Breaking News
Time: 6:37

Pelayanan Paspor Imigrasi Perak Lama, Adies: Segerakan Barcode

Thursday, 08 March 2018 14:45
Anggota Komisi III DPR RI, Adies Kadir saat mengunjungi Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya, Kamis (8/3/2018) Anggota Komisi III DPR RI, Adies Kadir saat mengunjungi Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya, Kamis (8/3/2018)

Surabaya, Expostnews.com – Kecepatan pelayanan Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya dinilai belum semuanya berbasis teknologi dan informasi (IT) alias manual. Alasannya, metode pelayanan yang diberikan kepada masyarakat pengguna jasa/pemohon masih mengesankan waktu tunggu berlama-lama.

“Saya melihat, memang ada beberapa hal yang harus segera diperbaiki. Salah satunya, pelayanan yang masih menggunakan manual. Kalau saja ada sistem barcode, pasti setiap pengajuan pemohon bisa diproses cepat, dan tidak lagi menunggu berlama-lama,” ungkap Anggota Komisi III DPR RI, Adies Kadir saat melihat langsung setiap bagian dan ruangan pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya, Kamis (8/3/2018).

Dengan sistem barcode (kode batang), lanjut Adies, semua bisa dipercepat dan transparan. Dengan begitu, ketika pemohon datang mengajukan permohonan paspornya sudah bisa terlihat, mulai nama dan nomornya.

“Sesuai janji, seminggu lagi akan diganti barcode. Jadi, tidak manual lagi. Selanjutnya, bisa disimpan di laci mana, agar tidak lagi mencari-cari. Kalau bisa, juga perlu ada semacam televisi besar atau layar besar sehingga bisa melihat antrean yang masuk,” pesannya.

Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga mengritisi, pelayanan di ruang tunggu pengambilan paspor. Menurutnya, perlu ada perbaikan di tempat pengambilan paspor yang masih terasa gerah dan panas.

"Ini karena panas yang tidak tertutup atap. Harus lebih nyaman dan ditutup atapnya. Pasang AC (air conditioner/penyejuk ruangan, red) agar lebih nyaman saat menunggu,” pintanya.

Bukan hanya itu. Adies juga melihat, ketidaklayakan gedung yang diperkirakan hanya bisa bertahan paling lama dua tahun. Apalagi, kondisi gedung Kantor Imigrasi di Jalan Darmo Indah Surabaya itu sudah berkali-kali direnovasi dan tambal sulam di tiap bagiannya.

“Kami, akan beri masukan kepada Menteri Hukum dan HAM untuk masalah gedung ini (Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak, red). Kita perlu untuk memikirkannya,” harap Adies.

Namun demikian, selama masa berkunjung, Adies mengaku, puas dengan pelayanan yang diberikan Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya. Secara umum, Adies menyebut, pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak sudah lebih baik dengan sistem online dan komputerisasi.

“Sekarang sudah tidak ada lagi calo, baik di luar maupun di dalam. Ini seperti pengakuan pemohon, yang rata-rata mengatakan, sudah tidak ada lagi calo. Ini menandakan, pelayanan pemohon di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak semakin baik dan tidak ada lagi peluang calo,” akunya. (sa/ms)

Rate this item
(1 Vote)
Read 86 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS