Breaking News
Time: 10:51

Kampanye Hitam Paksa Anas Kembalikan Mandat PDIP

Sunday, 07 January 2018 20:26
Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memberikan keterangan pers di Surabaya terkait prahara dan pengunduran Abdullah Azwar Anas di Pilkada Jatim 2018, Sabtu (6/1/2018) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memberikan keterangan pers di Surabaya terkait prahara dan pengunduran Abdullah Azwar Anas di Pilkada Jatim 2018, Sabtu (6/1/2018)

Gus Ipul: Anas Ksatria

Surabaya, Expostnews.com - Sebaran foto vulgar yang melibatkan sosok lelaki mirip Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas dinilai sebagai kampanye hitam dan penuh rekayasa. Hal ini yang memaksa, Abdullah Azwar Anas yang akrab disapa Anas ini harus bersikap ksatria mengembalikan mandat yang diterimanya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengusung maju mendampingi Saifullah Yusuf di Pilkada Jatim 2018.

“Ini kesadaran Mas Anas sendiri (mengembalikan mandat, red) dengan berbagai pertimbangan. Saya anggap, ini adalah sikap yang baik dan ksatria serta penuh tanggung jawab,” urai Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf mengomentari mundurnya Anas dari penetapan mandat sebagai calon wakil Gubernur Jawa Timur (cawagub), Minggu (7/1/2017).

Gus Ipul mengaku, tak akan surut mendukung upaya memperoleh kebenaran dan keadilan dari serangan isu ala skandal yang menerpa calon wakilnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2018. Keprihatinan mendalam yang diungkapkannya tersebut, sekaligus menjadi penghargaan dan apresiasi atas keputusan Anas mengembalikan mandat partai.

“Melihat hal-hal yang dilihat Mas Anas sebagai kampanye hitam dan hanya karena berita duka yang menurut dia, bahkan disebut rekayasa itu, mengharuskan untuk sementara mengembalikan mandat yang diberikan partai kepadanya,” papar calon Gubernur (cagub) Jatim ini.

Namun, ia meyakini, dokumentasi 'paha' mulus yang belakangan mewarnai trending topic media sosial (medsos) hingga marak di berbagai pemberitaan tersebut akan menjadikan Anas semakin tegar. Ia juga percaya, Anas akan membuat sesuatu yang lebih besar sebagai tambahan prestasi, sekaligus fokus menyejahterakan masyarakat Banyuwangi.

“Pasti sedikit banyak mengganggu (terpaan isu Anas, red), dan mudah-mudahan bisa konsolidasi lagi dan bangkit lagi,” kata Gus Ipul.

Sebab, secara pribadi, dirinya tidak menyangka akan munculnya komoditas beraroma politik hitam yang melingkari pencalonannya sebagai Gubernur Jatim. Apalagi, masih ada keinginan untuk tetap berdampingan dan berpasangan dengan Abdullah Azwar Anas sebagai calon wakilnya di Pilkada Jatim 2018.

“Wong semua persiapan sudah matang, gambar-gambar juga sudah selesai dan dipasang semua. Jadi, kita semua tidak ingin ada seperti ini (isu Anas, red). Sesuatu yang tidak pernah terduga dan terbayangkan,” aku Gus Ipul yang juga Wagub Jatim ini saat ditanya keinginan tetap bersama Anas dalam pencalonannya sebagai Gubernur Jatim periode lima tahun mendatang.

Kini, disela waktu yang tersisa, pihaknya mencoba melakukan konsolidasi untuk selanjutnya mendiskusikan dan memutuskan tentang langkah yang akan diambil. Terkait munculnya pengganti Abdullah Azwar Anas, diakui belum mengerucut pada sosok dan nama.

“Kalau pembicaraan informal pernah, tetapi mengerucut ke nama belum. Kalau kriteria, paling tidak memiliki elektabilitas tinggi. Yang pasti, semua masih menunggu keputusan partai,” tuturnya saat dikonfirmasi di sebuah rumah makan depan Gedung Negara Grahadi Surabaya kemarin sore.

Seperti diketahui, kabar mundurnya Anas begitu santer terdengar, menyusul foto tak senonohnya dengan sosok perempuan yang tersebar luas di medsos. Dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya, aksi kurang sedap dipandang dari foto lelaki yang mirip Anas tersebut dikait-kaitkan dengan perempuan berinisial AK, yang dikabarkan sebagai istri anggota DPR RI yang juga pengusaha kapal di Surabaya. (sa/ms/lic/dtk)

Rate this item
(1 Vote)
Read 80 times



 

 

                          

      FACEBOOK       TWITTER         GPLUS