Energi Ramah Lingkungan PJB, Ciptakan Lan- Baling Kopi Berkualitas Asli Probolinggo

0
73

Probolinggo, Expostnews.com – Peraih Proper Emas dua tahun berturut-turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Unit Pembangkitan (UP) Paiton, selama dua hari, sejak Kamis (12/9/2019), menggelar Festival 1000 Kopi di kawasan Pantai Bhinor, Probolinggo, Jawa Timur. Ajang yang digelar di kawasan binaan Corporate Social Responsibility (CSR) UP Paiton ini, sekaligus mengenalkan Kopi Lan- Baling yang merupakan produk kopi berkualitas binaan CSR PT PJB.

“Kopi ini (Lan- Baling, red) hasil produksi kelompok binaan CSR kami yang berlokasi di Desa Andong Biru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo,” jelas Sekretaris Perusahaan PJB, Muhammad Bardan didampingi GM UP Paiton, Mustofa beserta seluruh jajaran PJB lainnya.

Di sela acara yang dihadiri Wakil Bupati Probolinggo, HA. Timbul Prihanjoko itu, Bardan mengatakan, selain mengenalkan cita rasa kopi asli Probolinggo, ajang pertama ini juga sebagai perekat hubungan antara PT PJB UP Paiton dengan para stakeholder-nya, termasuk pemerintah, masyarakat, kelompok UKM, serta beberapa tokoh masyarakat setempat.

“Sekaligus, kami ingin mengenalkan produk kopi Lan- Baling ini ke semua elemen masyarakat, dan menjadikan brand kopi ini sebagai salah satu varietas kopi unggulan Kabupaten Probolinggo,” ulasnya.

Bardan yang mewakili Direktur Utama (Dirut) PT PJB, Iwan Agung Firstantara mengungkapkan, kopi Lan- Baling merupakan produk olahan berkualitas tinggi. Produk binaan CSR PT PJB ini, kata Bardan, diracik melalui proses pengolahan berteknologi tinggi dan ramah lingkungan. 

“Energi yang dibutuhkan dalam proses pengolahan kopi Lan- Baling ini adalah listrik yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro (PLTMH) PT PJB,” jelas Bardan di puncak festival yang berakhir, Jumat (13/9/2019) tersebut.

Menurutnya, komposisi ramah lingkungan yang diterapkan PT PJB untuk energi pengolah kopi tersebut, juga didukung penggunaan pupuk organik. Ia mengatakan, kadar penggunaan pupuk organik sebagai pendukung energi ramah lingkungan ini mencapai 75%.

“Jangan lupa, festival yang pertama kali kami gelar ini, juga menyuguhkan 1000 cangkir kopi untuk bisa dinikmati gratis bagi para pengunjung,” tutur Bardan di lokasi festival yang berlangsung meriah di pantai Bohay. (sa/ms/km)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here