Dumas Apungkan Kapal Roro KMP Bahtera Nusantara 2 Bernilai Rp89,8 M

0
24

Surabaya, Expostnews.com – Proses pengapungan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bahtera Nusantara 2 yang dilakukan, Kamis (8/8/2019) berjalan tanpa hambatan. Kapal pesanan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan RI yang diproduksi galangan kapal PT Dumas Tanjung Perak Shipyards (PT Dumas) ini dibangun untuk memperkuat pelayanan pelayaran di Provinsi Maluku.

“Terima kasih, Dumas masih dipercaya, khususnya Ditjen Perhubungan Darat yang masih mempercayakan pembangunan kapal jenis Ro-Ro ini. Kapal ini dibangun untuk sarana transportasi untuk masyarakat di Kepulauan Maluku,” ungkap Direktur Utama (Dirut) PT Dumas Tanjung Perak Shipyards, Yance Gunawan mendampingi Dirjen Hubdat Budi Setiyadi di sela prosesi pengapungan kapal jenis Roll On-Roll Off (Roro) bertipe 1.500 gross tonnages (GT) di galangan kapal PT Dumas.

Untuk diketahui, kapal penyeberangan jenis Ro-Ro yang dibangun dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2018-2019 senilai hampir Rp90 miliar ini diyakini telah melalui serangkaian proses pengerjaan, mulai dari pengadaan material, asembly maupun erection hingga finishing. Bukan hanya itu, dalam masa pengerjaan yang dipatok 22 bulan tersebut, KMP Bahtera Nusantara 2 telah melalui pemeriksaan owner maupun Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), serta Marine Inspector Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak dengan menggunakan standar pembangunan kapal di Indonesia.

“Kapal ini adalah kapal terbesar kedua, untuk jenis kapal penyeberangan penumpang Ro-Ro yang dibangun PT Dumas. Sebelumnya, kami pernah membangun kapal dengan type 5000 GT pada tahun 2014. Investasi untuk membangun KMP Bahtera Nusantara 2 ini mencapai Rp89.807.080.000,” aku Yance.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, setelah peresmian pengapungan kapal Ro-Ro KMP Bahtera Nusantara 2, pihaknya akan meresmikan kapal sejenis untuk beberapa wilayah. Menurutnya, kapal yang akan diresmikan tersebut, masing-masing satu unit ada di Surabaya, Palembang, Cirebon dan di Danau Toba. “Tahun ini, saya akan meresmikan kapal jenis Roro di empat tempat,” kata Budi.

Selanjutnya, kata Budi, Diitjen Hubdat akan membangun tiga unit kapal di Danau Toba, termasuk membangun dermaga. Ia juga mengungkapkan, selain di Danau Toba, ada kawasan pariwisata nasional lainnya yang ada di beberapa daerah, khususnya di wilayah timur, seperti di Papua segera dibangunkan moda transportasinya.

“Ini adalah arahan dari Presiden. Jadi, apa yang jadi harapan dari beliau sudah kami laksanakan. Apa yang beliau sampaikan, dan saya sebagai Dirjen Perhubungan Darat melalui Kementerian Perhubungan melaksanakan amanahnya,” ulasnya.

Sementara, spesifikasi Kapal Penyeberangan Penumpang Ro-Ro 1500 GT, KMP Bahtera Nusantara 2 tersebut memiliki panjang kapal 71,92 meter, lebar 14,00 meter, tinggi geladak utama 4,60 meter, sarat air 3,10 meter, kecepatan dinas 15,00 knots dengan anak buah kapal (ABK) yang mencapai 24 orang. Kapal penumpang ini memiliki kapasitas angkut penumpang sebanyak 400 orang, dan mampu mengangkut kendaraan maksimal 29 unit campuran, di antaranya 19 unit truk besar dan 10 unit kendaraan (R4).

“Kapal Angkutan Penyeberangan di Kepulauan Maluku ini dibangun menggunakan dana APBN dengan skema pembiayaan multi years contract (MYC) Tahun Anggaran 2018-2019,” pungkasnya. (sa/ms)

Kontrak Pembangunan :

Nama penyedia jasa        :  PT. DUMAS TANJUNG PERAK SHIPYARD
Nomor kontrak            :  PL.102/15/KONT/SATKER/SDP/II/2018
Tanggal Kontrak            :  26 Februari 2018
Nilai Kontrak            :  Rp88.465.773.000,-
Masa Pembangunan        :  26 Februari 2018 – 31 Desember 2019
Kontrak Pengawasan (Supervisi) :
Nama penyedia jasa            :  PT. Dharma Kreasi Nusantara
Nomor kontrak            :  PL.102/16/KONT/SATKER-SDP/II/2018
Tanggal Kontrak            :  26 Februari 2019
Nilai Kontrak                :  Rp1.341.307.000,-
Masa Pekerjaan            :  26 Februari 2018 – 31 Desember 2019

Sehingga total investasi kapal 1500 GT ini adalah sebesar Rp89.807.080.000,-

Sumber : Ditjen Hubdat Kementerian Perhubungan RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here