Breaking News
Time: 9:38

Sepakat, PGN-ASDP Operasikan Kapal Roro Berbahan Bakar Ganda Merak-Bakauheni

Tuesday, 25 July 2017 23:16
Kika : Direktur Strategi Bisnis dan Pengembangan PGN Gigih Prakoso, Dirut PGN Jobi Triananda Hasjim, Dirut ASDP Faik Fahmi dan Direktur Teknik dan Operasional ASDP La Mane di Kantor PGN, Selasa (25/7/2017) Kika : Direktur Strategi Bisnis dan Pengembangan PGN Gigih Prakoso, Dirut PGN Jobi Triananda Hasjim, Dirut ASDP Faik Fahmi dan Direktur Teknik dan Operasional ASDP La Mane di Kantor PGN, Selasa (25/7/2017)

Jakarta, Expostnews.com – Pemanfaatan gas bumi secara nasional kini semakin meluas. Buktinya, pemanfaatan energi bersih yang ‘dipromotori’ PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) ini mampu mengoperasikan moda transportasi laut yang dioperatori PT Angkutan Sungai Danau dan Perairan (ASDP) Indonesia Ferry.

“Kami terus berupaya meningkatkan pemanfaatan gas bumi dari berbagai sektor, termasuk di antaranya transportasi laut, seperti di kapal baru berbahan bakar ganda (dual fuel) di lintasan Merak (Banten) – Bakauheni (Lampung) yang dioperatori PT ASDP Indonesia Ferry,” kata Direktur Utama (Dirut) PGN Jobi Triananda Hasjim, Selasa (25/7/2017).

Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) joint study pengoperasian kapal baru berbahan bakar ganda (dual fuel) di lintasan Merak (Banten) – Bakauheni (Lampung) dengan PT ASDP Indonesia Ferry itu, Jobi mengatakan, PGN dan ASDP dapat melakukan kajian bersama terhadap pengoperasian kapal baru dual fuel di Merak-Bakauheni. Dengan kerja sama ini kapal baru tersebut akan melintas di Merak-Bakauheni menggunakan dua bahan bakar berkomposisi 70% Liquefied Natural Gas (LNG) dan 30% solar.

“Kami senang dengan kerja sama yang terus berkelanjutan antara PGN dengan ASDP ini. Dengan ini, kami juga mendukung program Nawacita Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang mendorong pembangunan di bidang kemaritiman,” tukas Jobi yang ikut menyaksikan kesepakatan kerja sama kedua BUMN yang ditandatangani Direktur Strategi Bisnis dan Pengembangan PGN, Gigih Prakoso dan Direktur Teknik dan Operasional ASDP La Mane di Kantor Pusat PGN, Jalan Zainul Arifin, Jakarta Pusat.

Jobi menjelaskan, kedua BUMN memilih lintasan Merak-Bakauheni dikarenakan lintasan tersebut menghubungkan dua pelabuhan penumpang terbesar di Indonesia. Dengan adanya kapal baru ini, PGN dan ASDP turut mendukung kebutuhan proyek dermaga eksekutif yang ditargetkan beroperasi pada Agustus 2018. “Kami berharap kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) baru berbahan bakar ganda ini akan menjadi pilot project di lintasan tersebut,” ujar Jobi.

Sementara, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi merespon positif kesepakatan antara ASDP dengan PGN terkait kajian bersama pengoperasian kapal baru dual fuel di Merak-Bakauheni tersebut. Ia mengaku, kerja sama ini sejalan dengan Peraturan Presiden RI Nomor 5 Tahun 2006 Tentang Kebijakan Energi Nasional dan peraturan internasional terkait pengaturan bahan bakar gas untuk kapal, diantaranya International Maritime Organization (IMO), IGF Code, MARPOL Annex VI, International Organization for Standardization (ISO) dan ISO 28460:2010 – Installation and Equipment for LNG Ship to Shore Interface and Port Operations.

“Kami berharap, penggunaan bahan bakar dari kapal baru yang akan melintas di Merak-Bakauheni akan lebih efisien, dan ramah lingkungan, karena  menggunakan dua bahan bakar dengan komposisi 70 persen LNGdan selebihnya solar,” tutur Faik Fahmi yang juga menyaksikan penandatanganan kesepakatan kedua belah pihak.

Menurutnya, kajian bersama terkait bahan bakar ganda tersebut, PT ASDP dapat mengoperasikan kapal Ro-Ro dengan tenaga yang lebih besar, namun menggunakan bahan bakar yang lebih efektif dan efisien. “Harapan kami, hasil kajian bersama ini bisa feasible terhadap kapal maupun di lintasan penyeberangan yang akan dioperasikan ASDP. Tentunya, hal ini juga memperhitungkan fasilitas pendukung di darat serta seluruh kajian bisnis dan operasionalnya,” harap Faik.

Apalagi, lanjut Faik, tahun ini PT ASDP tengah melakukan percepatan aktivitas bisnis komersial perusahaan dalam mencapai excellent services yang ditarget perusahaan dalam lima tahun mendatang. Kerjasama yang bukan kali pertama dilakukan ASDP dengan PGN ini, lanjut Faik, bukan semata sinergi antar BUMN, melainkan jauh memberikan benefit yang tidak hanya menguntungkan kedua belah pihak. “Tapi juga mendukung kepentingan nasional terkait penghematan bahan bakar solar yang mulai langka dengan memaksimalkan pemanfaatan gas bumi,” tuturnya.

Sebelumnya, pada akhir Desember 2016, kedua perusahaan negara tersebut juga telah melakukan kerja sama joint study pengoperasian kapal baru berbahan bakar ganda di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Selain menyusun rencana, ruang lingkup kerja sama juga mencakup kajian bersama pengadaan kapal baru yang meliputi aspek teknis, komersial, dan legal.

“Setelah itu, kedua pihak akan membuat laporan, rekomendasi, dan rencana tindak lanjut kerja sama tersebut. Jika dalam kesepakatan ini keduanya perlu tambahan pihak lain, proses pengadaan pun dapat dilakukan oleh pihak ketiga,” tambah Jobi.

Menurutnya, serupa dengan sebelumnya, perjanjian antara PGN dengan ASDP memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau satu tahun. Jangka waktu tersebut dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis antara kedua BUMN. “Kami terus berupaya menyebarluaskan pemanfaatan gas bumi sebagai energi baik ke berbagai sektor ekonomi di Indonesia, salah satunya sektor transportasi,” ingatnya.

Sekadar tahu, PGN adalah perusahaan nasional Indonesia terbesar di bidang transportasi dan distribusi gas bumi yang berperan besar dalam pemenuhan gas bumi domestik. Saat ini, dengan lebih dari 7.278 kilometer pipa transmisi dan distribusi yang berhasil dibangunnya, PGN berhasil menyalurkan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan domestik setara dengan 23 juta liter per hari. PGN menyuplai gas bumi ke pembangkit listrik, industri, usaha komersial termasuk restoran, hotel dan rumah sakit, SPBG, serta rumah tangga. (sa/ms)

Rate this item
(0 votes)
Read 94 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS