Breaking News
Time: 4:58

Karyawan Tenant Tunjungan Plasa 6 Ini Sewa 15 Perempuan Pemuas Syahwat Usai Bobol Rp 221 Juta

Tuesday, 30 January 2018 22:49
Pelaku pembobol brankas, Erom Febri Subiyakto (21) (kaos merah) di Polsek Tegalsari Surabaya, Selasa (30/1/2018) Pelaku pembobol brankas, Erom Febri Subiyakto (21) (kaos merah) di Polsek Tegalsari Surabaya, Selasa (30/1/2018)

Rp 3 Juta per Malam

Surabaya, Expostnews.com - Warga Jl Kupang Panjaan VII Surabaya ini boleh dibilang sebagai penjahat kaliber dengan aksi dan hasil jarahannya yang cukup fantastis besarannya. Selain untuk membeli ponsel iPhone terbaru dan foya-foya, pelaku pembobolan uang senilai total Rp 221 juta ini juga menggunakan uang hasil jarahannya dari tempatnya bekerja itu, untuk 15 perempuan pemuas syahwat yang disewanya selama dua bulan berjalan.

“Setiap meniduri 15 perempuan yang saya sewa itu, saya habis sekitar Rp 3 juta per malam. Sisa uangnya, saya gunakan untuk foya-foya di klub malam dan beli ponsel,” aku karyawan tenant Minisio di Tunjungan Plasa 6 lantai 3 Surabaya, Erom Febri Subiyakto (21) dengan polosnya saat ditanya penyidik Polsek Tegalsari Surabaya.

Mengomentari hal ini, Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo tak menampik pengakuan pelaku yang ternyata sudah dua kali beraksi di tempatnya bekerja. Sebelum tertangkap setelah menggondol Rp 71 juta dari brankas tenant Minisio, Erom pernah melakukan penggelapan uang penjualan barang sebesar Rp 150 juta pada, Selasa (5/12/2017) lalu.

“Sebenarnya kasus penggelapan itu sudah dilaporkan pemilik toko dan sedang kami selidiki. Tapi ternyata, Minggu (31/12/2018) dini hari lalu, pelaku malah melakukan pembobolan brankas berisi uang Rp 71 juta,” tukas Kompol David disela rilis aksi Erom di Mapolsek Tegalsari Surabaya, Selasa (30/1/2018).

Saat diperiksa, kata David, pelaku mengaku, merencanakan aksi pembobolan tersebut sehari sebelum melancarkan aksinya. Apabila ditotal, uang jarahan yang digondol Erom nilainya mencapai Rp 221 juta. “Pertama Rp 150 juta. Sedangkan, kedua besarnya Rp 71 juta. Semua dihabiskan pelaku hanya dua bulan saja,” tambah David.

Bagaimana kronologis penangkapannya? David menuturkan, setelah mendapat laporan, pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan dan pengintaian. Dari hasil pemantauan, Erom berhasil diringkus usai check out dari sebuah hotel di kawasan Jl Kedungsari Surabaya.

“Ya. Pada hari Selasa (30/1/2018) pagi tadi, pelaku berhasil kami tangkap. Saat ditangkap, kami mengamankan uang Rp 300 ribu dan ponsel iPhone seri terbaru yang dibelinya dari hasil membobol brankas,” urai David.

Seperti diberitakan, pembobolan brankas yang dilakukan Erom ditempatnya bekerja, tenant Miniso, terekam CCTV Tunjungan Plasa, Minggu (31/12/2017) dini hari lalu. Aksi Erom pun kemudian menjadi viral di sosial media (sosmed). Di viral tersebut, setelah membobol, Erom memesan taksi online dan kemudian membawa kabur brankas. “Di viral itu tampak pelaku menutupi brankas yang dibobolnya dengan menggunakan kardus. Maksundya mungkin agar tidak dicurigai siapapun,” kata Kapolsek Tegalsari. (nda/ms/sa)

Rate this item
(1 Vote)
Read 114 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS