Breaking News
Time: 9:36

Isian Penumpang 2015 Singapore Airlines Meroket 78 Persen

Sunday, 20 December 2015 00:15
Pesawat Singapore Airlines Pesawat Singapore Airlines

Jakarta, Expostnews.com - Sistem angkutan penumpang Singapore Airlines (SIA) menjelang akhir tahun ini meningkat 2,0% dibanding setahun sebelumnya. Lonjakan yang diukur melalui pendapatan penumpang tiap kilometer per November 2015 itu turut mendongkrak tingkat keterisian penumpang (Passenger Load Factor) dari sebelumnya 3,1% menjadi 78.8%.

“Ini berbanding terbalik dengan penurunan kapasitas tahun sebelumnya sebesar 1,9 persen yang diukur dalam kilometer kursi yang tersedia,” kata Glory Henriette, Manager Public Relations, Singapore Airlines, Sabtu (19/12/2015).

Glory menjelaskan, naiknya tingkat keterisian penumpang (PLF) itu terjadi di seluruh wilayah. Ini dikarenakan, beberapa penyesuaian selektif terhadap kapasitas dan kegiatan promosi yang dilakukan di pasar-pasar yang relevan.

“Sistem angkutan penumpang SilkAir meningkat 9,8 persen dibandingkan pertumbuhan kapasitas periode yang sama tahun lalu (year-on year) sebesar 9,3 persen,” ingatnya.

Menurutnya, pertumbuhan angkutan penumpang tersebut melebihi pertumbuhan kapasitas untuk wilayah Asia Timur dan Pasifik yang mendorong PLF meningkat 0,5%. Sedangkan, di wilayah Asia Barat, pertumbuhan kuat dalam angkutan penumpang tidak dapat mengimbangi pertumbuhan kapasitas. “Menyebabkan, penurunan tingkat isian penumpang (PLF) sebesar 0,9 persen,” akunya.

Sementara, Scoot meluncurkan layanan penerbangan ke kota keempatnya di Australia, Melbourne, pada bulan November 2015. Layanan tersebut bersamaan dengan pengenalan layanan penerbangan ke Osaka dan Kaohsiung pada bulan Juli 2015 dan Hangzhou pada bulan Oktober 2015.

“Jaringan penerbangan Scoot telah berekspansi ke 16 titik. Oleh karenanya, kapasitas sistem angkutan penumpang Scoot meningkat sebesar 42,4 persen seiring dengan penambahan armada operasi,” jelas Glory.

Dari enam pesawat (tipe 777) tahun lalu, kini menjadi 10 pesawat yang 9 diantaranya adalah pesawat tipe 787 dan satu pesawat tipe 777. Sistem angkutan penumpang Scoot meningkat sebesar 47,2% dibandingkan pertumbuhan kapasitas periode yang sama tahun lalu (year-on-year). “Oleh karenanya, PLF meningkat sebesar 2,7 persen menjadi 83,6 persen,” papar Glory di press rilisnya, Jumat (18/12/2015).

Begitu juga dengan sistem angkutan penumpang Tigerair pada bulan November 2015 yang terdorong meningkat sebesar 0,3% dibandingkan dengan penurunan kapasitas periode yang sama tahun lalu (year-on year) sebesar 2,8%. Oleh karenanya, tingkat isian penumpang (passenger load factor) mengalami peningkatan sebesar 2,6% menjadi 83,1%.

“Tapi, secara keseluruhan tingkat keterisian kargo (cargo load factor - CLF) menurun sebesar 1,2 persen,” ingatnya.

Namun demiian, lalu lintas kargo yang diukur dalam kilometer-ton-angkutan ini tumbuh sebesar 5,4%. Pasalnya, pertumbuhan lalu lintas tidak dapat mengimbangi ekspansi kapasitas sebesar 7,4%. “Tingkat isian untuk rute Pasifik Barat Daya memang meningat, tetapi menurun untuk wilayah lainnya,” paparnya. (esp9)

Rate this item
(0 votes)
Read 179 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS