Breaking News
Time: 10:45

Sepakat, PMS Bantu Pelindo I Pasarkan Pemanduan Selat Malaka dan Selat Singapura

Friday, 03 November 2017 22:41
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Pelindo 1, Iman A. Sulaiman dan Pjs. Direktur Utama PT Pelindo Marine Services, Ali Sodikin Direktur Perencanaan dan Pengembangan Pelindo 1, Iman A. Sulaiman dan Pjs. Direktur Utama PT Pelindo Marine Services, Ali Sodikin

Surabaya, Expostnews.com – Peran PT Pelindo Marine Service (PMS), dalam bisnis pemanduan di Selat Malaka dan Selat Singapura, kini terbatas pada membantu pemasaran jasa potensial tersebut. Hal ini ditegaskan melalui kesepakatan kerja sama dalam dua item kesepahaman yang ditandatangani PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)/Pelindo I dengan PT Pelindo III (Persero), selaku induk usaha PMS.

Secara penuh, PMS yang pernah dan sempat berjuang membuka pasar dan jaringan pelayanan jasa pemanduan di Selat Malaka dan Selat Singapura, telah menyerahkan kewenangan jasa pemanduan itu kepada PT Pelindo I. Selain limpahan kewenangan yang diberikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI sejak November 2016, Pelindo I berhak atas wilayah dan melaksanakan kegiatan serta pengelolaan pelayanan jasa pemanduan di lintasan kapal internasional tersebut.

Dalam dua kerja sama/Memorandum of Understanding (MoU) bisnis kepelabuhanan yang ditandatangani kedua belah pihak tersebut, untuk pelayanan jasa pemanduan di Selat Malaka dan Selat Singapura, Pelindo I memiliki ruang lingkup cukup luas. Hal ini mencakup pemasaran jasa pelayanan pemanduan untuk kapal-kapal keagenan dan/atau kapal-kapal pihak lain yang dipasarkan PT PMS, termasuk penyediaan sarana dan prasarana pemanduan, peyediaan personil pandu yang berkompeten, serta pengurusan perizinan dari instansi atau departemen terkait.

“Sehingga melalui kerja sama dengan PT Pelindo Marine Services ini, diharapkan mampu membantu memasarkan dan mempromosikan jasa pemanduan Selat Malaka-Selat Singapura, baik itu secara langsung (door to door) maupun secara tidak langsung kepada calon pengguna jasa,” jelas Iman A. Sulaiman, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Pelindo I disela penandatanganan dua Perjanjian Kerjasama yang meliputi, ‘Perjanjian Kerjasama Pengembangan Bisnis Jasa Kepelabuhanan dan jasa terkait kepelabuhanan di Lingkungan Pelindo I dan Pelindo III’ serta ‘Perjanjian Kerjasama Pemasaran Pelayanan Jasa Pemanduan di Perairan Selat Malaka - Selat Singapura’ di Medan, Jumat (3/11/2017).

Dalam MoU yang dilakukan Direktur Utama Pelindo I, Bambang Eka Cahyana dan Direktur Utama Pelindo III, IG.N. Askhara Danadiputra tersebut juga disaksikan Asisten Deputi Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan II Kementerian BUMN, Dewi Ariyani. Perjanjian kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan komitmen dan semangat positif dalam menjalin hubungan bisnis dalam pengembangan bisnis jasa kepelabuhanan dan jasa terkait kepelabuhanan lainnya dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki kedua belah pihak.

Seperti diketahui, sinergitas dalam pengembangan bisnis Pemasaran Pelayanan Jasa Pemanduan di Perairan Selat Malaka – Selat Singapura itu, Pelindo I bersepakat dengan PT PMS yang merupakan anak usaha Pelindo III. Penandatanganan ini dilakukan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Pelindo I, Iman A. Sulaiman dan Pjs. Direktur Utama PT PMS, Ali Sodikin.

Perjanjian kerja sama ini sebagai wujud sinergi BUMN dalam kegiatan pemasaran dan operasional pelayanan pemanduan di Selat Malaka dan Selat Singapura. Kerja sama ini juga untuk menguatkan sinergi BUMN antara Pelindo I dengan Pelindo III maupun anak usahanya dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Alasannya, kedua BUMN kepelabuhanan tersebut memiliki kesamaan konsep pembangunan pelabuhan.

“Sehingga kerja sama ini mampu mengoptimalkan potensi dari kedua belah pihak, baik dalam hal pelayanan kinerja maupun SDM untuk menghadapi perkembangan bisnis,” sambung Bambang Eka Cahyana.
 
Kerjasama dalam pemanduan Selat Malaka ini, Pelindo III yang juga sudah membangun network akan semankin meningkatkan potensi coverage market-nya. Menurut Bambang, itu bisa terwujud, apabila bersinergi. “Kerjasama antar kedua BUMN Kepelabuhanan ini merupakan cerminan harmonisasi yang baik antara kedua belah pihak,” sambut IG.N. Askhara Danadiputra.

Dengan begitu, lanjut Ari, sapaannya, capaian dalam mewujudkan roadmap BUMN dengan cara sinergi antar BUMN akan menguatkan posisi masing-masing secara bersama-sama. Kepannya, kerja sama seperti ini bisa dikembangkan secara berkelanjutan seperti shared service operation antar keduanya membangun daya saing BUMN di tingkat nasional maupun internasional. “Sekaligus, mampu menurunkan biaya logistik nasional. Untuk itu, Pelindo III membuka diri dan mencari peluang untuk terus bekerjasama dengan BUMN lainnya,” tutur Ari.

Sekadar tahu, potensi pemanduan di Selat Malaka dan Selat Singapura yang cukup besar itu bisa dikalkulasi dari jumlah kapal yang melintasi selat tersebut. Data Kementerian Perhubungan 2009 menyebut, jumlah kapal yang melintasi selat ini sebanyak 71.350 kapal, dan di tahun 2016 jumlahnya meningkat menjadi 82.850 kapal. (ms/sa/hum)

Rate this item
(0 votes)
Read 107 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS