Breaking News
Time: 11:00

Liverpool Ajak Pelindo III Atur Pertemuan Pengelola Terminal Kapal Pesiar Internasional

Monday, 19 March 2018 20:12
Mohammad Iqbal, Gary Millar, x, Husein Latief, Joe  Anderson Mohammad Iqbal, Gary Millar, x, Husein Latief, Joe Anderson

Jajaki Pengembangan Pelabuhan Kapal Pesiar

Surabaya, Expostnews.com - Pemerintah Kota Liverpool, Inggris, melalui Wakil Wali Kota Liverpool, Gary Millarm, mengajak, manajemen PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)/Pelindo III mengatur pertemuan antara pengelola terminal kapal pesiar. Namun, Gary masih ingin memastikan keikutsertaan Pelindo III menghadiri undangan di ajang International Business Festival di Liverpool pada Juni tahun ini.

“Sehingga, dapat terjalin relasi bisnis yang menjadi quick win atau win-win solution dari kerja sama Sister City ini,” harap Gary saat mendampingi Wali Kota Liverpool Joe Anderson bersama Duta Besar (Dubes) Inggris Moazzam Malik dalam kunjungannya ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin (19/3/2018).

Sementara, pertemuan BUMN kepelabuhanan Indonesia dengan Pemerintah Kota Liverpool, Inggris di Tanjung Perak, menjajaki potensi kerja sama pengembangan pelabuhan dengan terminal untuk kapal pesiar. Hal ini terungkap, setelah Joe Anderson mellihat pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya cukup fenomenal dan yang berada di atas rata-rata nasional.

“Tentu saja, hal ini tak terlepas dari bagaimana pengembangan pelabuhan, khususnya Tanjung Perak yang impresif dalam berkontribusi untuk masyarakat Surabaya dan negara,” ingat Wali Kota Liverpool Joe Anderson.

Menurutnya, seiring dengan perkembangan kota, penting bagi pelabuhan untuk berkembang. Apalagi, pihaknya sedang membangun terminal kapal pesiar baru di Liverpool. “Pemerintah Kota Liverpool dan Pelindo III bisa banyak berbagi tentang bagaimana pengelolaan bisnis untuk terminal kapal pesiar, dan bagaimana berhubungan dengan para pemangku kepentingan di sekitarnya,” tambahnya saat berdiskusi dengan manajemen Pelindo III yang dipimpin Commercial and Operational Director Mohammad Iqbal dan Engineering and ICT Director Husein Latief di Surabaya North Quay (SNQ).

Pada saat bersamaan, Dubes Moazzam Malik sempat menanyakan tentang bagaimana proses capacity building yang dilakukan Pelindo III. Alasannya, dukungan SDM yang mumpuni menghasilkan capaian target kinerja Pelindo III yang agresif.

“Apalagi keterampilan dalam mengurus pelabuhan termasuk ilmu yang spesifik. Kami ingin menawarkan kerja sama antara Pelindo III dengan universitas maritim di Liverpool, Liverpool John Moore's University (LJMU),” tuturnya.

Menyambung hal ini, Husein Latief mengungkapkan, Pelindo III sudah memiliki beberapa pegawai lulusan LJMU yang diberangkatkan melalui program beasiswa dari perusahaan. Tidak hanya LJMU, setidaknya Pelindo III sudah memiliki sekitar 100 lulusan master's degree (S2) dari sejumlah kampus dunia di Inggris, Swedia, Belanda, Australia, hingga Korea Selatan.

"Peningkatan kapasitas SDM di Pelindo III dilakukan sesuai dengan spesialisasinya. Di antaranya dari sisi operasional, manajemen bisnis, hingga safety. Kini kami fokus pada pengembangan kemampuan yang sifatnya vokasional. Pelindo III juga terbuka untuk kerja sama penyusunan kurikulum pendidikan maritim dengan LJMU,” harapnya. (sa/ms)

Rate this item
(1 Vote)
Read 88 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS