Breaking News
Time: 9:38

Aplikasi Ini Mudahkan Sandar dan Deteksi Jumlah Kapal Dibongkar

Wednesday, 26 July 2017 22:19
General Manager (GM) Pelindo III Tanjung Wangi, Edy Sulaksono menggelar sosialisasi aplikasi IBS dengan para pengguna jasa, Selasa (18/7/2017) General Manager (GM) Pelindo III Tanjung Wangi, Edy Sulaksono menggelar sosialisasi aplikasi IBS dengan para pengguna jasa, Selasa (18/7/2017)

Banyuwangi, Expostnews.com – Sesuatu yang sebelumnya tidak mungkin, kini bukan lagi mustahil dilakukan para pengguna jasa dibidang kepelabuhanan. Terbukti, para pengguna jasa semakin mudah mengetahui jumlah kapal yang sandar dan dibongkar setiap harinya di pelabuhan.

“Dengan adanya sistem IBS yang diterapkan Pelindo III dapat menghemat waktu dalam mengajukan permohonan sandar kapal, dan bisa mengestimasi perhitungan biaya yang langsung diketahui tanpa menunggu lama,” aku Danu, seorang pengguna jasa Pelindo III dari PT Adhiguna Putera, Rabu (26/7/2017).

Menurutnya, ada beberapa manfaat dari penerapan aplikasi Integrated Billing System (IBS) yang dilaksanakan dihampir semua pelabuhan yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)/Pelindo III. Selain mudah mengetahui jumlah kapal yang dibongkar dan efisien dalam pengajuan sandar kapal, sistem IBS Pelindo III juga transparan biaya, hemat kertas, kemudahan trucking dalam permohonan serta pelayanan.

“Penerapan sistem IBS dapat mempercepat pelayanan dan bisa mengurangi tatap muka langsung antara Pelindo III dengan pelanggan jasa kepelabuhanan,” ujar General Manager (GM) Pelindo III Tanjung Wangi, Edy Sulaksono terpisah.

Edy mengaku, Pelindo III Tanjung Wangi telah melakukan sosialisasi ke pihak eksternal terkait pengenalan proses bisnis aplikasi IBS, pada Selasa (18/7/2017). Sosialisasi IBS yang berlangsung di ruang rapat kantor Pelabuhan Tanjung Wangi tersebut diikuti 19 perwakilan Perusahaan Bongkar Muat (PBM) dan perusahaan pelayaran seperti, PT Pelni, Pertamina serta Djakarta Lloyd.

“Enam pilar yang menjadi unggulan pelayanan berbasis teknologi informasi IBS ini adalah, E-Regristration, E-Booking, E-Payment, E-Billing, E-Care dan E-Trucking. Penerapan sistem IBS ini juga merupakan amanat Kementerian BUMN yang mewajibkan Badan Usaha Pelabuhan untuk menerapkan single billing berbasis teknologi informasi ini,” tukas Edy.

Dikatakan, guna memberikan kemudahan bertransaksi dalam hal pembiayaan serta pembayaran, Pelindo III Tanjung Wangi bekerjasama dengan beberapa bank, diantaranya Bank Jatim, Mandiri, dan BNI. Ia menuturkan, dalam uji coba aplikasi IBS, tidak ditemukan kendala dalam pengoperasiannya. “Karena, aplikasi ini cukup kompatibel untuk diakses dengan menggunakan segala jenis gadget,” yakinnya.

Seperti diketahui, para pengguna jasa kepelabuhanan Pelindo III tidak perlu lagi datang ke kantor Pelindo III untuk mengajukan permohonan sandar kapal. Cukup dengan menggunakan aplikasi IBS, dengan alamat Web : anjungan.pelindo.co.id, para pengguna jasa kepelabuhanan sudah dapat mengajukan permohonan sandar kapal. Berdasar kemampuannya, aplikasi IBS tersebut merupakan platform sistem informasi pelayanan jasa pelabuhan berbasis online yang mudah di akses pengguna jasa kepelabuhanan dimanapun dan kapanpun. (sa/ms/hum)

Rate this item
(0 votes)
Read 172 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS