Membludak, 1.421 Calon Idola Antusias Ikuti Box to Box Bintang Radio RRI

0
77

Surabaya, Expostnews.com – Harapan untuk mewujudkan mimpi sebagai The Next Star Bintang Radio tampak kental digelaran Box to Box Bintang Radio RRI Surabaya. Terbukti, hingga memasuki hari akhir acara yang dihelat stasiun radio tertua di Indonesia tersebut, minat peserta masih menunjukkan antusiasnya.

“Total ada 1.421 peserta yang antusias menampilkan suara terbaiknya,” ungkap Pataka Swarasanja, Wakil Ketua Bintang Radio RRI Surabaya dikonfirmasi, Kamis (29/8/2019).

Berkaca dari itu, Pataka meyakini, Bintang Radio masih diminati di beberapa kota di Jatim, termasuk Surabaya. “Saya nggak menyangka antusias Box to Box Bintang Radio begitu besar,” sambung Atha, panggilan akrab Pataka Swarasanja.

Ia mengaku, di hari akhir acara tersebut, pihaknya sengaja melebarkan sayap hingga di Kabupaten Nganjuk. Sebenarnya, lanjut Atha, Kabupaten Nganjuk tidak masuk dalam peta panitia penyelenggara Box to Box Bintang Radio RRI Surabaya. 

“Ini sekaligus mengakomodir peserta di daerah. Sebelumnya, audisi juga kami gelar di Kabupaten Tuban dan Kediri,” tutur Atha.

Setelah melihat tingginya animo peserta, kata Atha, pihaknya memilih menempatkan box audisi di SMK Intensif Baitussalam. Menurutnya, selama dua hari audisi di sekolah kejuruan tersebut, sudah tercatat lebih dari 400 peserta. “Benar-benar saya tidak menyangka,” herannya.

Bagi Atha, konsep yang diusung melalui audisi dalam box ini menjadi nilai tambah. Alasannya, banyak peserta justru lebih tertantang dan lebih mengeksplor diri dengan warna suaranya dalam lagu.

“Mungkin peserta lebih siap ya, dan percaya diri, karena menyanyi dalam box. Ini yang membedakan dengan audisi secara langsung. Karena, secara psikologis suasana ramai, apalagi di hadapan dewan juri, saya rasa peserta akan grogi,” ujarnya.

Atha mengaku, panitia juga merasa terbantu berbagai kegiatan pada HUT RI ke-74 ini. Selain adanya kegiatan orientasi kampus, juga menjadikan Box to Box Bintang Radio lebih berwarna dan semarak. “Terutama di sekolah-sekolah. Kita padukan kegiatan lomba 17-an. Begitu juga di lingkungan kampus ada ospek mahasiswa, sehingga pesertanya, kalau saya bilang ‘pecah” dan dasyat’,” ujarnya.

Disinggung kesiapan juri dalam melakukan penilian dengan banyaknya peserta? Atha menjelaskan, tetap bekerja profesional dan mengedepankan transparansi. “Ya, juri harus bekerja keras untuk memilih yang terbaik. Menilai tanpa melihat wajah, hanya suara tentunya menjadi tantangan tersendiri,” tuturnya.

Lebih jauh dijelaskan, nantinya dari ribuan peserta akan diseleksi dan melewati tahap penyisihan maupun semifinal hingga puncaknya mewakili daerah ke Grand Final tingkat nasional di Kota Batu. Untuk semifinal digelar pada 8 September, dan diambil 50 orang kategori laki-laki dan perempuan.

“Finalnya tanggal 11 September bertepatan di Hari Radio dan akan tampil di auditorium Bung Tomo RRI Surabaya,” ingatnya.

Selanjutnya, di tahapan final tersebut akan diambil 6 peserta, 3 laki-laki dan 3 perempuan. Dari jumlah itu diambil 2 orang untuk diikutkan dalam Grand Final di Batu, Malang Jatim.

“Penjurian penjaringan kami siarkan live di youtube itu pada 4-6 September 2019,” tutupnya. (ben/sa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here