Breaking News
Time: 9:03

Huawei Raih Peringkat 88 Pemegang Merek Nilai Tertinggi

Wednesday, 07 June 2017 23:45

Diumumkan 'The Most Valuable Brands 2017’ Forbes

Jakarta, Expostnews.com – Huawei, kini menyandang sebagai pemegang peringkat merek dengan nilai tertinggi di dunia. Huawei berhasil menembus daftar bergengsi di urutan ke-88 dengan nilai merek sebesar USD 7,3 miliar atau setara dengan Rp 98,6 triliun.

“Nilai ini naik sebesar 9 persen jika dibandingkan tahun lalu. Pengumuman ini secara resmi dilansir Forbes dalam daftar ‘The Most Valuable Brands 2017’,” tukas Adytia Raflein, Marketing & Public Relations Manager Consumer Business Group PT Huawei Tech Investment, Rabu (7/6/2017).

Dijelaskan, berkat pengakuan merek Huawei oleh konsumen di seluruh dunia itu, Huawei mampu menjadi salah satu pemain unggul di industri teknologi dengan pertumbuhan pesat di tahun 2016. Di awal 2017, Huawei semakin membuktikan dengan komitmen jumlah pengapalan unit smartphone yang tumbuh secara stabil.

“Berdasarkan data dari lembaga penelitian ternama seperti IDC, SA, dan Trendforce, jumlah pengapalan unit smartphone Huawei menduduki peringkat ke-3 di dunia dan peringkat pertama di Tiongkok, serta mempertahankan posisi untuk segmen teratas di pasar internasional,” paparnya.

Dengan didukung inovasi desain terbaik pada seri P dan Mate, lanjut Adytia, Huawei mampu mempengaruhi segmen kelas atas. Selain itu, Huawei P9 dan P9 Plus berhasil terjual sebanyak lebih dari 12 juta unit di seluruh dunia, hingga menjadikan Huawei sebagai smartphone flagship pertama yang berhasil terjual lebih dari 10 juta unit.

“Seri terbaru Huawei, P10 telah dirilis resmi secara global, berkolaborasi dengan Pantone sebagai otoritas warna terbaik di dunia, dengan menghadirkan warna Greenery yang disambut dengan antusias oleh konsumen dunia,” aku Adytia.

Menurutnya, terplihnya Huawei setelah Forbes memilih 100 merek dengan nilai tertinggi setiap tahunnya dari lebih 200 merek internasional di seluruh dunia. Tahun ini, 100 merek yang berhasil masuk ke dalam daftar bergengsi tersebut berasal dari 15 negara dengan 56 kursi yang dikuasai merek-merek asal Amerika Serikat. “Seperti, merek-merek dari Jerman, Perancis, dan Jepang. Mereka turut menguasai daftar bergengsi ini dengan jumlah masing-masing 11, 7, dan 6 kursi,” papar Adytia.

Lebih jauh diungkapkan, dalam pengembangan merek, Huawei berintegrasi dengan berbagai pemasar kelas dunia untuk membuat berbagai inovasi rencana pemasaran terbaik. Setelah resmi meluncurkan Huawei P10, Huawei menjalin kerjasama dengan VOGUE, majalah fesyen ternama dunia, dan meluncurkan kampanye reproduce iconic photos dengan mengguanakan varian P10. “Yang sudah pasti, secara kualitas dari foto Leica Portrait menjadi fokus utama dari Huawei P10,” katanya.

Bukan hanya itu, Huawei juga menjalin kerjasama dengan Saatchi Gallery dalam menggelar pameran foto-foto selfie ke tingkatan yang lebih tinggi dengan mengangkat tema ‘From Selfie to Self Expression’. Berbagai acara global ini tidak hanya mentransmisikan konsep merek Huawei, namun juga menghubungkan Huawei dengan gaya hidup dan emosi para konsumen. “Sekaligus, menciptakan hubungan emosional yang lebih kuat dengan konsumen global,” tutur Adytia.

Peningkatan pengaruh merek Huawei telah diakui oleh beberapa institusi ternama di dunia. Selain menempati salah satu merek dengan nilai tertinggi di daftar ’The Most Valuable Brand 2017’ dari Forbes, Huawei juga terpilih dalam berbagai daftar-daftar bergengsi untuk merek terbarik lainnya.

“Bahkan, Oktober 2016, Huawei menempati posisi ke-72 dari daftar 100 merek terbaik di dunia keluaran Interbrand,” jelasnya.

Dengan begitu, lanjut Adytia, hal ini menempatkan Huawei sebagai perusahaan teknologi pertama yang melakukan lompatan drastis dalam peringkat daftar tersebut. Huawei juga menempati posisi ke-40 dari daftar ‘Global 500’ untuk merek-merek dengan nilai tertinggi di tahun 2017. “Artinya, Huawei naik 7 posisi dari tahun 2016,” singkatnya.

Tanpa diragukan lagi, teknologi menjadi industri yang berhasil menyumbangkan merek dengan nilai tertingi dan paling banyak di dalam daftar merek dunia dengan jumlah 18 kursi. Di antara 15 peringkat pertama, 9 posisi ditempati perusahaan teknologi, dan Apple masih menduduki posisi nomor 1 selama 7 tahun berturut-turut.

“Industri lainnya yang ikut ambil bagian dengan banyak posisi di dalam daftar ini adalah industri perbankan dengan 13 kursi,” ulas Adytia dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi Expostnews.com.

Selanjutnya, kata Adytia, American Express menjadi merek dengan posisi tertinggi di dalam kategori tersebut. Apalagi, setelah mengukir nilai merek sebesar USD 24,5 miliar atau setara dengan Rp 330,7 triliun di posisi ke-22. “Termasuk, industri fast moving consumer goods atau FMCG menyumbangkan 12 kursi, dengan posisi tertinggi di dalam kategori tersebut ditempati Gillete setelah mengukir nilai merek sebesar USD 19,2 miliar atau setara Rp 259,2 triliun di posisi ke-28,” paparnya. (sa/ms/hwi)

Rate this item
(1 Vote)
Read 127 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS