Breaking News
Time: 7:10

Bos PT Dumas Yance Turut Jebloskan eks Dirjen Tonny

Thursday, 18 January 2018 21:39
Ilustrasi Ilustrasi

Beri Gratifikasi 10 Ribu Dollar Singapura 


Jakarta, Expostnews.com - Bos kerajaan galangan kapal di kawasan Tanjung Perak, Yance Gunawan, disebut-sebut turut serta menjebloskan Antonius Tonny Budiono (Tonny), eks Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dalam kerangkeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, Direktur Utama (Dirut) galangan kapal PT Dumas Tanjung Perak Shipyards (PT Dumas) itu telah memberikan gratifikasi kepada Tonny dengan mata uang Singapura sebesar 10.000 Dollar.


Sebenarnya, kegiatan gratifikasi yang menggulingkan tahta Tonny di posisi paling strategis di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI tersebut, bukan hanya dari Yance Gunawan. Bos PT Dumas itu hanya sebagian dari beberapa pihak yang telah berkontribusi mendulang praktik dugaan korupsi Tonny, yang kini duduk di kursi pesakitan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.


“Terdakwa telah melakukan serangkaian perbuatan yang masing-masing dipandang sebagai perbuatan berdiri sendiri, sehingga merupakan beberapa kejahatan menerima gratifikasi," ujar jaksa KPK Mayhardy Indra Putra di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (18/1/2018).


Selain Yance Gunawan, fakta persidangan juga menyembulkan, sejumlah nama individu yang secara personal memberikan gratifikasi kepada Tonny. Apalagi, gratifikasi yang diterima Tonny tersebut terdiri dari 6 jenis mata uang, termasuk uang Dollar Singapura dari pemberian Yance Gunawan.


Seperti dilansir Kompas.com, Tonny juga menerima uang dari orang yang tidak dapat diingat lagi dalam bentuk mata uang Rupiah. Jaksa mengungkapkan, uang Rupiah yang diterima pada tahun 2017 itu, ditukar terdakwa dalam rupa mata uang Negeri Jiran, menjadi 11.212 Ringgit Malaysia.


Dalam hal ini, Tonny didakwa melanggar Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. (sa/ruu/kmp)

 

Rate this item
(1 Vote)
Read 510 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS