Gubernur Khofifah Lepas Bantuan Kemanusiaan dan 77 Dokter ke Papua

0
22

Surabaya, Expostnews.com – Lumpuhnya aktivitas di Jayapura, Papua akibat kerusuhan, Kamis (29/8/2019), memaksa Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan masyarakat Jawa Timur lainnya mengirimkan bantuan kemanusiaan. Aksi gotong royong ke Jayapura bersama TNI AL, organisasi masyarakat dan juga kampus di Jawa Timur yang dilepas Gubernur Jawa Timur di Pangkalan Armada II, Sabtu (31/8/2019) itu juga menyertakan 77 dokter untuk memberikan layanan kesehatan

“Bantuan ini dikirimkan untuk warga Papua dan TNI yang mengungsi maupun yang kesulitan akses makanan di tengah kerusuhan di Jayapura, Papua,” kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat melepas bantuan kemanusiaan didampingi petinggi TNI AL.

Menurut Gubernur, bantuan ini dikirimkan untuk warga Papua dan TNI yang mengungsi maupun yang mengalami kesulitan akses makanan di tengah kerusuhan yang terjadi di Jayapura, Papua. Ia berharap, bantuan yang dikumpulkan gotong royong dari Jawa Timur untuk masyarakat dan juga anggota militer di Jayapura dan sekitarnya ini bisa segera sampai di lokasi. 

“Saya ingin mengajak saudara kita dari Jatim di Jayapura, Manokwari, Sorong, seluruh Provinsi Papua dan Papua Barat agar terus menjaga ketenangan, mengkomunikasikan dengan saudara yang lain bahwa persaudaraan kita ini tetap terjaga,” kata Khofifah.

Sementara, barang bantuan yang dikirimkan adalah beras, minyak goreng, gula, teh, kopi, mie instan, air mineral dan biskuit serta pakaian. Selain itu, barang bantuan dari Pemprov Jatim yang dibawa menggunakan KRI dr Soeharso 990 dengan Komandan Letkol Laut (P) Joko Setyono ini juga dikirimkan sejumlah obat-obatan dan bahan kebutuhan lainnya. 

“Ini kan sebetulnya supporting logistik. Yang kami antisipasi ada toko-toko yang masih tutup. Kami membayangkan sebagian besar masyarakat yang stok logistiknya 2 atau 3 hari, mereka membutuhkan support. Nah, kebetulan saja ada konfirmasi bahwa tim Koarmada II akan mengirimkan tim layanan kesehatan, jadi masih ada ruang di kapal,” jelas Khofifah. 

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan TNI Angkatan Laut (Kadiskesal) Laksamana Pertama TNI Dr. IDG Nalendra, Sp.B., Sp.BTKV mengatakan, obat-obatan yang dibawa di kapal ini sudah disiapkan untuk satu bulan ke depan. Tujuannya, membantu peran kesehatan fungsi wilayah yang terdampak ketakutan saat terjadinya kerusuhan.

“Kami support dalam bentuk layanan kesehatan untuk membantu mereka. Fungsi kesehatan wilayah bisa segera mungkin kembali berfungsi. Nah, kapal ini akan sampai di Jayapura hingga lima hari ke depan,” ulasnya.

Sekadar tahu, dalam waktu yang sangat pendek, sejumlah elemen Jawa Timur bergotong royong dari jajaran Koarmada II, LDII, NU dan juga ITS dan Unitomo spontan mengumpulkan bantuan. Selain mengangkut bahan makanan, kapal KRI dr Soeharso ini juga membawa layanan kesehatan yang lengkap beserta 77 dokter. 

Dalam kapal rumah sakit yang dilengkapi UGD, 5 kamar operasi, poliklinik, poli gigi, ICU dan juga sejumlah ruang rawat di dalam kapal ini dipastikan bisa memberikan layanan kesehatan yang prima. (sa/ms/trs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here