Breaking News
Time: 5:07

Beli Lahan 367 Hektar, PTPN XI Niat Kembangkan Potensi Agrowisata Situbondo

Tuesday, 09 January 2018 23:48
Taman Nasional Baluran (ilustrasi) Taman Nasional Baluran (ilustrasi)

Buka 20 Resor di Taman Nasional Baluran

Situbondo, Expostnews.com – Prospek bisnis agrowisata di kawasan sekitar Taman Nasional Baluran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur cukup menjanjikan. Tak urung, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI pun tertarik mengembangkan potensi bisnis agrowisata dan industri gula yang menjadi core business perusahaan, sebagai destinasi wisata baru di kawasan sekitar Taman Nasional Baluran.

“Lahannya sudah kami beli, luasnya mencapai 367 hektar,” tutur Direktur Utama (Dirut) PTPN XI, M. Cholidi, Selasa (9/1/2018).

Rencananya, kata Cholidi, di lahan yang sudah disiapkan tersebut, PTPN XI akan membangun 20 unit resort yang dilengkapi dengan wisata outbond. Menariknya, resor yang kini dalam tahap pembangunan itu, terdapat pantai Baluran yang jaraknya hanya 1 km. “Tahapan pembangunan sedang kami lakukan, termasuk aksesnya juga kami siapkan,” tutur Cholidi.

Bahkan, tambah Cholidi, PTPN XI berkeinginan mengembangkan wisata heritage, yang ditempatkan di Pabrik Gula (PG) Olean. Alasannya, PG tersebut memiliki sejarah menarik, lantaran peninggalan zaman Belanda. “Mesin-mesin pabrik di PG Olean, termasuk juga bangunannya hingga kereta loko juga masih dimiliki. Itu sebagai destinasi yang ditawarkan,” katanya.

Menurut Cholidi, perusahaan yang konsern pada basis bisnis gula tersebut berminat melakukan rehabilitasi pasar tradisional di Situbondo, utamanya di depan PG Assembagoes. Sebab, aset pemerintah daerah di kawasan PG itu merupakan business center (pusat bisnis) bagi daerah sekitarnya di Situbondo. “Harapannya, kawasan di sekitarnya juga bisa mengembang dan lebih bagus serta bersih,” ingat Cholidi usai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan Pemkab Situbondo terkait pengembangan agrowisata di sekitar Taman Nasional Baluran yang dilangsungkan di kantor Pemkab Situbondo, Senin (8/1/2018).

Bagaimana dengan prosedur dan perizinannya? Cholidi meyakini, persoalan tersebut tidak memiliki kendala berarti. Ia memastikan, Pemkab Situbondo sangat mendukung dalam pengembangan wisata tersebut. “Ya. Salah satunya dengan mempermudah izin-izin pembangunan kawasan wisata,” tukasnya.

Pada kesempatan bersamaan, Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengatakan, rencana PTPN XI dalam mengembangkan bisnis wisata itu sejalan dengan program Pemkab Situbondo. Ungkapan Dadang tersebut bukan omong kosong, melainkan sesuai dengan rencana Pemkab Situbondo yang kini sedang berbenah menata sektor pariwisata.

“Target kami adalah bisa memanfaatkan pembangunan jalan tol Surabaya-Banyuwangi. Dengan begitu, kami segera menyiapkan destinasi wisatanya dengan baik, karena hal ini menjadi potensi bagi Situbondo agar disinggahi turis,” ungkapnya.

Dadang berharap, PTPN XI dan investor lainnya berkenan mengembangkan perhotelan di masa mendatang. Alasannya, ketersediaan pengonapan sekelas hotel yang layak, sangat minim dan tidak sebanding dengan kunjungan wisatawan domestik dan asing yang singgah di Situbondo.

“Apalagi, jumlah kunjungan wisatawan domestik dan asing di Situbondo, tahun-tahun sebelumnya rata-rata mencapai kisaran 300 ribuan orang,” jelasnya. (ms/sa/joh)

Rate this item
(1 Vote)
Read 43 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS