Breaking News
Time: 7:03

La Nyalla Kantongi Dukungan Gerindra Jadi Gubernur Jatim

Monday, 19 June 2017 22:06
Didampingi Gubenur Jatim, Soekarwo, La Nyalla mendapat dukungan Partai Gerindra, Senin (19/6/2017) Didampingi Gubenur Jatim, Soekarwo, La Nyalla mendapat dukungan Partai Gerindra, Senin (19/6/2017)

Surabaya, Expostnews.com – Menguatnya wacana calon tunggal yang dimunculkan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jatim 2018, semakin menggugah niat baik La Nyalla Mahmud Mattaliti (La Nyalla) maju menjadi Gubernur Jatim pada Pilgub Jatim 2018. Gayung pun bersambut. Niatan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur ini mendapat dukungan positif dari pembesar Partai Gerindra yang juga tidak sepakat adanya calon tunggal.

Statemen penolakan calon tunggal ni pun meberikan sinyalemen kuat, DPP Partai Gerindra akan mengusung La Nyalla untuk ditandingkan dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pilgub Jatim 2018 mendatang. Meski diakui, hubungan dengan Saifullah Yusuf baik, namun Partai Gerindra akan mencari alternatif lain agar Pilgub Jatim 2018 tidak hanya diikuti satu calon gubernur saja.

“Kami sangat tidak sepakat dengan calon tunggal di Pilgub Jatim 2018. Masak, propinsi segede ini buat calon tunggal kurang tepat. Ada yang salah, kalau Jawa Timur hanya mengusung calon tunggal,” tegas Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Ferry Juliantono saat hadir dalam acara buka puasa bersama di kantor Kadin Jatim, Senin (19/6/2017).  

Partai Gerindra, kata Ferry, sangat menghormati semangat Ketua Kadin Jatim, La Nyalla M Mattalitti yang bersedia maju di Pilgub Jatim 2018. Mengingat, keinginan La Nyalla maju sebagai Gubernur Jatim adalah sesuatu yang penting, karena masih ada orang yang punya keberanian untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Ya. Supaya tidak terpaku pada sosok yang itu-itu saja. Karena, sosok La Nyalla sendiri, bagi Gerindra bukan orang lain. Jasa beliau ini terhadap Pak Prabowo saat Pemilu Presiden itu luar biasa besar,” tutur Ferry.

Sekadar mengingat, La Nyalla dikenal cukup dekat dengan Prabowo Subianto, Ketua Umum DPP Partai Gerindra. Buktinya, pada saat pilpres 2009 lalu, La Nyalla ikut membantu pemenangan pasangan Megawati-Prabowo (Mega-Pro). Kemudian saat Pilpres 2014, La Nyalla juga ikut andil mendulang suara untuk pasangan Prabowo-Hatta.

“Oleh karena itu, saya datang kesini gantian untuk memberi dukungan moril kepada pak La Nyalla. Amanat pak Prabowo kepada kita, agar jangan lupa terhadap jasa dan kebaikan orang yang telah membantu kita. Jadi, saya kesini sengaja hadir untuk menguatkan dukungan Gerindra untuk Pak La Nyalla,” tukas Ferry gamblang.

Gerindra sendiri, dalam dinamika politik Jatim juga akan tetap membangun pembicaraan dengan partai-partai lain. Mengingat, Gerindra Jatim memiliki 13 kursi yang tidak bisa mengusung calon sendiri. “Beberapa partai sudah menjalin komunikasi, seperti PKS dan PAN, Bahkan, Perindo siap ikut bergabung meski belum punya suara,” yakin Ferry.

Semangat Gerindra, lanjut Ferry, adalah mendorong kader sendiri untuk maju Pilgub Jatim. Seperti yang tertuang dalam Rapimda Gerindra Jatim yang mengusulkan nama Supriyanto sebagai calon Gubernur. Namun Gerindra pasti harus realistis mendukung calon yang punya potensi menang. Termasuk menakar nama Khofifah Indar Parawansa.

“Kalau bu Khofifah bisa mendapatkan izin dari Presiden dan dipasangkan bersama Pak Nyalla, saya jamin menang. Soal siapa jadi gubernur dan wakil gubernurnya, nanti tergantung kesepakatan bersama,” ucapnya serius. (bo/ms/sa)

Rate this item
(1 Vote)
Read 130 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS