Breaking News
Time: 10:55

Pentingnya VTS di Seminar Internasional STIAMAK, Nugroho: Semakin Tahu dan Menjadi Tahu

Tuesday, 02 April 2019 23:19

Surabaya, Expostnews.com – Kolaborasi edukasi yang diusung Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhanan (STIAMAK) Barunawati Surabaya dalam gelaran seminar internasional, Selasa (2/4/2019) di Surabaya, merupakan upaya menjadikan keselamatan dan keamanan pelayaran sebagai bagian terpenting dalam dunia maritim. Tak berlebihan, jika seminar dalam Dies Natalis ke 29 STIAMAK Barunawati tersebut mengangkat tema kuat tentang ‘Peran Penting Komunikasi Vessel Traffic Service (VTS) Bagi Keselamatan Pelayaran’

“Yang sudah tahu semakin tahu, dan yang belum tahu menjadi tahu,” tukas Ketua STIAMAK Barunawati Surabaya, Nugroho Dwi Priyohadi, S.Psi., M.Sc di sela gelar seminar internasional dengan sejumlah narasumber kompeten dan praktisi teknologi dalam bidang keselamatan pelayaran.

Nugroho mengatakan, pelaksanaan seminar internasional VTS for Safety & Effeciency yang dihadiri para stakeholder kepelabuhanan tersebut untuk memahamkan masyarakat maritim tentang pentingnya keselamatan pelayaran dalam setiap aktivitas. Selain itu, melalui seminar yang digelarnya tersebut, STIAMAK Barunawati semakin meningkatkan jaringan pendidikannya dalam cakupan yang lebih luas.

“Going concern dari STIAMAK adalah meningkatkan jaringan pendidikan, tidak sebatas nasional, melainkan tingkat internasional. Kebetulan juga, STIAMAK punya banyak mitra dari beberapa negara, seperti Belanda, Swedia, Denmark, Singapura dan Hong Kong yang berkaitan dengan aspek ksselamatan pelayaran,” tutur lelaki lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini.

Menurutnya, even kali ini sangat tepat dan sesuai dengan keberadaan STIAMAK sebagai lembaga pendidikan yang mempunyai core khusus dibidang bisnis kepelabuhanan. Bahkan, ia meyakini, ulasan dan paparan narasumber dalam seminar akan meningkatkan kemampuan mahasiswa, maupun dosen terhadap pemahaman terkait dunia kepelabuhan.

“Memahami dunia praktisi di shipping maupun port yang tidak harus dengan system company, tetapi perusahaan yang berkaitan dengan kesisteman, terutama VTS. Karenanya, kami memilihkan narasumber yang cukup kompeten dan sudah dikenal di Indonesia dan dunia internasional,” yakin Master of Science dari World Maritime University ini.

Lebih jauh dijelaskan, inisiatif untuk berkolaborasi dan mengedukasi masyarakat ini dikarenakan masih adanya beberapa kejadian yang masih mewarnai keselamatan pelayaran, seperti insiden kebakaran, kapal tenggelam dan lain sebagainya. Ia menduga, hal ini akibat lemah dan kurang sempurnanya sistem keselamatan yang ada di dalam kapal.

“Kami tawarkan, teknologi dari SAAB yang akan meningkatkan kualitas sistem safety dan juga sekuriti. Khususnya, untuk pengelola pelabuhan akan efisien karena angka kecelakaan bisa ditekan, termasuk kinerja kapal makin meningkat,” tutur Nugroho yang mendampingi narasumber Pieter Van Vrijberghe De Coningh, Managing Director dari SAAB Technologies (Hongkong) Limited, Eko Hariyadi Budiyanto, Dirut PT Pelindo Marine Service (PMS), Wim van het Padje, Director STC Netherland dan Region Sales Director TERMA, Alvin Goh. (sa/ms)

Rate this item
(1 Vote)
Read 40 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS