Breaking News
Time: 5:01

113 Kendaraan Angkutan Online Peroleh Izin Operasi di Jatim

Thursday, 04 January 2018 14:47
Gubernur Jatim, Soekarwo disela melaunching pengoperasian angkutan sewa khusus online yang sudah mendapatkan izin dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (4/1/2018) Gubernur Jatim, Soekarwo disela melaunching pengoperasian angkutan sewa khusus online yang sudah mendapatkan izin dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (4/1/2018)

Surabaya, Expostnews.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur/Dishub Jatim menetapkan, 113 kendaraan angkutan online yang diizinkan dari jumlah persetujuan prinsip sebanyak 2.418 unit. Sedangkan, berdasarkan data perkembangan proses izin hingga 3 Januari 2018, disetujui 9 perusahaan dari 31 perusahaan yang mengajukan izin dengan jumlah persetujuan prinsip terhadap kendaraan sebanyak 2.418 unit kendaraan di Dishub Jatim.

“Untuk kuota angkutan online di Jatim sendiri mengacu pada Pergub Jatim No. 188/375/KPTS/103/2017, ada 4.445 kendaraan, yang terdiri dari 3.000 unit untuk wilayah Grebangkertosusila, 225 unit di Malang Raya, dan sisanya daerah lain di Jawa Timur,” tukas Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Benny Sampir Wanto di ruang kerjanya usai launching kendaraan online yang mewakilii wilayah Gresik, Madura, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Jombang, Pasuruan dan Malang Raya (Gremakertosusila Plus), Kamis (4/1/2018).

Bagaimana dengan tarifnya? Benny mengungkapkan, tarif kendaraan online ini, menyesuaikan Peraturan Dirjen Perhubungan Darat No. SK.3244/AJ.801/DJPD/2017 tentang Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Angkutan Sewa Khusus. Dalam peraturan tersebut ditetapkan besaran tarif angkutan sewa khusus online di Jatim sebesar Rp 6.000/km batas atas dan Rp3.500/km batas bawah.

“Para pengusaha dan pengemudi angkutan online agar mematuhi peraturan yang berlaku,” tukas Kadishub Jatim, Wahid Wahyudi saat mendampingi Gubernur Jatim, Soekarwo disela melaunching pengoperasian angkutan sewa khusus online yang sudah mendapatkan izin dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya pagi tadi.

Aturan yang dimaksud, lanjut Wahid, khususnya Peraturan Menteri Perhubungan No. 108 Tahun 2017 tentang kewajiban pelayanan, dan syarat-syarat kendaraan angkutan sewa khusus/online. Selain itu, regulasi yang harus dipatuhi adalah Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/375/KPTS/103/2017 tentang batas quota kendaraan Angkutan Sewa Khusus. “Saya juga meminta, bagi perusahaan aplikasi dibidang transportasi darat, agar memperhatikan larangan-larangan yang telah diatur dalam Permenhub,” tuturnya.

Apa itu? Wahid menjelaskan, larangan tersebut seperti memberikan layanan akses aplikasi terhadap perusahaan angkutan umum yang belum memiliki izin penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek. Wahid juga mengingatkan, agar mematuhi larangan memberikan layanan akses aplikasi kepada perorangan, serta merekrut pengemudi. “Demikian pula, larangan menetapkan tarif, serta memberikan promosi tarif di bawah tarif batas bawah yang telah ditetapkan,” ingatnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wahid menandaskan, tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk perizinan angkutan online. Dishub Jatim, kata Wahid, telah menyiapkan ruang konsultasi khusus dan pendaftaran izin secara online. “Silakan buka di alamat website : sipa.jatimprov.go.id,” katanya.

Bahkan, Dinas Perhubungan bekerjasama dengan Poltekbang Surabaya, guna memberikan peluang pendidikan untuk 100 pengemudi online. Sarana tersebut, kata Wahid, agar pengemudi lebih terampil dalam mengemudikan kendaraan angkutan online. “Sampai nanti memperoleh SIM A umum secara gratis,” janjinya. (sa/ms/hum)

Rate this item
(1 Vote)
Read 104 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS