Breaking News
Time: 10:54

Perdana, TPS Layani MV Holsatia Inggris Bervolume Angkut 4.600 TEUs

Saturday, 06 April 2019 19:40

Surabaya, Expostnews.com – Kemampuan dan pelayanan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), sebagai pengelola terminal peti kemas terbesar di wilayah timur Indonesia, benar-benar diperhitungkan. Apalagi, setelah kedatangan kapal berkapasitas angkut besar MV Holsatia di kade 699-980 (berth 04) TPS, Sabtu (6/4/2019),

“Ini sejarah baru di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, khususnya di TPS,” tutur Kepala Humas PT TPS Surabaya, Muchammad Solech.

Menurutnya, MV Holsatia yang sandar dan bongkar muat peti kemas itu merupakan kapal perdana dengan kapasitas muat terbesar yang pernah dilayani TPS. Kapal berbendera United Kingdom ini, kata Solech, mampu memuat dan mengangkut volume peti kemas dI atas 3.100 box atau 4.600 TEUs. “Sebelumnya, TPS melakukan bongkar muat dengan volume satu kapal rata-rata 1.700 sampai dengan 2.000 box atau 2.700 TEUs hingga 3.200 TEUs,” tuturnya.

Dijelaskan, kapal Panamax dengan Length Over All (LOA) 261 meter, berat 39.941 ton dan draft 11,5 meter ini mempunyai rute Singapura-Surabaya-Singapura dan dioperasikan secara bergantian oleh konsorsium perusahaan pelayaran Ocean Network Express (ONE) beserta 9 perusahaan pelayaran Iainnya. Rencananya, layanan untuk kapal besar tersebut diberikan setiap hari Rabu dan Sabtu dengan volume bongkar muat yang relatif sama.

“Ya, sejak tahun 2016, pengoperasian kapal dengan kapasitas muat lebih dari 4.000 TEUs di TPS terus meningkat, terutama untuk mendukung perdagangan di rute-rute Inter Asia,” ingat Solech.

Buktinya, peningkatan arus petikemas intemasional melalui TPS periode Januari-Maret tahun 2019 tercatat 321.958 TEUs atau meningkat 7,16% dibanding periode Januari-Maret tahun 2018 yang hanya sebesar 300.437 TEUs. Hal ini juga tak lepas dari upaya berbenah yang dilakukan TPS dengan melakukan pendalaman kolam dermaga internasional.

“Dari semula -10,5 mLWS menjadi sama dengan kedalaman Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), -13 mLWS. Ini yang menjadikan TPS mampu melayani kapal intemasional ukuran Panamax,” ulas Solech.

Selain itu, TPS juga menambah 3 unit Container Crane (CC) di awal tahun 2017 dengan spesifikasi Twin Lift. CC dengan spesifikasi terbaik di Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitamya ini mampu mengangkat 2 peti kemas sekaligus dan jangkauan 16 baris. ”Tiga unit CC twin lift ini kami alokasikan untuk proses bongkar muat MV Holsatia,” aku Solech.

Dengan CC terbaik ini, lanjut Solech, rencana waktu bongkar muat bisa dimaksimalkan sampai 50 jam atau rata-rata 84 peti kemas per jam. TPS juga menyiapkan Pandu dan kapal tunda untuk membantu mengefisiensikan waktu sandar dan berangkat kapal di TPS.

“Ditambah dengan penggantian mesin diesel menjadi Iistrik mampu meningkatkan kinerja bongkar muat per crane menjadi 27,7 peti kemas/crane/jam dibanding sebelumnya yang rata-rata 25 peti kemas/crane/jam,” yakin Solech.

Terpisah, Direktur Utama (Dirut) PT Terminal: Petikemas Surabaya, Endot Endrardono memastikan, perubahan dalam industri kepelabuhanan di TPS adalah menerapkan efisiensi dan tetap menjaga derajat layanan terbaik kepada pengguna jasa. “Perubahan adalah dinamika yang menyenangkan. TPS siap menjadi pemimpin di era perubahan dinamis ini,” ungkapnya. (sa/ms/san)

Rate this item
(0 votes)
Read 46 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS