Breaking News
Time: 3:52

LAZIS PLN Cetak Kompetensi 125 Guru Honorer Bergaji Dibawah Rp 1 Juta

Monday, 25 September 2017 21:46
Wagub Jatim, Saifullah Yusuf didampingi GM PLN Distribusi Jatim, Dwi Kusnanto usai membuka pelatihan 125 guru honorer se-Jatim dalam program LAZIS PLN di Surabaya, Senin (25/9/2017) Wagub Jatim, Saifullah Yusuf didampingi GM PLN Distribusi Jatim, Dwi Kusnanto usai membuka pelatihan 125 guru honorer se-Jatim dalam program LAZIS PLN di Surabaya, Senin (25/9/2017)

Surabaya, Expostnews.com – Sedikitnya, 125 guru honorer terpilih dan bergaji dibawah Rp 1 juta mendapat pelatihan selama dua hari di Surabaya. Pelatihan ke 6 dan sudah ke empat kalinya dilaksanakan LAZIS PLN ini ditujukan untuk meningkatkan motivasi dan kapasitas diri para guru.

“Dalam pelatihan ini, mereka (guru honorer, red) juga dibekali kemampuan mengajar yang menyenangkan, dan kemampuan mengembangkan sekolah,” tandas GM PLN Distribusi Jawa Timur, Dwi Kusnanto, Senin (25/9/2017).

Selaku tuan rumah acara, Dwi mengatakan, sangat senang dengan antusiasme para guru untuk hadir di acara pelatihan tersebut. Ia juga mengungkapkan, pelatihan guru di Jawa Timur ini adalah yang terbesar dari pelatihan sebelumnya.

“Insya Allah, 3 peserta terbaik dalam pelatihan ini akan mendapatkan hadiah beasiswa untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Dwi disela acara yang dibuka langsung Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim), Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Dwi berharap, semua bekal yang diberikan saat pelatihan, akan memberikan semangat para guru dalam menjalankan tugasnya, meski bergaji tidak tinggi. Pada ahirnya, lanjut Dwi, para guru tersebut akan mampu menjadi guru yang berkompeten dan berkarakter dalam bidangnya.

“Saya mengapresiasi dan menyambut baik atas program LAZIS PLN yang memperhatikan para guru, khususnya guru honorer madrasah swasta,” harap Gus Ipul.

Sebab, kata Wagub, para guru ini memiliki peran penting dalam mencetak generasi Islam yang unggul. Ia juga berharap, para guru bisa semakin berkompeten dan LAZIS PLN bisa terus menerangi hati. “Gurunya semakin bagus, dan LAZIS PLN semakin bersinar,” singkatnya.

Sementara, Ketua Bidang Koordinasi dan Kerjasama Strategis LAZIS PLN, Herry Hasanudin yang juga hadir dalam acara tersebut menjelaskan, pelatihan guru ini ditargetkan LAZIS PLN bisa terlaksana di 6 provinsi selama 2017. Untuk saat ini, kata Herry, sudah dilaksanakan di 4 provinsi, termasuk Jawa Timur.

“Semua ini bisa terlaksana, berkat dana zakat yang berasal dari penghasilan karyawan muslim PLN seluruh Indosesia. Untuk itu, guru yang kami sasar adalah guru yang layak menerima zakat,” ingatnya.

Sekadar tahu, dari target enam kali pelatihan di 6 provinsi seluruh Indonesia, LAZIS PLN untuk ke empat kalinya di tahun 2017 mengadakan pelatihan guru. Sebelumnya, tiga pelatihan diadakan di Banten, Jawa Barat, dan Yogyakarta. Sedangkan, dua pelatihan selanjutnya akan diadakan di Sumatera, dan Sulawesi.

Pelatihan tersebut diikuti 125 orang terpilih. Para guru itu merupakan guru honorer madrasah se-Jawa Timur yang gajinya dibawah Rp 1 juta/bulan. Untuk pelaksana pelatihan selama dua hari tersebut, adalah Kafila Consulting yang sudah berpengalaman dalam bidang pengembangan pendidikan. “Kali ini pelatihan diadakan di Surabaya, Jawa Timur,” tutup Herry. (sa/ms)

Rate this item
(0 votes)
Read 71 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS