Lagi, Dua Karya Crown Group Sabet Penghargaan Bergengsi

0
27

Surabaya, Expostnews.com – Pengakuan atas dedikasi dalam menciptakan pengembangan hunian ikonik global dengan standar baru untuk desain di Australia, berujung manis bagi Crown Group. Akhir yang membahagiakan tersebut, menempatkan dua proyek hunian garapan pengembang properti terkemuka Australia ini menyabet penghargaan industri bergengsi pada perhelatan UDIA NSW Awards for Excellence 2019 di Sydney, Jumat (9/8/2019) lalu.

“Di Crown Group, selalu berusaha untuk menetapkan tolok ukur baru dalam setiap pengembangan kami. Kami sangat senang melihat dua proyek pengembangan Crown Group meraih penghargaan UDIA,” ujar Komisaris dan CEO Crown Group, lwan Sunito.

Dua proyek Crown Group yang diganjar penghargaan tersebut masing-masing, Arc by Crown Group yang ikonik di Sydney. Arc by Crown Group ini dipuji sebagai salah satu Pengembangan Hunian Vertikal terbaik di Australia, dan pengembangan hunian ikonik di Waterloo, yaitu Mastery by Crown Group dipuji karena pendekatan pemasaran yang inovatif.

“Bangunan kelas dunia yang unik ini mewujudkan semua prinsip yang diyakini oleh Crown Group sebuah mahakarya arsitektur. Ini akan menjadi lokasi hunian paling dicari di Sydney untuk tinggal, bekerja, dan bermain,” tukas Iwan.

Dalam dua dekade terakhir, lanjut Iwan, Crown Group telah mendapatkan reputasinya karena mengubah ide-ide besar menjadi pengembangan inovatif. Crown Group berusaha melampaui batasan-batasan saat ini dalam pengembangan hunian. “Mahakarya ini Arc by Crown Group, dirancang Koichi Takada Arcitects yang telah diakui secara internasional,” kata Iwan.

Menurutnya, menara hunian bergaya Manhattan setinggi 25 lantai ini menjadi bangunan paling mencolok di cakrawala Sydney ketika selesai dibangun tahun 2018. Dengan facade bata merah yang terlihat seperti bangunan kuno dan 59 lengkungan baja putih yang mencolok, membungkus kaca dan baja lantai atas serta area rooftop. “Bangunan ini memiliki fasilitas bergaya resor khas Crown Group termasuk kolam renang, spa, dan gym, dan area taman di puncak gedung,” sambung Bagus Sukmana, GM Strategic & Corporate Communications Crown Group Indonesia ditemui di Surabaya, Selasa (13/8/2019).

Dirancang untuk mempercantik dan meremajakan fasilitas publik di kota, Crown Group telah bekerja secara kolaboratif untuk memulihkan area Skittle Lane yang awalnya dibangun pada 1800-an sebagai jalur untuk melayani gudang-gudang di sekitarnya yang digunakan sebagai jalur bowling untuk para pelaut dan tentara. Menggunakan blok trachyte, Crown Group mengubah Skittle Lane menjadi area pejalan kaki dan butik ritel dengan atrium yang menghubungkan King Street dengan Kent dan Clarence Street.

“Crown Group telah menambahkan tampilan area Skittle Lane dengan keberadaan etalase temuan-temuan arkeologis di situs tersebut,” tutur Bagus.

Sedangkan, di lantai dasar, kawasan ritel modern Arc by Crown Group adalah rumah bagi Michi Izakaya & Ramen, Ministry of Coffee, Delicatessen by Pony Dining, dan Grew & Co Fine Jewellery. Arc by Crown Group juga merupakan rumah bagi SKYE Suites kedua, hotel berlayanan butik bintang lima pertama di Sydney yang menawarkan 73 unit apartemen berlayanan mewah.

“Untuk Mastery by Crown Group, kampanye pemasaran yang sangat sukses untuk proyek pembangunan hunian lima menara,” jelas Bagus.

Pada sesi penjualan fase pertama di pemasaran tersebut, hanya dalam beberapa jam mampu menghasilkan nilai penjualan Iebih dari Rp400 miliar. Peluncuran program pemasaran global yang dilakukan di Jakarta, Surabaya, Shanghai, Hongkong, dan baru-baru ini di Singapura dan Tokyo, mampu membuka pintu bagi para pembeli internasional.

“Kampanye pemasaran ini berhasil menarik ribuan minat calon pembeli, perhatian media di seluruh dunia dan Iebih dari 2000 undangan menghadiri acara peluncuran Mastery by Crown Group di Moore Park pada bulan Oktober,” ingat Bagus.

Untuk diektahui, Mastery by Crown Group dikembangkan dalam kemitraan dengan Mitsubishi Estate Group yang menampilkan 368 unit apartemen mewah. Ketika selesai pada tahun 2021, akan dilengkapi dengan kolam renang tanpa batas di puncak gedung, gym, spa. bioskop mini, ruang komunitas dan pusat ritel di lantai dasar. “Yang terdiri dari gabungan restoran, kafe dan toko, dan ‘eat street’ Jepang pertama di Sydney,” paparnya.

Menara hunian setinggi 20 lantai yang dirancang Arsitek Jepang yang terkenal di dunia, Kengo Kuma ini menampilkan desain bangunan berbalut kayu pada eksterior menara hijau rimbun yang meniru ‘hutan bertumpuk’. Tiga menara Iainnya adalah karya arsitek pemenang penghargaan, Koithxi Takada Architects. Sedangkan, menara hunian kelima dirancang arsitek yang berbasis di Sydney, Silvester Fuller,” urainya. (sa/ms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here