Breaking News
Time: 10:59

Satrol Lantamal V Tanam 30 Ton Ikan Campuran Busuk di Areal Tambak

Friday, 20 April 2018 22:48
Pemusnahan barbuk 30 ton ikan campuran hasil tangkapan Satrol Lantamal V dari dua kapal ikan dengan cara ditanam di dalam tanah untuk menghindari bau busuk, Jumat (20/4/2018) Pemusnahan barbuk 30 ton ikan campuran hasil tangkapan Satrol Lantamal V dari dua kapal ikan dengan cara ditanam di dalam tanah untuk menghindari bau busuk, Jumat (20/4/2018)

Surabaya, Expostnews.com – Menghindari munculnya bau menyengat dan aroma busuk, sedikitnya 30 ton ikan campuran dari dua kapal ikan hasil tangkapan Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama TNI AL V (Satrol Lantamal V) dikubur. Ikan-ikan yang sudah membusuk tersebut sengaja dimusnahkan dengan cara ditanam di dalam tanah.

“Ya, agar bau busuk dari ikan campuran ini tidak semakin menyebabkan polusi udara, kami timbun di dalam tanah di areal tambak di sekitar Dermaga Semampir dua,” aku Kadiskum Lantamal V Letkol Laut (KH) Ida Kade Sadnyana, S.H., M.H., di sela pemusnahan, Jumat (20/4/2018).

Menurutnya, 30 ton barang bukti (barbuk) ikan campuran yang dimusnahkan tersebut sudah tidak layak konsumsi. Selain itu, ikan-ikan yang disita dari dua kapal ikan, Kapal Motor (KM) Asia Makmur dan KM Sri Kawit Santoso ini juga sudah tidak memiliki nilai ekonomis.

“Ya, selaku penyidik, kami telah mendapatkan persetujuan dari PN Surabaya untuk melakukan pemusnahan,” jelas Ida di Dermaga Semampir , Koarmatim Ujung, Surabaya.

Disaksikan Perwakilan dari PSDKP Provinsi Jatim Nonot Wijayanto, Kaurdikdiskum Lantamal V, Mayor Laut ( KH) Evi Delima, S.H., Perwakilan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya dan Tim Diskes Lantamal V, Ida Kade Sadnyana mengatakan, pemusnahan barbuk tersebut telah mendapat penetapan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Merujuk surat penetapan Pengadilan Negeri No 874 / IV Pen. Pid/2018 PN.Sby, tanggal 10 April 2018, Satrol Lantamal V Surabaya yang mendapat mandate harus memusnahkan barbuk ikan campuran tersebut.

Sementara, kata Ida, proses evakuasi 30 ton ikan campuran tersebut, Satrol Lantamal V menggunakan sarana angkut truk. Pengerahan dua truk itu untuk membawa semua barbuk ikan busuk ke lokasi pemusnahan. “Sekarang, semua ikan sudah kami musnahkan,” kata Kadiskum Lantamal V. (s/ms/pen)

Rate this item
(1 Vote)
Read 32 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS