Konsumsi LPG Naik 9 Persen, Pertamina Optimalkan 6 Depot Kilang LPG di Jatim

0
11

Surabaya, Expostnews.com – PT Pertamina memprediksi konsumsi Liquified Petroleum Gas (LPG/Elpiji) mengalami kenaikan 7% – 9% pada Mei dan Juni 2019, atau diestimasi mencapai 105.300 MT untuk LPG Subsidi dan 6.800 MT untuk LPG Non-Subsidi. Untuk menjaga stabilitas kebutuhan LPG di Jawa Timur, Pertamina mengoptimalkan stok di 6 Depot dan Kilang LPG di Jatim dengan kapasitas total 119.000 MT, termasuk yang terbesar di Floating-Storage-Offloading (FSO) Kalbut, Situbondo yang berkapasitas 2 x 44.000 MT.

“Pertamina juga menjaga keandalan sarana fasilitas di SP(P)BE dan sarana Mobil Tangki LPG (Skid Tank),” jelas Rustam, Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V, Selasa (7/5/2019).

Rustam mengungkapkan, pada kondisi normal rata-rata konsumsi LPG di Jawa Timur mencapai 97.000 Metric Ton (MT) per bulan untuk LPG 3 KG. Sedangkan, untuk LPG Non-Subsidi dikonsumsi sebesar 6.350 MT per bulan. Pertamina juga berkoordinasi dengan lembaga penyalur LPG, untuk mengaktifkan Agen dan Pangkalan Siaga, yang tetap akan buka dan melayani kebutuhan LPG di hari libur.

“Jumlah Agen Siaga di Jawa Timur mencapai 352 untuk LPG 3 kg dan 64 agen untuk LPG Non-subsidi. Sedangkan Pangkalan Siaga LPG 3 kg mencapai 3.800, termasuk SPBU yang menyediakan LPG 3 kg,” urai Rustam.

Terkait kestabilan harga, Pertamina telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait seperti Satgas Pangan, Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan, dan TPID di Jawa Timur. Sedangkan, untuk kelancaran proses distribusi, Pertamina juga berkoordinasi dengan BPH Migas, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas ESDM, dan juga mitra Pertamina seperti Hiswana Migas.

“Guna mendukung kelancaran penyaluran selama Ramadan dan Idul Fitri 2019, Pertamina membentuk tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) khusus LPG,” tuturnya.

Satgas ini, lanjut Rustam, bertugas sejak tanggal H-30 hingga H+15 Idul Fitri dan berperan khusus dalam memantau dan mengkordinasikan penyaluran LPG, mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi hingga pemantauan kondisi di lapangan. “Sehingga, ketersediaan LPG di masyarakat dapat terus terpenuhi,” yakinnya.

Selain itu, masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan Pertamina dan melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi produk Pertamina melalui Contact Pertamina 1500-000. Pertamina juga akan terus melakukan update jika terdapat program promo pelanggan dan laporan satgas terbaru melalui akun media sosial yaitu @pertaminamor5. (ms/ep2/sa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here