, satu pohon trembesi mampu menyerap 28,5 ton CO2 per tahun,” tutur Direktur Enjiniring dan Proyek Semen Indonesia, Tri Abdisatrijo dikonfirmasi, Rabu (28/2/2018).

Untuk merealisasikan kepedulian terhadap lingkungan tersebut, kata Tri, SMGR melakukan kerja sama dengan pihak yang berkompeten dalam hal pengolahan gas buang menjadi bermanfaat. Didasari komitmen untuk selalu ramah lingkungan dalam setiap kegiatan operasionalnya, SMGR menjalin kerja sama dengan JFE Engineering Jepang untuk membangun Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) di Pabrik Tuban.

“WHRPG yang kami bangun ini merupakan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara,” katanya.

Menurut Tri, proyek WHRPG di Pabrik Tuban tersebut akan dibangun di seluruh pabrik, mulai Tuban 1, 2, 3 dan 4. Hebatnya lagi, pembangunan WHRPG yang diinisiasi pada tahun 2014 lalu itu, mampu menghasilkan daya listrik sebesar 30,6 MegaWatt (MW). “Dalam operasionalnya, WHRPG ini tidak menggunakan batubara atau BBM, melainkan menggunakan panas dari gas buang operasional pabrik,” ingatnya.

Sementara, CEO Global Enviromental Center (GEC) Foundation Kunihiro Suga mengaku, puas dengan hasil pembangunan WHRPG di pabrik Tuban. Diungkapkan, proyek tersebut sudah dijalankan dengan baik dan akan dilaporkan hasilnya ke Pemerintah Jepang.

“Ya. Saya telah melihat sendiri  dengan naik turun tangga,” tukas Suga dalam kunjungannya ke pabrik Tuban yang didampingi Kepala Bidang Kedeputian Kerjasama Ekonomi Multilateral dan Pembiayaan Kemenko Perekonomian RI, Cahyadi Yudodahono, Selasa (27/2/2018).  

Dijelaskan, pembangunan WHRPG Pabrik Tuban ini merupakan kerja sama Pemerintah Indonesia dengan pemerintah Negeri Sakura melalui skema Joint Crediting Mechanism (JCM). Dalam hal ini, Pemerintah Jepang memberikan subsidi sebesar 11 juta Dolar AS atau sekitar Rp 143 miliar (1:13.000) untuk membangun WHRPG tersebut.

“Semuanya berjalan dengan baik, dan hasilnya memuaskan,” ucap Suga dalam kunjungan yang diterima Direktur Enjiniring dan Proyek Semen Indonesia Tri Abdisatrijo didampingi Direktur Utama Semen Gresik, Mukhamad Saifudin, Direktur Produksi Semen Gresik, Joko Sulistyanto dan Direktur Keuangan Semen Gresik, Ginarko Isnubroto. (ms/sa/hum)

Rate this item
(1 Vote)
Read 63 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS