Breaking News
Time: 6:45

Temui Ketua MUI, Pharos Nyatakan Viostin DS Aman dari Babi

Wednesday, 07 February 2018 20:52
Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin diapit Presiden Direktur, Janto Kusmanto, Direktur Komunikasi Perusahaan, Ida Nurtika dan Andre Arief Lembong dalam pertemuan, Senin (5/2/2018) Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin diapit Presiden Direktur, Janto Kusmanto, Direktur Komunikasi Perusahaan, Ida Nurtika dan Andre Arief Lembong dalam pertemuan, Senin (5/2/2018)

Jakarta, Expostnews.com - Produsen suplemen Viostin DS, PT Pharos Indonesia (Pharos) menyatakan, Viostin DS dibuat dengan bahan baku dari sapi dan sama sekali tidak mengandung babi. Pernyataan aman dan kehalalan produk Viostin DS tersebut diungkapkan terbuka usai manajemen Pharos menemui Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, Senin (5/2/2018) lalu.

Pertemuan di kediaman Kyai Ma’ruf di wilayah Koja, Jakarta Utara itu, manajemen PT Pharos Indonesia yang diwakili Presiden Direktur, Janto Kusmanto, Direktur Komunikasi Perusahaan, Ida Nurtika dan Andre Arief Lembong yang mewakili keluarga pemilik perusahaan juga menyebut, bahan baku Viostin DS berasal dari Chondroitin Sulfat yang dipasok dari pemasok luar negeri yang telah memiliki sertifikat halal dari Halal Certification Services/HCS.

“Alamat situsnya, http://www.halalcs.org/. Lembaga ini sendiri telah masuk ke daftar lembaga sertifikasi halal luar negeri yang diakui oleh MUI,” jelas Direktur Komunikasi Perusahaan PT Pharos Indonesia, Ida Nurtika, Rabu (7/2/2018).

Selanjutnya, kata Ida, PT Pharos Indonesia juga menarik seluruh produk, menghentikan penjualan, serta menghentikan produksi. Ia mengatakan, upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap konsumen. “Penarikan ini segera kami lakukan setelah mendapat informasi dari BPOM, bahwa produk Viostin DS di bets tertentu, tercemar DNA porcine,” tuturnya.
 
Sementara, Ketua MUI KH Ma’ruf Amin mengaku, terus mengikuti perkembangan isu tersebut dan telah mendengar informasi dari berbagai pihak. Menurutnya, PT Pharos Indonesia sebagai produsen Viostin DS telah mengambil langkah yang tepat dalam mengatasi isu kandungan babi tersebut.

“Saya rasa apa yang dilakukan PT Pharos Indonesia untuk menarik seluruh produk Viostin DS dari pasar sudah benar dan kami mengapresiasi langkah yang diambil,” tukas KH Ma’ruf Amin disela pertemuan yang berlangsung malam hari itu.

Untuk itu, ia menyampaikan, agar masyarakat tidak terlalu resah menanggapi isu tersebut, lantaran produk Viostin DS memang tidak menggunakan bahan baku dari babi. Ketua MUI ini menyatakan, kewenangan halal dan haram menjadi otoritas MUI untuk melebeli sebuah produk yang layak dikonsumsi. “Tapi, saya sarankan produsen menguji kembali bahan baku bets tertentu tersebut di LPPOM MUI,” harapnya.

Disebutkan, PT Pharos Indonesia sendiri merupakan perusahaan farmasi nasional yang selama 45 tahun telah berkontribusi pada pembuatan dan penyediaan obat-obat dan suplemen kesehatan bagi masyarakat Indonesia. PT Pharos Indonesia menerapkan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dalam seluruh rangkaian produksi, mulai dari pengujian bahan baku hingga produk jadi yang dihasilkan. (hum/ms/sa)

Rate this item
(1 Vote)
Read 33 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS